Still to love you
Cast : Cho Han Rin (bayangin aja kalo
itu you)
Lee
Hyun Won (pake Lee Donghae ya? Wkwk)
Kim
Jong Woon as Yesung
Cho
Kyu Hyun
Kwon
Yuri as Yullie
Jung
Jessica as Sica
Han
Rifa (pake siapa ya? Hmm, jiyeon t-ara aja deh.. mianhae diadem u,u)
Genre : Sad , Romance , Hurt , Friendship
etc (temukan sendiri)
Song : Super Junior _ HARU
Super
Junior _ Loving You
Ini FF pertamaku , jadi harap maklum kalo FF nya
gaje+jelek+gak mutu , kekeke~
Aku ambil cast nya dr nama korea orang yang berarti dalam
hidupku ..
Emm bisa dibilang FF ini hanya inspirasiku semata(?) jadi
jangan di samakan juga dg kehidupanku .. hehehe okee? #emangnyasiapa yg mau
samain sama kehidupanmu thor?wkwk
langsung aja yah dibaca dibaca kalo gamau baca yaa like aja juga gapapa ^_^
Ini juga karena inspirasiku yang menggebu-gebu karena
keseringen baca FF -___-
wkwk
Janganlupa Comment+kritik+sarannya ya chingu J
~Happy Reading~
Sarang = Love = Cinta
Satu kata itu mempunyai arti yang sama .. arti yang
sangat sulit untuk diartikan secara detail .. cinta , terkadang membuat kita
bingung dengan tingkahnya ^^
Yah, datang secara tiba-tiba malah saat kita tak butuh
akan dia! Namun disaat kita mulai menerimanya, cinta itu malah pergi dengan
cara yg bermacam-macam ..
Kadang menyakitkan, menyedihkan, membuat kita tak
henti-hentinya menangis, atau membuat kita malah tegar menghadapi sayatan itu
^^
Cinta ..
Aku sendiri tak mau trauma akan cinta .. hahaha bukankah
itu suatu lelucon? :D sakit akan cinta kemudian bahagia jg karena cinta , hah~
lelucon yang sangat menggelikan .. gampang sekali bukan? Membolak-balik hati?
Author POV
Suatu pagi yang amat cerah di sebuah kota yang tak begitu
terkenal.. namun siapa sangka jika kota itu sangat makmur penduduknya^^ ya,
Mokpo kota kecil yang jauh dari Seoul .. bahkan sangat jauh ..
Matahari pagi ini membangunkan yeoja yang masih tertidur
pulas dibawah selimutnya.. yeoja manis nan cantik, terlalu polos jika mengalami
masalah cinta.. yeoja yang juga cinta terhadap pelajaran Matematika seperti
sang kakak .. namun Yeoja yang kasihan karena tak memiliki sentuhan kasih sayang
dari seorang ibu maupun ayah..
Han Rin POV
“Hey, mau sampai kapan kau itu tidur? Huh? Palli Han
Rin-ah irreona!!” Tegas sang kakak -ChoKyuhyun- sambil menarik selimut
dongsaeng nya yang pemalas hari itu..
“Huaaaahmm.. ne oppa sebentar lagi..” aishh~ haruskah aku
berkorban lagi pagi ini???
“Oppa tau apa yg kau pikirkan.. palli Han Rin-ah kau
harus membantu ahjumma menjualkan kue-kue itu ke luar kota.. oppa akan mengajar
pagi ini.. kau bukannya tidak ada jadwal kuliah eoh?”
`OoOo`
Aish~ dasar oppaku ini pandai sekali cerwetnya >_<!
Hai~ aku Cho Han Rin, umurku baru menginjak 19 tahun ..
aku study di university terkenal di kotaku , KyungHee University *(anggep aja
Kyunghee itu di mokpo adaxDwakaka~) .. aku bersyukur punya seorang kakak yg
pandai di bidang Matematika sehingga aku menuruni sifatnya itu^^ aku kuliah di
bidang Farmasi , sedangkan kakakku ChoKyuhyun yang berbeda 4 tahun lebih tua dr
ku, akan mengambil profesi sebagai seorang Dosen 1 tahun lagi.. yaa dosen
matematika tentunya -___-!
Sejak aku kecil, aku hanya hidup dengan Ahjumma dan
seorang kakak.. aku termasuk keluarga yang sederhana .. aku pun tak tau
keberadaan orang tua ku ..Kyu oppa selalu mengatakan bahwa kami hanya dirawat
oleh ahjumma, sejak aku masih kecil Eomma dan Appa telah menitipkan kami pada
Ahjumma yaitu dongsaeng dr Eomma sendiri.. namun aku tak ingat apa-apa tentang
kedua orang tuaku, yang masih kusimpan hanyalah foto mereka tanpa sepengetahuan
oppa dan ahjumma .. aku takut mereka memaksaku untuk melupakan eomma dan appa
.. huft, meskipun begitu aku kan juga masih sayang sama mereka>_<
`OoOo`
Kini aku sedang berada di dalam mobil bersama Kyu oppa,
dia mengantarku ke Toko milik Ahjumma hari ini .. karena aku akan menemani
ahjumma untuk promosi kue terbarunya di Myeongdong ..
“Waah~ pasti akan menjadi perjalanan yang panjang nih..
iya kan oppa?”
“kekeke~ ne .. kau harus berhati-hati ne? dan jaga ahjumma
dengan baik.. otte?”
“arraseo oppa -__-! Oppa, mana psp mu? Setidaknya aku kan
bisa memakainya sewaktu aku bosan nanti?? Mana mana mana??!” aku sangat suka
main game, maka aku sering meminjam psp milik kyu oppa.. hehehe
“aish~ andwae! Nanti hilang disana!! Kau pake handpone mu
saja! Kan banyak permainan disitu.. jebal chagi-ya..” paling tdk bisa jika kyu
oppa sudah memasang tampang yang melas X_X
“Aish~ yasudah!!” aku pun membuka pintu mobilnya krn
memang sudah sampai toko ahjumma ..
Kyu oppa menciumku terlebih dahulu, kekeke~ aku dan oppa
memang sangat dekat dn akrab sehingga kyu oppa sering mencium keningku ..
katanya dia sangat menyayangiku lebih dari dirinya sendiri :D
“kau sudah sampai nak?” sapa ahjumma, dan hah? Siapa
namja yg ada dibelakangnya itu? :o
“ne ahjumma.. siapa dia?”
“oh.. dia anak teman ahjumma.. namanya Hyun Won, dia juga
murid kyunghee university jurusan Farmasi .. dia baru saja pindah dari
Myeongdong, eumm mungkin dia 2 tahun
lebih tua darimu..”
Jelas ahjumma ..
“lalu aku harus memanggilnya oppa gitu? Aish~ ahjumma
shireo! Aku pun baru kenal-_-“ ish~ wajahnya mengingatkanku pada seseorang ..
tapi siapa yaa?? Hum??
“Annyeong^^ Lee Hyun Won imnida..” haish siapa yang
menyuruhnya untuk memulai percakapan itu? Terpaksa aku harus menerima uluran
tangannya ..
“ne, Cho Han Rin imnida.. jadi kau sedang apa disini? Mau
ikut ahjumma promo?”
“ne.. bahkan ahjumma akan promosi di pabrik bakery tempat
eomma ku berada..” jelasnya dengan senyum .. sesaat aku kembali teringat
seseorang karena tatapannya itu .. matanya mengingatkan ku pada siapa ya?
Aargh! Nuguya?? Kenapa begitu sesak bila mengingatnya?
“kajja kita berangkat sekarang ahjumma!” ajakku dengan
semangat 45 hhahaha..
“ah mianhae won-ah , rin-ah ahjumma sakit perut..
setidaknya kalian berdua saja yang ke myeongdong, ahjumma disini saja.. jebal
hyunwon-ah?”
Aish~ ahjumma ini apa-apaan saja sih?? Seenaknya
membatalkan janji! Liat saja kau Kyu oppa, pasti sudah merencanakan ini kan?
“oh, ne gwaenchana ahjumma .. aku bisa menjaga han rin
dengan baik .. kajja han rin-ssi kita terlambat nanti..” ternyata jika
tersenyum hyun won sangat tampan woaaah J
“ne kajja won-ah..” entah persetan apa yang merasuk pada
diriku tiba-tiba memanggilnya dengan embel-embel –ah?? Dan sambil terus menatap
matanya.. mata yang begitu teduh, begitu menenangkan hatiku.. Tuhan, begitu se
Sempurnakah ciptaanmu ini Tuhan?
Aku segera mengumpulkan kesadaranku sebelum terlalu jauh
memikirkan yang tidak-tidak …
“omo?! Ah mian Hyunwon-ssi aku tak sengaja ..” kataku
sambil menunduk ..
Dan aish~ mengapa gampang sekali dia tersenyum yaa??
>_<
@Lee Bakery, Myeongdong
“cha, kita sudah sampai ..” dia mendekat ke arahku dan
omo?! Perasaan apa ini?? Mengapa rasanya detak jantungku berdetak 100kali lebih
cepat? Bisa mati aku..
“gwaenchana, tak usah gugup begitu.. aku hanya ingin
melepas sabuk pengamannya .. wajahmu gugup sekali eoh?” huft, sudahlah Han Rin
dia hanya melepas sabuknya tidak lebih .. uugh aku sepertinya terlalu
berlebihan >_<
Kami pun turun dan mulai memasuki pabrik kue milik eomma
Hyunwon .. woaah indak sekali ne? bau kue yang enak berkeliaran(?)
dimana-mana..
“Hmm~ baunya sungguh-sungguh mashitta!!” kataku riang dan
tanpa sadar aku telah berada di ruangan nyonya besar Lee.. segera aku
mengucapkan salam dan tak lupa membungkukkan(?) badan ^^
“Annyeong haseyo Nyonya Lee^^ Cho Han Rin imnida..”
“Oh, jadi ini yaa keponakan dari Kang Rae In? hmm manis
sekali kau chagi? Ramah pula? Kekeke~ jadi, mana kue buatan ahjumma mu? Aku
langsung mengambilnya ne? sepertinya tak perlu mengeksekusi dulu.. aku pun
sudah mengetahui kue buatan ahjumma mu memang sangat enak^^” waah nyonya Lee
sangat anggun.. pantas anaknya juga baik ..
“mwo? Jinjjayo nyonya? Woaah~ ghamsahamnida..
ghamsahamnida nyonya^^” beberapa kali aku membungkukkan badanku padanya..
“aish apa-apaan kau! Tak usah memanggilku nyonya chagi-ya
.. panggil saja aku ahjumma, arraseo?”
Mwo?! Apakah ini mimpi eoh? Jika benar ini mimpi, aku
mohon Tuhan jangan bangunkan aku dari mimpi indah ini..
“Han Rin-ssi?” panggilan hyunwon mengagetkanku saja..
hihihi
“ah? Ne nyonya.. eh ahjumma, mian hehe”
“baiklah, sekarang eomma akan menyuruhmu hyunwon , untuk
mengantarkan beberapa pesanan di toko-toko bakery terbesar di kota Seoul ne?
hanya mengantarkan cek pesanan ini.. selepas itu kau boleh pulang atau
bermain-main dengan Han Rin yg manis itu^^” Lee ahjumma menyuruh hyunwon untuk
bermain-bermain denganku? Aish, kenapa aku ini eoh? Sejak kapan aku mulai
mengagumi sosok Lee Hyun Won? Sepertinya otakku ini memang sudah rusak
-__-&
“baiklah eomma aku pergi dulu annyeong..”
Dia menarik tanganku ah ani~ bukan menarik nya melainkan
menuntun tanganku dengan halus.. waah sentuhannya benar-benar membuatku
terhipnotis..
Sepertinya aku mulai menyukainya, ah aniyo melainkan
mencintainya sejak pandangan pertama .. hehehe
===============OoOoOoOoOo--------------------------------------------------------------------------------------------
@Pagi harinya diKamar
Hyunwon
Lee HyunWon POV
cho han rin itu
benar-benar menggemaskan..
Ah aku ini kenapa?
Ingat Lee Hyun Won, dirimu masih menunggu kehadiran Han Rifa. Meski dia kurang
meyakinkan diriku, tapi aku harus percaya padanya!
--Flashback--
“mianhae oppa, aku
tak bisa melanjutkan hubungan ini..” kulihat dia menangis. Aish jebal jangan
menangis didepanku Rifa-ya u,u
“mworago?!
Memangnya apa yang terjadi?” ujarku setenang mungkin..
“aku..aku.. harus
melanjutkan SMA ke Amerika.. hiks mianhae oppa mianhae.. jeongmal.. jangan
benci aku..”
Aku mendekapnya
dalam pelukanku, mengecup singkat kedua pipinya dan menghapus air matanya..
“aniya chagi-ya, oppa takkan membencimu.. oppa berjanji..kau juga harus berjanji ne pada oppa, kau juga harus menjaga cinta kita, ne?”
“aniya chagi-ya, oppa takkan membencimu.. oppa berjanji..kau juga harus berjanji ne pada oppa, kau juga harus menjaga cinta kita, ne?”
“ne oppa..”
Author POV
Author POV
Sedangkan di balik
sebuah pohon yang ada di Taman Mokpo itu, seorang gadis yang masih menginjak
kelas 8 SMP dengan seragam sekolahnya menangis sesenggukan melihat pemandangan
yeoja dan namja didepannya itu..
Ya, Cho Han Rin
ternyata sudah mengenal Lee Hyun Won semenjak Hyunwon menjadi sunbaenya di
Kirin Junior High School *(waah authornya ngacoxDplakk abaikan:p) ..
Dia ingin
menyatakan perasaannya pada kakak tingkatnya itu , karena dia tau bahwa kakak
tingkatnya beberapa jam lagi akan meninggalkan sekolah ini alias lulus dari
sekolah ini..
Dia telah membawa
satu kotak cokelat manis kesukaan Hyunwon dan sepucuk surat, surat cinta
mungkin?
namun yang ia lihat sekarang, ternyata Sunbaenya yang amat dicintainya telah punya seorang yeoja bahkan hubungan mereka sudah hampir 2 tahun.. sungguh menyakitkan bagi Han Rin menerima semua ini..
namun yang ia lihat sekarang, ternyata Sunbaenya yang amat dicintainya telah punya seorang yeoja bahkan hubungan mereka sudah hampir 2 tahun.. sungguh menyakitkan bagi Han Rin menerima semua ini..
“lantas, apa
maksudt perkataan sunbae kemarin? Yang bilang bahwa aku manis? Aku lucu? Aku
menggemaskan? Sunbae suka padaku? Selalu mengajakku makan dikantin? Dan
membelikanku es krim cokelat?selalu mengajariku tentang hal yg berhubungan
dengan farmasi? Apa arti semua itu , sunbae??!” gumam gadis kecil itu sambil
menangis..
“bahkan sunbae tak pernah memberitahuku tentang yeojachingu sunbae :’( sunbae selalu bilang, sunbae ingin berlama-lama mengajariku berbagai macam obat.. bahkan sunbae selalu berjanji akan mengajariku hingga aku masuk fakultas farmasi nanti? Sunbae..jeongmal saranghae..hiks” gadis itu pergi dr balik pohon sembari melempar cokelatnya ke tanah.. sepucuk surat nya pun ikut terlempar di tanah(?)
“bahkan sunbae tak pernah memberitahuku tentang yeojachingu sunbae :’( sunbae selalu bilang, sunbae ingin berlama-lama mengajariku berbagai macam obat.. bahkan sunbae selalu berjanji akan mengajariku hingga aku masuk fakultas farmasi nanti? Sunbae..jeongmal saranghae..hiks” gadis itu pergi dr balik pohon sembari melempar cokelatnya ke tanah.. sepucuk surat nya pun ikut terlempar di tanah(?)
Kyuhyun sang kakak
yang melihat semua itu dr jauh hanya bisa ikut merasakan sakit hati sang adik..
mengikutinya hingga dia pulang ke rumah dan masuk ke kamar sambil membanting
pintu..
Di sisi lain
Hyunwon melepaskan kepergian kekasihnya, Han Rifa untuk pindah ke Amerika. Dia
tanpa sengaja melihat kotak cokelat jatuh di sekitar taman. Betapa terkejutnya
hyunwon melihat surat dari Han Rin tentang perasaannya selama ini.. bahkan ia
hanya menganggap nya sebagai yeodongsaeng tidak lebih..
--Falshback End--
Lee Hyun Won POV
Cih~ bahkan sudah
5 tahun lebih aku tak mengetahui kabar han Rifa sekarang?
Semenjak lulus
SMP, aku memutuskan untuk pindah ke Myeongdong dan melanjutkan sekolahku
disana. Hingga kini, aku memilih untuk pindah ke Mokpo demi permintaan eomma..
aish~ menyusahkanku saja..
Banyak kenangan
yang ada di Mokpo ini ..
Bahkan Cho Han Rin
saja tak mengenali aku, Lee Hyunwon sunbae nya dulu di SMP L
Sebegitu benci kah
Han Rin padaku?
Eh kenapa aku ini?
Kenapa aku malah
merindukan Han rin bukannya merindukan Han Rifa?
Hmm, nomornya saja
tak aktif, bagaimana bisa aku menghubunginya di Amerika? Ach menyusahkanku
saja!
Sudah sekitar
pukul 8 pagi, hmm..
Lebih baik aku
berjalan-jalan saja ke sekitar taman.. hmm ku rasa aku merindukan taman itu^^
Han Rin POV
@mimpi
“lantas, apa
maksudt perkataan sunbae kemarin? Yang bilang bahwa aku manis? Aku lucu? Aku
menggemaskan? Sunbae suka padaku? Selalu mengajakku makan dikantin? Dan
membelikanku es krim cokelat?selalu mengajariku tentang hal yg berhubungan
dengan farmasi? Apa arti semua itu , sunbae??!”
“bahkan sunbae tak
pernah memberitahuku tentang yeojachingu sunbae :’( sunbae selalu bilang,
sunbae ingin berlama-lama mengajariku berbagai macam obat.. bahkan sunbae
selalu berjanji akan mengajariku hingga aku masuk fakultas farmasi nanti?
Sunbae..jeongmal saranghae..hiks”
-------
“Waah kau pintar
sekali han rin-ah, sunbae suka padamu.. hahaha”
“aish sunbae
berani sekali mengacak-acak rambutku eoh? Susah dandannya >_<”
“tak usah dandan pun
kau sudah manis han rin-ah.. bahkan lebih cantik dr pada yeoja-yeoja yang ada
di sekolahan ini^^ hahaha”
“sunbae merayuku
eoh? Hahahaha gomawo sunbae^^”
-------
“sunbae, mengapa
kau mau pergi ke luar kota? Kau tak suka lagi padaku eoh?”
“hmm..”
“sunbae….kenapa
kini sikapmu dingin padaku?! Sunbae? Jawab aku..jebal jawab aku.. aku berjanji
tak akan membelikanmu manisan mangga itu lagi jika kau tak suka..”
“SUNBAE TAK
MENYUKAIMU LAGI!!KAU GADIS YANG LEMAH, CENGENG BAHKAN KAU SELALU MINDER PADA
ORANG LAIN!! SUNBAE TAK SUKA!!”
“hiks.. sunbae
jebal malhajima, jangan pergi sunbae..aku janji tak kan cengeng lagi sunbae..
malhajima!!”
@mimpi end
“Aigo~ mimpi apa
aku semalam??” aku pun segera turun dan mengambil segelas air untuk minum..
kini aku baru ingat siapa Lee Hyun Won sebenarnya .. Namja, ah aniya , Sunbae
yang telah memberiku harapan palsu.. sunbae yang selalu membual janjinya
padaku, hiks..
Mengapa aku
melupakan orang itu selama 5 tahun ini? Apa aku telah benci padanya? Jika
memang iya, bagaimana hari-hariku saat bertemu dengannya di kampus dan
lagi-lagi sbg sunbaeku sekarang>_<
Bagaimana jika
kita selalu bertemu di Bakery Lee Ahjumma atau di toko ahjumma? Aku tak
sanggup, benar-benar tak sanggup..
Sebaiknya aku
mandi saja dulu.. sepertinya aku ingin jalan-jalan ke sekitar taman.. hmm,
rindu masa-masa itu juga^^
-skip-
@diTaman Mokpo
Hyun Won POV
“Sejuk sekali
udara pagi ini?hmm?” aku menarik nafasku dalam-dalam hmm segar sekali..
Sejenak aku
melihat ke kursi taman dekat pohon pinus(?) yang besar itu seorang yeoja dengan
jaket yang lumayan tebal beserta headset biru sapphire kesukaannya mungkin??
Sedang duduk santai sembari bibir mungilnya melantunkan sebuah lagu.. hahaha
lucu sekali yeoja itu?
Omo?! Bukankah itu
Han Rin? Sedang apa dia disana? Ah mungkin saja dia sering melakukan itu setiap
minggu pagi? Hahaha lucu sekali dia^^
Sebaiknya aku
hampiri saja dia..
“hey!! Yeoja
pabbo..” tanganku dada-dada(?) disekitar wajahnya karena ku tahu dia tak akan
mendengarku, hehe
Sepertinya dia
mulai melepas Headset biru nya itu..
“mwo? Ahh
hyunwon-ssi sedang apa kau disini?”
Sepertinya ada
yang salah dengan yeoja ini.. dia terlihat kikuk, gugup, dan wajahnya sedih?
Apa yang terjadi? Kenapa dia begitu terkejut melihatku datang?
“kenapa denganmu
Han Rin-ssi? Apa kau sedang sakit?”
“aaah~
tidaaak..aku tidak sakit Hyun won-ssi, ahh mungkin aku sedang tidak enak
badan..”
“memang apa
bedanya?” tanyaku sambil memanyunkan bibirku
“hahaha..”
tertawanya sangat canggung.. ada apa ya dengannya?
“gwaenchana
Hyunwon-ssi..jeongmal..tak usah menatapku seperti itu..aku tak apa.. sungguh..”
“eehm, sepertinya
kau jangan memanggilku dengan sebutan –ssi lagi ne? aku merasa terganggu dengan
itu^^”
“lalu aku harus memanggilmu
apa? Ahjussi atau haraboeji? Hahaha”
“aish~ bukan itu
juga pabbo.. panggil aku oppa ne? kau kan lebih muda dariku :p”
“ne
Hyunwon-ssi..eh..Hyunwon oppa..”
“nah begitu dong
Han Rin-ah..” aku mengacak-acak rambutnya dengan gemas.. dia berbeda dengan
dulu, sekarang lebih cantik&manis.. tapi sikapnya tak pernah berubah, aku
jadi semakin rindu padanya..
Han Rin POV
Oppa? Benarkah
ini? Rasanya air mataku ingin keluar demi memanggilnya oppa? Mengapa begitu
menyakitkan memanggilnya oppa? Sunbae, kau masih seperti dulu.. periang dan
selalu membuat ku terhipnotis olehmu.. jebal, jangan terlalu banyak
mempengaruhiku, aku sangat takut jika mulai mencintaimu lagi.. ach, mungkin
dari dulu aku memang telah mencintainya.. malang sekali nasibku ini ?
Aku memandang
lurus kedepan, tak terasa pipiku mulai basah akan airmata. Oh tidak! Aku
menangis saat berada di sampingnya..
Tiba-tiba sesuatu
mengagetkanku..
“neo
gwaenchanayo Hanrin-ah?” ah ternyata
suara sunbae mengagetkanku.. lagi-lagi aku memanggilnya dengan sebutan sunbae..
Han Rin pabbo!! Kau harus melupakan masa lalumu itu ne? hwaiting kau pasti
bisa! Sekarang dia oppa bukan sunbae lagi.. ^^
“ah? Ne? oppa?
Gwaenchanayo op..pa” kataku sembari tersenyum, begitu berat memanggilnya dengan
sebutan oppa.. oppa, kau tak pernah sadar ne? telah membuatku sakit selama
lebih dr 5 tahun.. membuatku tak bisa menyukai siapapun lagi? Aku segera
menghapus air mataku.. ach air mata ini nakal sekali keluar dari sarangnya(?)
*(wkwkLOL)
“mengapa kau
menangis?” bahkan kau masih sama seperti dulu, begitu perhatian padaku.
“aniyo..aku hanya
teringat..eum..orangtua ku oppa..hehehe”
“jinjja?”
sepertinya dia tak yakin -_- aish han rin pabbo!! Jangan sampai dia tau
perasaanmu.. bahkan dia kan tak sempat menerima cokelat dan surat mu wkt itu..
berada disampingnya saja sudah merasa tenang, meski hanya sebagai teman.. L
“ne jinjjayo
oppa!!” kataku mantap sambil membuat huruf V menggunakan tanganku dan membuat
seulas senyum di bibirku hahaha, keceriaan ini kembali lagi seperti saat-saat
SMP dulu J
aku suka ..
“kau ini masih
menggemaskan seperti dulu..” dia mengacak-acak rambutku lagi huft,
“eum,,Han Rin-ah,
mianhae..jeongmal mianhae.. karena oppa meninggalkanmu dulu..dan oppa bilang
oppa tak suka padamu.. aku mohon maafkan oppa, oppa janji tak kan membuatmu
sakit hati lagi..”
Hupp!! Bagai
ditusuk oleh ribuan jarum. Mendengarnya meminta maaf seperti itu sungguh
menyakitkan bagiku.. aku sudah memaafkanmu oppa :’) bahkan dari dulu oppa :’)
“aku sudah
memaafkanmu oppa bahkan dari dulu..jadi oppa tak perlu minta maaf lagi
padaku..”
Hyun Won POV
“aku sudah
memaafkanmu oppa bahkan dari dulu..jadi oppa tak perlu minta maaf lagi
padaku..”
Aku tau han
rin-ah, kau pasti ingin menangis kan? Aku benar-benar jahat han rin-ah.. jika
saja yang kucintai bukannya Han Rifa, melainkan kau. Aku pasti juga sudah
sangat bahagia berada disisimu dan menjagamu kini..aku menariknya kedalam
pelukanku..
Hangat.. sama
seperti saat aku memeluk Han Rifa.. bahkan lebih hangat daripada itu..
Sepertinya dia
menangis dipelukanku? Sebaiknya kubiarkan saja..
“bagaimana jika
hari ini kita mencari kedai es krim?apa kau tau kedai es krim yang enak
disini?”
“yaaakk!! Oppa kau
lupa ingatan ne? kedai es krim milik hyukjae masih ada dari dulu oppa! Haha
bahkan sekarang lebih mewah.. mungkin sudah sukses :D”
Keceriaan itu, aku
melihatnya lagi.. deg! Kenapa ini? Kenapa aku begitu senang melihatnya ceria
lagi? Dan jantungku? Mengapa berdetak lebih cepat dari biasanya? Apa aku mulai
menyukainya? Jika memang iya, ijinkan aku menyukainya Tuhan.. aku tak tega lagi
melihatnya menangis karena ku..
=======OoOoOoOoOo---------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Keesokan Harinya*
@Kyunghee
University
Author POV
“huwaaaaa!! Han
Rin-ah palli keluarlah cepaat!!”
“aish apa-apaan
sih kalian Yullie-ya, Sica-ya??!! Jangan menggangguku sedang membaca komik!!
Ini kan adegan ciuman! Aku sedang konsentrasi penuh untuk membacanya..”
teriaknya dari dalam kelas..
Ya, Kwon Yuri dan
Jung Jessica teman sekaligus sahabat Cho Han Rin semenjak mereka SMP. Jadi
mereka berdua mengetahui semuaa yang terjadi pada Han Rin..
Bahkan mereka juga
prihatin dengan Hanrin, senyuman cerianya yang sempat hilang saat kelas 9 SMP,
karena namja pabbo yang meninggalkannya. Namun mereka juga lega karena Hanrin
cepat sekali kembali ceria lagi^^
“Itu!! Disana!!
Lihatlah ke arah lapangan dekat madding!! Siapa dia? Woaaaah kau pasti senang~”
ujar Yullie dengan ber api-api.
“hahaha, kalian
itu memang. Aku sudah mengetahuinya :p” selesai membaca komik Han Rin keluar
kelas menatap ke bawah dari koridor lantai atas.
”Lee Hyun Won..” kata
hanrin lirih
“kau..kau..mengingatnya?”
Tanya Sica sedikit khawatir sahabatnya itu akan menitikkan air matanya lagi..
Sementara di dekat
lapangan, para yeoja berteriak-teriak karena kagum pada ketampanan Hyun Won.
Sesekali hyunwon tersenyum pada seluruh yeoja disekiarnya, membuat yeoja
tersebut semakin berteriak. Sedangkan Yesung, namja itu terlihat tidak menyukai
kedatangan Hyun won ke kampusnya. Hmm, Kim Jong Woon teman sekelas Hyun Won
saat masih SMP dulu. Dia mencintai Han rin, namun dia terpaksa menyembunyikannya
dari Hyunwon karena ia tau Hanrin sangat dekat dengan Hyunwon sahabatnya. Tapi
Yesung sempat marah krn mengetahui Hanrin-nya menangis hanya krn Lee Hyunwon.
--flashback--
Yesung POV
“sudahlah
HanRin-ah , biarkan dia pergi.. jangan menangis karenanya!!” aku berteriak
sembari memeluk hanrin, membiarkan dia menumpahkan segala kesakit-hatiannya
pada Hyunwon.
Kami berada di
stasiun Mokpo, ya sebentar lagi sahabat kami Hyunwon akan pergi meninggalkan
Mokpo.. aish dia benar-benar membuat yeoja yang kucintai menangis :’(
“baiklah Jong
Woon-ah, aku pergi..Annyeong hi gyeseo Woon-ah!!”
Bahkan dia tak
menyapa hanrin sedikit pun.. benar-benar kau Hyunwon! Jika kau bukan sahabatku
ku pastikan kini tubuhmu sudah menjadi daging cincang! Huft,
“ne..hati-hati
dijalan dan sering-seringlah mengabari kami..” aku berusaha tetap tenang
meskipun kini aku sedang emosi.
-skip-
1tahun kemudian
“kau mau
melanjutkan ke SMA mana HanRin-ah?” sepertinya dia sudah mulai melupakan
Hyunwon sunbaenya itu.. hahaha semoga saja aku bisa merebut posisimu dihati Han
Rin, Hyunwon pabbo!! Hahahaha :D lihatlah dia kembali ceria lagi J
“sepertinya akan
setia di kota ini, yesung oppa..kau kemana?”
“ach, aku akan
pergi ke Seoul untuk menemani ayahku bekerja.. tapi, aku akan kuliah dikota
ini. Jadi tenang saja^^”
“aish memangnya
tampangku menunjukan jika aku akan kehilangan oppa ne? hahaha” menggemaskan
sekali.. walau hanya jadi sahabatnya aku harus membuat dia mencintaiku. Apapun
caranya..
“baiklah ini
cokelat terakhir oppa. Oppa akan berangkat sekarang hanrin-ah.. annyeong..”
“mwo? Oppa
chamkaman!!”
Dia memelukku!!
Omo?! Terimakasih Tuhan..
“Gomawo oppa..
telah menjadi sahabatku selama ini.. hati-hati dijalan!!”
--flashback end--
Author POV
Kini Lee Hyun Won,
Han Rin, Yullie, Sica dan Yesung tengah berkumpul bersama di kantin kampus ..
mereka berbagi cerita, melepas kerinduan dan melepas keceriaan yang sempat
hilang beberapa tahun yang lalu.
Namun tampaknya Yesung
sedang ingin berbicara berdua dengan Hyunwon.
@Halaman Belakang
Kampus
HyunWon POV
“jika kau tak
ingin membuat Han Rin menangis, lepaskan dia!!” apa-apaan ini? Mengapa
tiba-tiba Hwa ingin aku melepaskan Hanrin?
“memangnya
kenapa??!” tanyaku geram
“Cih~ bahkan
sampai sekarang kau tak sadar betapa cintanya Hanrin padamu!! Benar-benar Pabbo
kau Lee Hyun Won!!” dan tepat di rahangku pukulannya mendarat mulus. Sakit
memang, tapi tak sesakit perasaanku kini. Ada apa dengan jantungku? Jantungku
serasa ingin melontarkan sebuat kata.
“Tak akan! Aku
kini mencintainya! Tak akan ku lepaskan Han Rin untuk mu! Ingat itu!”
Kenapa kata-kata
itu yang malah keluar dari mulutku? Apa aku kini benar-benar mencintai Han Rin?
Jika memang benar, terimakasih Tuhan. Terimakasih, aku janji akan menjaganya
setulus hati..
“Jika memang
benar! Buktikan padaku bahwa kau mencintainya!! Jangan membuatnya menangis!!
Jika itu sampai terjadi, aku bersumpah akan merebutnya darimu dan menjadikannya
milikku seutuhnya!!”
Benar-benar
keparat anak ini! Berani-beraninya dia berbicara seperti itu padaku?
“ne aku
berjanji..dan kau, hanya boleh menjadi temannya selama aku masih berhubungan
dengannya! Mengerti?” aku meminta berjabat tangan dengannya..
Yah, setelah ini
aku akan menemui Hanrin dan menjadikan dia yeojachinguku..
“dan soal Han
Rifa, lupakan saja! Karena kini dia telah mempunyai namjachingu yang lebih
darimu di New York sana..”
“iya aku tahu
Yesung-ah..itu tidak penting..”
“Baguslah kalau
gitu. Ingat ancamanku tadi! Arraseo?”
“ne arraseoyo
sunbae.. hahaha”
“hahahaha” bahkan
sekarang kami kembali akrab seperti sepasang sahabat lagi.. terimakasih Tuhan
atas mukjizat Mu ^^
====OoOoOoOoOo-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
@Toko Kue Ahjumma
Cho KyuHyun POV
“terimakasih atas
kunjungannya, dan jangan lupa untuk datang kembali..”
“Annyeong Haseyo,
selamat datang di Toko Kue kami.. selamat menikmati..^^”
Waah benar-benar
memuaskan hari ini pelanggannya banyak sekali ..
Setidaknya aku
tidak ada kelas mengajar hari ini, dan aku bisa membantu Ahjumma serta Han Rin
menjaga toko kue..
“terimakasih atas
kunjungannya, dan jangan lupa untuk datang kembali..”
Sapa Han Rin ramah
dan sepertinya sangat ramah..
Hey, ada apa
dengan dia akhir-akhir ini? Hehehe pasti karena Hyun won hahaha
Sepertinya
rencanaku dan ahjumma membawa HyunWon kesini memang benar-benar sukses!!
Hihihi
“Saeng oppa ini,
hmm sepertinya sedang ceria sekali. Ada apa?”
“asih~ oppa kau
evil sekali!! :D oppa, sunbae ehm maksudtku HyunWon oppa sudah kembali.. dan
oppa tau apa? Dia sekarang berkali-kali lipat sangat baik kepadaku..”
Wuaah, benar-benar
tak kusangka ternyata si ikan tengik itu tak membuat dongsaengku ini menangis
lagi.. sepertinya aku memang harus berterimakasih pada Ahjumma dan juga nyonya
Lee^^
“ckckck, oppa juga
ikut senang. Bahkan lebih senang dari mu chagi-ya..” sambil ku acak-acak
rambutnya .. benar-benar diluar dugaan dia mau menerima dan menjadikan sosok
Han Rin kembali ceria seperti dulu lagi J
“oppaaaa,,” rengek
Hanrin manja. Ahh aku tau, pasti ingin meminjam psp ku disaat seperti ini -__-
aish~ memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan saja.. huft, untung kau
dongsaengku ..
“ne ne ne oppa
mengerti.. nih, ingat! Jangan apakan Starcraft oppa!! Jika terjadi sesuatu pada
level oppa, bisa mati kau!” tatapanku benar-benar tajam kearahnya sekarang.
Hihihi wajahnya ketakutan sangat lucu dan menggemaskan.. *^_^*
“ne oppa..aku hanya
main Dinner Dash -,-“
-skip-
Han Rin POV
Wah sepertinya aku
memang harus pulang sendiri dari toko ahjumma.. oppa dan ahjumma sudah pulang
duluan tadi :/
Mengapa mereka
meninggalkanku ? eoh? Bahkan malam-malam begini tak ada Bus yang lewat..
Eh? Mobil siapa
itu dibelakangku? Mengapa terus-menerus mengikuti ku? Memangnya aku anak kecil
yang akan diculik dan dijual keluar negeri apa? Huft,
OMO?! Itu HYunwon
oppa, sedang apa dia?? :o menjemputku?? Ya Tuhan, apa maksut semua ini ?
“Han Rin-ah,
kemari..” dia membukakan pintu mobilnya..
Aku berjalan
kearahnya dan masuk kedalam mobilnya..
“ghamsahamnida oppa..” diam..hanya diam yang menyelimuti kami..sepertinya aku tak berani mendahului percakapan..aku terlalu takut dan trauma..
“ghamsahamnida oppa..” diam..hanya diam yang menyelimuti kami..sepertinya aku tak berani mendahului percakapan..aku terlalu takut dan trauma..
“eum, hanrin-ah
aku akan mengajakmu kesuatu tempat..”
“mwo?eodiya oppa?”
“tetap ikutlah
denganku..”
@Taman Mokpo
*(hahaha bakal jadi tempat favorit mereka berdua nihxDplakk author ngaco..)
Hyunwon POV
Aku duduk
disampingnya, ya kita berdua duduk dibawah pohon pinus yang rindang.. sangat
indah bukan? Malam hari berdua dibawah pohon cinta..Tuhan, beri aku kekuatan
untuk menembaknya.. hwaiting hyunwon!
Dia terlihat kaget
karena aku membawanya kesini..baiklah aku akan memulai pembicaraan..
“eum, Han
Rin-ah..” aish~ aku gugup sekali..seperti orang bodoh saja >_<
“ne? wae oppa?”
Entah setan apa
yang merasuki diriku, aku mulai mendekatkan wajahku ke wajahnya.. menghapus
jarak diantara kami..aku mulai memegang dagu nya, mendekatkannya kearah
bibirku..dia mulai memejamkan mata.. dan..Chu~ aku mencium bibirnya,
menghisapnya agak lama..melumat bibir bawahnya dengan halus.. entah perasaan
apa ini, aku semakin memperdalam ciumanku hingga dia kehabisan nafas..dan aku
melepas ciuman itu..
Aku memandangnya
lekat,
“Cho Han Rin, saranghae..saranghae..jeongmal
saranghae..” oh tidak! Dia menangis..kenapa semuanya jadi begini?
“Nado saranghae
oppa..mianhae..tapi aku tidak bisa menerima oppa kembali.. mianhae oppa..”
Kakiku melemas,
mataku buram, butiran bening mulai keluar dari pelupuk mataku..
“waeyo Han Rin-ah?
Mianhae karena waktu itu oppa tega sekali denganmu..membiarkanmu
menangis..membiarkanmu sakit selama bertahun-tahun karena oppa..begitu bodohnya
oppa tak menganggapmu ada.. oppa menyesal..benar-benar menyesal..jebal, terima
oppa lagi..beri oppa kesempatan..oppa berjanji takkan menyakitimu lagi..jebal
chagi-ya..eottheoke?”
Han Rin POV
Ya Tuhan apa yang
sebenarnya kau rencanakan? Aku memang masih mencintainya..sangat..sangat
mencintainya… tapi aku terlalu sakit hati untuk menerima nya kembali..jebal ya
Tuhan bantu aku untuk mau menerimanya kembali..
“hiks..hiks..hiks..”
“jebal uljima Han
Rin-ah..uljima..oppa tak tega melihat mu menangis..hiks” oppa? Mengapa kau
malah mempersulit keadaanku dengan tangisanmu itu? Ach, ya Tuhan aku sakit
sekali.. hatiku perih..
“lantas,
apa maksudt perkataan sunbae kemarin? Yang bilang bahwa aku manis? Aku lucu?
Aku menggemaskan? Sunbae suka padaku? Selalu mengajakku makan dikantin? Dan
membelikanku es krim cokelat?selalu mengajariku tentang hal yg berhubungan
dengan farmasi? Apa arti semua itu , sunbae??!”
“bahkan
sunbae tak pernah memberitahuku tentang yeojachingu sunbae :’( sunbae selalu
bilang, sunbae ingin berlama-lama mengajariku berbagai macam obat.. bahkan
sunbae selalu berjanji akan mengajariku hingga aku masuk fakultas farmasi
nanti? Sunbae..jeongmal saranghae..hiks”
Entah kenapa aku
kembali memutar memoriku dulu.. kata-kata yang belom sempat aku ucapkan pada
oppa.. belom sempat aku memberikan cokelat dan surat itu..
Kini aku menangis
di pelukannya menumpahkan rasa sakit hati yg lama tertahan..
“oppa sudah
membacanya..membaca surat itu..memakan cokelat itu..”
Sontak aku
langsung melepaskan pelukan nya dan memukul dadanya sambil menangis
sesenggukan,,
“Lalu apa maksudt
oppaaaaa???!! Mengapa oppa mempermainkan perasaanku??!! Oppa jahat!! Jahat
padaku!!”
“aniya Han Rin-ah
jebal..dengar oppa!! Dulu memang oppa mencintai Han Rifa, sangat mencintai nya..
namun kini ada orang lain yang telah sukses menghapus rasa cinta oppa untuk Han
Rifa..dan orang itu adalah kau Han Rin-ah!! Jebal oppa benar-benar mencintaimu
kini.. beri oppa kesempatan..jebaaal..” suaranya melemah, oh Tuhan haruskah aku
menyakiti nya lagi?
“op..pa.. ne, aku beri kesempatan oppa.. nado saranghae op..pa..uljima..” aku menghapus air mata yang ada dipipi nya kini..
“op..pa.. ne, aku beri kesempatan oppa.. nado saranghae op..pa..uljima..” aku menghapus air mata yang ada dipipi nya kini..
Tuhan bantu aku
agar bisa menerimanya lagi dan memulai semuanya dari awal .. Terimakasih Tuhan
inisemua keajaiban dariMu, karena aku terus setia menanti kedatangan Huun Won
oppa.. terus setia mencintainya.. Always Still to love he.. :’)
“sudah
malam..ikan..pulanglah..hehehe” aku memanggilnya dengan sebutan ikan mokpo ..
hihihi
Kini kami kembali
ceria lagi, yah kami telah menjadi sepasang kekasih..terimakasih Tuhan sekali
lagi aku sangat bahagia malam ini..
“Yaaak!! Han Rin pabbo!!
Sejak kapan kau memanggilku dengan sebutan ikan mokpo??eoh??” dia memanyunkan
bibirnya..benar-benar lucu..^^
“sejak oppa
menyatakan perasaanmu padaku..kabuuuur”
Aku pun segera
masuk mobilnya sebelum dia mulai menggelitiki ku habis-habisan..
Kamipun
meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang sulit diartikan.. danaku pun
kembali kerumah^^
=======OoOoOoOoOo---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Please chingudeul RCL yaa :)
maaf kalo Feelnya nggak dapet
sekian Ghamsahamnida #bow
-Lee Eun Sup-