Loveless
Boy
Cast :
-Cho Kyu Hyun
-Song Hye Rin
-Lee Sung Min
Genre :
Sad story, Fallin in love, yadong!! *warning
Age :
diatas 14th (minimal kls 1 SMA xD hehe)
Song :
Yesung _ Love Really Hurt
Super
Junior _ Hate U Love U
Davichi _ Because its you
Annyeong haseyo ini FF pesenan chingu
saya~ dia pengen saya buat FF dengan sedikit(?) Yaoi didalamnya XD
Tapi insyaallah ending nya mengharukan
kok XD
Jangan pada nge-bash ne? butuh
berhari-hari(?) menyelesaikan FF ini XD susah banget sumpah~ aku sama sekali
nggak ada gambaran buat bikin my kyupil jadi Yaoi XD
Lucu banget ya to? Aku malah mikirnya
kalo ini Eunhae kkkk cocok kalik ya? XD *gue fishy bos, jangan! -__-“
Okedeh dimohon Read habis itu Like abis
itu Comment kritik dan saran nya yaaa~ *maksa XD
Mohon dimaafkan jika FF nya memang
kebiasaan Jelek+GaJe XD haha maklum yang buat juga GaJe kok orangnya XD *plakk
oKyu sekian cuap-cuapnya, Chekidot—“
`Happy Reading`
Tak pernah terpikir olehku, apa yang aku
rasakan pada dirimu kini?
Apa kah ini yang dinamakan Rasa Cinta
sesungguhnya?
Aku terlalu rapuh bila mengingat-ngingat
cerita cinta yang menyakitkan sepanjang hidupku, namun aku tak bisa untuk tak
mengingatnya.. Kau tau? Aku sangat trauma dengan cinta, aku tak mau lagi berurusan
dengan cinta. Itu akan semakin membuatku terbunuh :’( - Cho Kyuhyun
Kau tau? Aku mencintaimu bukan karena
kelebihanmu.. bahkan kekuranganmu itu yang banyak memenuhi kehidupanku,
sehingga aku bisa menerimamu melalui hatiku sepenuhnya..
Aku tak pernah menyangka jika harus
merasakan cinta yang sesakit ini..
Yang aku takutkan hanyalah, melihatmu
mencintaiku disaat aku sudah tak mencintaimu lagi..
Mungkin itu akan menjadi penyesalan
terbesar dalam hidupku, kenapa aku tak menunggumu saja?
Tuhan, apa yang akan Kau rencanakan pada
kisah cintaku kali ini?
Sesakit inikah Tuhan? :’) – Song Hye Rin
Seoul, 2012 February 27
Hyundai’s Bakery
Author POV
Udara yang begitu dingin mulai terasa di
pagi hari ini… secangkir cokelat panas pun menjadi santapan utama para
pelanggan yang sedang berjalan menuju sebuah Toko Roti terkenal di kota Seoul,
Korea Selatan ini… Hyundai’s Bakery *(sejak kapan bapakne siwon punya toko roti
jal?? XD waks)
Kicauan burung pagi ini semakin membuat
suasana bertambah beribu kali lipat lebih indah dari pagi-pagi biasa.. ditambah
lagi antrian yang mulai membeludak sangat berbeda dari hari biasanya..
Seorang yeoja tengah sibuk melayani
seluruh pelanggan yang sangat ganas demi menunggu pesanannya tiba.. Yeoja itu
berlari kesana-kemari demi mengantar sebuah pesanan untuk diberikan kepada
pelanggan yang dianggapnya sebagai Raja itu
Hingga siang hari tiba, ia harus cepat-cepat
menyelesaikan pekerjaannya itu demi mengikuti kelas sore untuk matapelajaran
kuliahnya
Song Hye Rin, adalah seorang gadis yang
hanya hidup sebatang kara(?) *(kayak Hacthi yg lebah madu ituhh XD waks)
Sudah 3tahun yang lalu semenjak lulus
dari Backelle College High School, Eommanya tiada karena suatu penyakit serius
yang dideritanya.Ayahnya sudah lama meninggalkannya akibat kecelakaan pesawat
saat ingin kembali ke Korea setelah berada di USA selama hampir 1tahun. Kini
pun ia harus hidup seorang diri, ia tak punya kakak ataupun adik, yang ia punya
hanyalah sahabat Eommanya yang sangat perhatian pada dirinya. Bahkan sahabat
eommanya yang sering ia sebut sebagai ‘ahjumma’ itu selalu ingin menjodohkan
Hye Rin dengan seorang anak lelakinya yang sebentar lagi akan menginjakkan kaki
di Korea
Hye Rin yang masih cukup muda dengan
umurnya yang baru saja menginjak 20tahun itu, terlihat semakin cantik dan
tumbuh menjadi yeoja yang lebih dewasa… namun siapa sangka, Yeoja cantik dan
manis ini hingga sekarang sama sekali tak mempunyai namjachingu. Ia terlalu
sibuk dengan cita-citanya yang ingin menjadi seorang Chef dan mendirikan sebuah
toko roti terkenal yang akan ia tangani dan ia jalankan di Venezuella, Italy.
“Hye Rin-ssi, tidakkah kau harus
menyelesaikan pekerjaanmu dulu?” ucap Siwon Sajangnim selaku pimpinannya di
Hyundai’s Bakery tempat dimana ia harus bekerja mencari uang untuk biaya kuliahnya
“Geude sajangnim… Tapi saya ada kelas
sore ini, tidak bisakah kau mengijinkan saya untuk pergi? Jebalyo?” Ia memohon
dengan sangat hati-hati pada pimpinannya yang mempunyai aksen wajah sangat
tampan ini
“Eumm… Arraseo kau boleh menghentikan
pekerjaanmu hari ini.. keunde, dilain waktu kau harus cepat menyelesaikan
pekerjaanmu agar kau tak banyak membuang waktu dan dapat segera pergi ke
kampusmu.. Arraseoyo?” ucap Siwon dengan bijak
“Nde~ arraseo sajangnim..
Gomapseumnida..” setelah itu Hye RIn pun segera menuju loker dan mengambil
pakaiannya untuk mengganti seragam yang sedang di pakainya saat ini
Setelah semua rapih, ia segera
membereskan buku-buku dan memasukkannya kedalam tas sembari keluar Toko untuk
mecari sebuah bus.
Siang ini terasa dingin karena musim
gugur akan segera berakhir, ia bahkan lupa membawa jaket tebalnya. Terpaksa ia
harus menahan rasa ngilu pada tulang punggungnya demi sampai ke kampus siang
ini juga..
Ia berjalan agak cepat menuju halte
karena tak tahan dengan dingin yang begitu menusuk punggungnya itu. Ia
merutukki dirinya sendiri yang ceroboh dengan meninggalkan jaket tebalnya di
rumah
Tiin…
“Hye Rin-ah! Kau mau ke kampus eoh?”
tiba-tiba seorang namja dengan motor spot birunya mendekati Hye Rin yang sedang
berjalan
“Nde? Lee Sungmin? Ahh~ ye.. aku sedang
menunggu bus lewat..kau sendiri?” Hye Rin menyapanya dengan ramah, ia kagum
pada namja manis ini.. Namja ini mempunyai hati yang lembut dan bisa diajak
berbagi cerita. Tak seperti namja kebanyakan yang cuek dan angkuh
“kenapa tak bersamaku saja? Kajja
naiklah~” Hye Rin pun mengikuti perkataan Sungmin dan segera naik motor spot
sungmin
@Myongji University
“aku dengar ada anak baru yang akan
pindah ke kampus ini? Ia baru saja pindah dari France University… kira-kira ia
aka nada di jurusan apa ya?” Tanya Hye Rin dengan menerawang seakan-akan
mencoba menerawang mahasiswa baru yang akan satu kampus dengannya
“itu Cho Kyuhyun.. Ia akan satu jurusan
denganku.. wae? Kau mengetahuinya?” jawab sungmin dengan cepat seakan sudah
lama mengenal namja itu
“mwo? Sepertinya aku pernah mendengar
nama itu.. hmm sepertinya juga aku kenal dengan nama itu.. eh? Bagaimana kau
bisa tahu? Kau bahkan belum bertemu dengannya?” Tanya Hye Rin penasaran
“ne… dia teman semasa SMA dulu.. namun
aku tak satu sekolah dengannya, hanya sering bertemu saat ia menukarkan dvd
game nya..”
“Omo.. berarti dia suka bermain music
sama sepertimu!”
“kurasa begitu… hehe” setelah cukup lama
berbincang, mereka segera masuk ke kelas masing-masing dan berpamitan
“Besok lagi jika kau sedang menunggu bus
sendirian, telponlah aku!” Hyerin yang agak bertanya-tanya dengan perhatian
Sungmin pada dirinya pun hanya mengangguk membalas ajakan Sungmin padanya.
Hyerin pun mulai berjalan menjauh
berlawanan dengan Sungmin
Saat ia berjalan melewati beberapa
kerumunan yeoja, ia mendengar sesuatu yang sangat tidak enak untuk didengar
“Heum!! Menurutku, itu sungguh
berlebihan! Aku bahkan tak menyukai namja dengan tipe seperti Sungmin oppa!
Aish kau tau? Dia itu penyuka sesama jenis!” kata yeoja dengan rambut pendek
sebahu yang berbicara pada teman dihadapannya itu
“Aku tak percaya! Sungmin oppa tak
seperti itu… aku bahkan tadi melihat ia berangkat bersama Song Hye Rin, yeoja
yang terkenal pintar memasak makanan enak itu~! Aish membuatku cemburu saja!”
ucap yeoja yang memelintir rambut panjang bergelombangnya dengan jari
“Keunde Seomin-ah!! Aku melihatnya
sendiri ia berpelukan dengan namja di dekat sungai han kemarin. Tapi ia tak
terlihat normal, kau tahu itu?!” ucap yeoja yang berdiri disebelahnya
“Nde! Aku setuju padamu Young-ah! Aku
pernah memergokinya telpon-telponan dengan namja dan memanggilnya dengan
sebutan CHAGIYA! Aish sudahlah, namja masih banyak selain dia!”
“Maldo Andwae! Sungmin bukanlah namja
seperti itu! Kalian tak tau siapa dia! Jadi janganlah menggunjing(?) nya
sembarangan! Arraseoyo?!” Hye Rin tiba-tiba datang dengan menahan sedikit
amarah yang ingin ia lontarkan pada 4yeoja didepannya saat ini
“mi..mianhae..” ke-empat yeoja itu pun
dengan segera pergi meninggalkan Hye Rin yang masih penasaran tentang kebenaran
perkataan yeoja-yeoja itu
-skip-
Selesai menyelesaikan mata kuliah hari
ini, Hye Rin berniat untuk berkunjung ke rumah ahjumma yang telah merawat dan
membesarkannya setelah Eomma nya meninggal
Tak lupa ia membawakan 3 bungkus
Jjangmyeon, makanan kesukaan ahjummanya itu. Entah apa yang sedang
dipikirkannya, karena biasannya ia hanya membeli 1 atau 2 bungkus Jjangmyeon,
namun hari ini ia bahkan membeli 3 bungkus Jjangmyeon sekaligus
Tok..tok..tok
“Sillyehamnida ahjumma?” ucap Hye Rin
dengan lantang
Ceklek..
Deg.. betapa terkejutnya Hye Rin saat
mengetahui siapa yang membukakan pintunya saat ini
“N..Neo?” ucap Hye Rin dengan sedikit
terbata, ada sedikit rasa sakit yang menjalar didalam hatinya ketika melihat
kembali orang yang selama ini sangat dirindukannya
“Kau mencari siapa?” ucap namja yang
kini berada didepannya itu
“……..” Hye Rin masih terdiam memandang
lekat mata namja itu
“Aghassi?!” Namja itu menyibak-nyibakkan
tangannya didepan wajah Hye Rin, sontak membuat Hye Rin setengah terkejut
“mi..mianhae.. Apa kau tak mengingatku?”
ucap Hye Rin sedikit ragu
“Nuguya?” balas namja didepannya denga
santai
“Cho Kyu Hyun! Kau kah itu? Kau sama
sekali tak ingat padaku??” Hye Rin sedikit menahan air matanya agar tak
mengalir
“Neo nuguya??! Mianhae jika kau tidak
ada kepentingan lain pergilah!” ucapan Kyuhyun yang sukses meloloskan air mata
yeoja cantik itu
“Song Hye Rin… kau mengenal nama itu?”
ucapan Hye Rin mulai bergetar
“Aishhh~ apa kepentinganmu datang
kemari, aghassi?” ekspresi Kyuhyun yang masih datar memandangi Hye Rin, membuat
Hye Rin semakin terisak
“be..berikan makanan ini pada ahjumma
Cho, katakan padanya aku langsung pulang..ka..karena tugasku
menumpuk..gomawoyo..” dengan cepat hyerin mengatakannya dan buru-buru ia pergi
menjauh dari hadapan Kyuhyun, tak mau Kyu melihatnya menangis didepannya
-Flashback ON-
“Heum… aku juga suka Jjangmyeon, eommaku
yang mengajariku untuk menyukai makanan itu..” ucap Kyuhyun dengan raut wajah
yang begitu ceria
“kyuhyun-ah, aku bosan aku ingin pergi
dari kantin ini!” Hye Rin pun beranjak dan meninggalkan Kyuhyun
“Hyerin-ah! Chankamanyo?!” Kyu pun
mengejar Hyerin dan menarik pergelangan tangannya
“Saengil chukha hamnida.. Saranghaneun
nae Hyerin-ah, Saengil chukha hamnida..”
Chuuu~ dengan cepat Kyu mencium bibir
Hyerin singkat yang sukses membuat Hyerin menampar pipi Kyuhyun
Plakk..
“apa yang kau lakukan Kyu?! Aku sama
sekali tak tertarik padamu! Hentikan lelucon mu itu!” Hyerin saat itu malu
karena Kyu adalah namja penggila game namun penampilannya sama sekali tak
menarik membuat Hyerin di gunjingkan satu sekolah karena mendapat ciuman
tiba-tiba dari Kyu
“Apa yang kau lakukan disini?!
Pergilaaaah! Kau tak lihat teman-temanku terganggu dengan suara berisik dari
PSP mu itu?!!”
“aku hanya ingin memastikan keadaanmu
baik-baik saja, Hyerin-ah?” ucap Kyu dengan santai dan kembali duduk di sebelah
Hyerin
“Hahaha sepertinya kau punya bodyguard
baru disini~ siap menjagamu kapanpun.. hahahaha” teman-teman Hyerin pun tertawa
lepas
“Shireo! Pergilah sana kyu! Kau
menggangguku! Aku malu bila kau selalu mengikutiku! Aishhh!” Hyerin dengan
cepat mendorong tubuh Kyu hingga Kyu kehilangan keseimbangan dan..terjatuh
Prang.. PSP Kyu pun terlepas dari batere
nya membuat Kyu sangat marah
“Yeoja tak tau diri!! Kau ! beraninya
kau merusakkannya!! Kau Yeoja pabbo yang pernah kutemui!! Aku tak akan pernah
bertemu denganmu lagi!! Mengikutimu kemana pun kau pergi!! Bahkan aku tak akan
lagi menyatakan cinta ku padamu!! Cukup sudah aku akan berhenti menyukaimu!!”
Kyu pun dengan segera pergi meninggalkan Hyerin yang terkejut akan sikap Kyu
yang berubah padanya
“team basket kita menang kau tau
Hyerin-ah? Semua itu berkat sang kapten, Cho Kyuhyun.. aaah aku sangat
menyukainya!” ucap salah satu teman Hyerin, sontak membuat Hyerin membelalakkan
matanya
“kau tak boleh menyukainya! Ia hanya
menyukaiku!” ucap Hyerin tanpa sadar dengan menahan air matanya
“mwo? Menyukaimu? Itu tidak lagi
Hyerin-ah… kau sendiri yang dulu menolaknya! Sekarang kau menyesal kan? Ahahaha
Ia bahkan sangat tampan sekarang.. banyak sekali yeoja yang ingin menjadi
kekasihnya.. tapi kau? Malah menyesal saat ia berubah sekarang.. dasar!”
temannya pun pergi meninggalkan Hyerin sendiri
Hyerin yang saat ini satu kelas dengan
Kyuhyun hanya bisa pasrah, ia baru sadar jika sebenarnya ia menyimpan lebih
perasaan cinta kepada Kyu. Namun ia yang tak pernah bisa merasakan yang
sebenarnya, membuat nya selalu dikelilingi perasaan menyesal
Brukk..
Hyerin menjatuhkan bukunya tanpa sengaja
saat berpapasan dengan Kyu
“Kyu..mianhae..” Hyerin menunduk
menyembunyikan air matanya dari Kyu
“Lain kali berhati-hatilah jika sedang
membawa buku..” ucap Kyu datar sembari membereskan buku-buku Hyerin yang jatuh
dan segera pergi meninggalkan Hyerin
“Kyu.. Kau salah.. Kau pergi disaat aku
mulai menemukan perasaan ku sesungguhnya padamu.. Jebal Kyu, kembalilah
menyukaiku.. Aku tak akan pernah menyia-nyiakanmu lagi.. aku mohon..” Hyerin
menangis dan memohon saat Kyu sudah mulai beranjak menjauhinya. Kyu hanya bisa
mendengar sedikit perkataan Hyerin dan tak meresponnya
“sudahlah.. Uljimayo? Jangan menangis
seperti itu..” Kyu menenangkan Hyerin dan duduk disebelah nya menghadap makam
Eomma Hyerin yang masih banyak dengan tumpukkan bunga disitu
“Keunde Kyu.. aku tak bisa……” Hyerin
semakin mengeraskan tangisannya dan menyandarkan kepalanya pada bahu Kyuhyun
“Kyu.. Temanmu sudah menunggumu daritadi
disana.. kau tak menemuinya?” eomma Kyu mengingatkan anaknya
“Ahh… Minnie-ya! Kajja kemarilah.. aku
hanya berduka atas kematian eomma temanku, Hyerin..” teman Kyu pun ikut duduk
berdampingan dengan Kyu dan mengucapkan belasungkawa pada Hyerin, namun Hyerin
yang terlalu sibuk menangis sampai tak mengetahui kehadiran teman Kyu sedari
tadi
“baiklah Hyerin-ah… aku pergi dulu ne?
kau jangan sedih lagi~” ucap Kyu sembari menepuk bahu Hyerin dan pergi
meninggalkannya
“Kyu.. Gomawo-yo..” Kyu pun hanya
mengangguk dan berdehem lalu beranjak meninggalkan Hyerin
“Eomma… aku pergi dulu dengan Minnie..
annyeong”
“annyeong ahjumma” ucap teman Kyuhyun
dengan ramah
“Mwo? Kapan kau akan berangkat ke Paris
Kyuhyun-ah??” ucap Hyerin terkejut mendengar ucapan teman yang disukai dan
dicintainya itu
“Besok pagi aku sudah harus berada di
bandara.. mianhae terlambat memberitahumu..”
Tuut—tuut—tuut
“Jaga dirimu baik-baik disana!” Ucap
eomma Kyu saat berada di bandara sebelum melepas putranya untuk melanjutkan
study di Perancis
“aku akan sering-sering menelponmu,
Kyu…” ucap Sungmin, teman Kyu sembari menggenggam tangan kanan Kyuhyun
Setelah selesai berpamitan, Sungmin
segera pergi karena tak kuat melihat Kyu yang akan pergi ke Paris untuk waktu
yang cukup lama
Saat Kyuhyun berjalan memasuki ruang
check in, Hyerin datang dengan tergesa dan air mata yang sudah tergenang(?) ia
meneriaki nama Kyuhyun, namun Kyuhyun tak mendengarnya karena keadaan Bandara
sangat ramai
“Kyuhyuuuuuuuuunnn!!! Aku
mencintaimuuuu!! Hiks..hiks..”
Tak berapa lama pesawat pun mulai
terbang, eomma Kyu yang tak sengaja melihat Hyerin menangis melepas kepergian
Kyu, lalu memeluknya dengan hangat
“Kenapa kau menangis chagiya?”
“….”
-flashback Off-
Song Hye Rin POV
Aku tak menyangka Kyu kau melupakanku
setelah 4tahun lamanya kita tak bertemu, hiks..
Apa sebegitu menyakitkan kah diriku
untukmu Kyu? Bahkan namaku saja kau lupa?
Aku pun segera cepat-cepat menuju halte untuk
segera pulang karena tak kuat menahan air mata ini..
Rasa nya ingin segera mengeluarkan air
mata ini secepatnya
Tiin..
“Kau tak mendengarkanku tadi! Aku bilang
jika kau butuh tumpangan, telepon lah aku..” Tiba-tiba aku mendengar Sungmin
berteriak sambil mengikutiku
Aku pun menurutinya dan naik di motornya
Lama aku bercerita tentang perasaanku
pada Kyu tanpa memberitahukan nama Kyu sesungguhnya, aku tak mau banyak orang
yang mengetahui perasaanku pada Kyu sesungguhnya
Sangat aneh ketika melihat Sungmin yang
sama sekali tak merespon semua curhatanku padanya
“aku tak mengerti tentang cinta dan
kekasih… kau tak usah tanyakan itu padaku… ahh sepertinya didepan sana sudah
rumahmu, kau bisa turun sekarang… mianhae, lain kali kau boleh cerita lagi
padaku.. setidaknya membuat perasaanmu sedikit lega bukan?”
Aku pun hanya mengangguk dan memendam
beribu pertanyaan yang ingin ku tanyakan pada Sungmin
Namun ku tahan semua pertanyaan itu
“Nde baiklah Sungmin-ah… aku pulang
dulu… annyeong hi jumuseyo!” ucapku terlihat ceria didepannya
-skip-
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku
menyambut dinginnya pagi ini, aku segera turun dari kasurku dan membuka jendela
kamarku.. menyapa burung-burung yang sedang menemaniku untuk melihat indah nya
kota Seoul saat pagi hari. Dan bernyanyi sebuah lagu yang sebenarnya, ku
tujukan untuk Kyuhyun
Neoraseo… Irreohke saranghaneun neoraseo…
Myeot beondo chameul su itseo…
cheoeumbuteo,
Neo hanabakke nan mollaseunikka…
Da neoraseo… irreohke
bhogosipeun neoraseo, saranghae!
Neomu apeujiman, neomu
himdeuljiman neoraseo? Nan gwaenchana…
“Karenamu… Karenamu aku begini…
Karena kau yang kucintai
berkali-kalipun aku tak bisa… Bertahan,
Karena sejak pertama aku hanya
tahu tentangmu…
Semua Karenamu… Karenamu yang
kurindukan, aku mencintaimu!
Meskipun sakit,meskipun sulit,
haruskah karenamu? aku baik-baik saja…”
Danhanboman.. Nado shiganeul jwoyo..
Geuraeneun, irreohke hanajyo ubsuh.. *(suara dering hape Hyerin)
“Yeoboseyo?”
“Nde yeoboseyo ahjumma?”
“Bisakah kau datang kerumah ahjumma pagi
ini? Ada hal penting yang akan ahjumma katakan padamu…”
“Ahh ne aku akan segera kesana ahjumma…
hari ini aku tak ada jadwal bekerja… geurae arraseo…”
“cepatlah…”
Tuuut—tuut—tuuut
Belum sempat aku melanjutkan ucapanku,
ahjumma sudah lebih dulu menutup teleponnya
Membuatku penasaran hal apa yang ingin
ahjumma bicarakan padaku, cepat-cepat aku mandi dan segera menuju rumah ahjumma
`OoOoOoOo`
“jadi begini, ahjumma ingin kalian
bersatu… Kalian kan sudah saling mengenal bukan?”
Betapa terkejutnya diriku saat mengetahui
maksudt ahjumma menyuruhku kemari, aku senang sangat senang malah namun aku
juga sangat sakit melihat respon Kyuhyun yang berbeda dengan perasaanku
“Mwoya?! Shireo! Aku lupa dengannya!
Bukankah lupa itu wajar eomma?! Jebal jangan paksa aku! Aku belum siap~”
Setelah memohon pada eommanya, Kyu berbalik menatapku dengan tatapan yang
sangat sulit diartikan. Seperti tatapan kebencian mungkin? Itu mungkin…
“Eomma tak mau tahu, ini amanat dari
eommamu Hyerin-ah… Eomma ingin 3hari lagi pernikahan kalian akan dilaksanakan..
Arraseoyo? Baiklah eomma akan mengurus semuanya mulai sekarang…” ahjumma
beranjak meninggalkan kami berdua di ruang makan. Kyuhyun memandangku dengan
sinis, ia lantas mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang diseberang sana
“Yeoboseyo? Minnie-ya… bisakah kau temui
aku di sungai han seperti biasa? Ada sesuatu yang ingin ku katakana padamu
chagi… aku tunggu ne?”
Piip… mwoya?? Kyu sudah punya kekasih??
Sangat sakit ketika harus menerima kenyataan bahwa Kyu ternyata sudah mempunyai
pujaan hati, pantas saja ia melupakanku begitu saja…
Aku mengikuti Kyuhyun secara diam-diam
karena aku sangat penasaran akan keberadaan Yeoja itu… aku akan meminta maaf
pada yeoja itu dan meminta ahjumma untuk menghentikan pernikahan ini…
Betapa terkejutnya aku ketika melihat
siapa kekasih yang dimaksudt Kyuhyun saat di telpon tadi
Huppp~ bagaikan dihunjam oleh ribuan
pisau tajam, dadaku sangat sesak ketika melihat siapa orang itu
Hati ku sakit, hancur, aku merasa
memendam perasaan selama ini untuk Kyu hanyalah sia-sia bila menerima kenyataan
pahit yang sekarang ini sedang kujalani
Lee Sungmin, namja yang sangat dekat
denganku, namja yang selalu memberi perhatian padaku, ternyata adalah seseorang
yang dimaksudt kekasih Kyuhyun
Tadinya aku tak percaya dengan semua
ini, namun setelah aku memastikannya, aku merasa sesak di dada mengingat
peristiwa ini adalah nyata
“Mwo? Jinjjayo kyu? Lantas bagaimana
denganku eoh?” Sungmin berbicara sangat serius dengan Kyu. Kyu pun memegang
kedua tangan Sungmin dan menatap mata sungmin dalam, aku sangat sakit hati bila
melihat pemandangan seperti ini
“Minnie-ya jeongmal mianhae… jebal
jangan putuskan aku… aku sangat mencintaimu~ *(waks XD mianhae Uming&Kyu
mianmianmian pumkins&sparkyu :’( huhu)” syuut… aku melihat dengan mata
kepalaku sendiri saat Kyu menarik kepala Sungmin untuk bersandar pada bahu Kyu
Sebenarnya itu lucu menurutku, namun itu
juga menyakitkan
“Mengapa harus Hyerin yang menikah
denganmu Kyu? Aku sangat dekat dengannya, aku menganggapnya teman selama ini,
kau tau kan Kyu? Sudah sejak 4 tahun yang lalu kita menjalin hubungan ini?”
Sungmin dengan sigap memeluk tubuh tinggi Kyuhyun dan hanya dibalas pelukan
lagi oleh Kyuhyun. Ya Tuhan aku mohon hentikan mereka, aku sangat sakit melihat
ini semua
“Kau tau yeoja yang kehilangan Eomma nya
saat aku menyuruhmu duduk disebelahku 4tahun yang lalu? Itulah dia chagiya..”
“mwo? Keunde Kyu, saat itu kita sudah
berpacaran Kyu?” sungmin mengeratkan pelukannya, aku hanya bisa meremas ujung
bajuku untuk menahan derasnya air mata yang daritadi keluar dari mataku.
Ternyata saat itu teman yang dimaksudt Kyuhyun adalah Sungmin? Dan mereka?
Mereka sudah berpacaran? Apa yang kau rencanakan Tuhan? Kenapa aku harus
menerima kenyataan pahit seperti ini? Sampai kapan aku menahannya ya Tuhan? Hiks..
Aku tak kuat melihat mereka semakin lama
semakin romantic(?) itu, aku berlari menjauhi mereka
Brukk… tanpa sengaja aku menyenggol
sebuah pot bunga yang terdapat disebelah kiriku. Dan membuat mereka menoleh
kearahku
“Hyerin-ah?” ucap Sungmin dengan lemah dan
menatap ke arah ku
“Jangan kau beritahu apapun pada eomma
tentang ini!!” Kyu menghampiri ku dan memandangku dengan sinis, kemudian ia
pergi lagi dan menarik pergelangan Sungmin untuk ikut dengannya
Aku hanya kembali melanjtkan jalanku
untuk pulang kerumah, melampiaskan seluruh isi hatiku yang sakit ini, aku ingin
memeluk foto Eomma dan Appa, rasanya ingin sekali aku cepat-cepat menyusul
mereka
Saat dalam perjalanan pulang, tanpa
sengaja aku menabrak seseorang dan membuat orang itu meminta maaf padaku mungkin
ia melihatku yang sedang kalut
“anak muda lain kali jangan menangis di
tengah jalan…” ibu itu menuntunku berdiri dan menegakkan posisiku
“Aigooo! Hyerin-ah! Sedang apa kau
disini? Dan kenapa kau menangis chagiya?” ternyata itu adalah ahjumma, aku yang
tak kuat menahan air mataku lantas memeluknya dengan erat. Tanpa sadar aku
menyebut-nyebut nama Kyuhyun yang membuat ahjumma cepat-cepat menelpon Kyuhyun
“Kyu…hiks…Kyu..Kyuhyun…”
--------------------------------------------------------------------------- OoOoOoOoOo ==================================================================================
Author POV
Sebulan telah berlalu, kini Hyerin resmi
menjadi istri seorang Cho Kyuhyun. Hyerin yang bekerja sebagai Chef disalah
satu restoran terkenal se-Korea, sedangkan Kyuhyun menjadi manager di
perusahaan ayahnya. Hingga sekarang Hyerin masih belum lulus Kuliah karena ia
harus mengambil pangkat profesi sebagai Chef dan harus diwisuda…
Hampir setiap hari ia bertemu dengan Lee
Sungmin, namja yang dulu menjadi teman dekatnya. Lee Sungmin sering kali
mengerjai Hyerin bila Hyerin masih dalam ruangan nya. Ia kesal karena Hyerin
telah resmi menikah dengan Kyuhyun beberapa minggu yang lalu
Sedangkan selama Kyuhyun menikah dengan
Hyerin, Hyerin masih harus memendam tekanan batin melihat tingkah suami nya
yang sering kali membawa Sungmin masuk ke dalam kamarnya. Kamar Hyerin dan
Kyuhyun adalah berbeda, Kyu sama sekali tak mau satu kamar dengan Hyerin karena
Kyu sangat trauma bila berada dekat dengan seorang yeoja seperti Hyerin
Karena setelah menikah, Hyerin sendiri
yang meminta untuk tinggal di rumahnya dengan alasan ia tak mau meninggalkan
kenangan bersama orangtuanya, dan disetujui oleh Eomma Kyuhyun
Hyerin bahkan sering melihat Kyuhyun
yang selalu mesra-mesra an bersama Sungmin bila Hyerin barusaja pulang kerja
ataupun pulang kuliah. Entah apa yang selalu Hyerin rasakan, ia selalu
berfikiran ingin kabur dari kenyataan pahit yang sedang ia jalani, ia selalu
merasa ingin sekali cepat-cepat mengakhiri hidupnya. Namun lagi-lagi cintanya
kepada Kyuhyun yang amat besar yang membuat nya kuat untuk bertahan menghadapi
sikap dan sifat Kyuhyun padanya selama ini.
Eomma Kyuhyun sama sekali tak mengetahui
semua ini, ia menutupnya rapat-rapat dari Eomma Kyuhyun dan menyembunyikannya
dari teman-teman yang mengetahui pernikahan Hyerin dengan Kyuhyun
Malam ini Hyerin telah selesai melakukan
pekerjaannya, ia berniat untuk pulang. Namun sebuah suara menghentikan
langkahnya yang akan meninggalkan ruangan dimana ia sibuk memasak
“Hyerin-ssi?” ternyata itu adalah suara
Choi Siwon, pimpinannya yang diam-diam menaruh hati pada Hyerin
“Nde sajangnim?” ucap Hyerin ramah
sambil berjalan perlahan menuju Siwon berada
“maukah kau pulang bersamaku? Lihatlah
ini sudah malam, tak baik jika seorang gadis pulang sendiri di malam hari…
eotteohkeyo?” Siwon yang belum mengetahui akan status Hyerin sebagai istri Cho
Kyuhyun, sangat ingin mendapatkan hati Hyerin agar suatu saat Siwon yang akan
melamar Hyerin
“Geurae arraseo sajangnim…” balas Hyerin
dengan ramah
“Mulai sekarang jangan panggil aku
dengan sebutan sajangnim, arra? Panggil saja aku oppa…”
“mwoya? Nde sajangnim.. eh mianhae
oppa.. hehe aku belum terbiasa untuk memanggilmu dengan sebutan oppa, itu
terlihat sangat canggung..”
-Skip-
“Hyerin-ah? Bolehkah aku ikut masuk ke rumahmu? Aku hanya ingin berkunjung ke dalam rumahmu saja…”
Deg.. apa yang harus Hyerin katakan?
Hyerin tak ingin orang lain mengetahui bahwa suami nya adalah namja yang Gay
“Mi..Mianhae, mungkin lain kali saja..
aku sudah mengantuk Siwon oppa..” Siwon pun hanya menuruti perkataan Hyerin dan
segera pamit untuk pulang
“Aaah, baiklah kalau begitu.. Have a
nice dream yeppeuda yeoja… annyeong” Hyerin terpaku dengan perkataan Siwon
barusan, seumur-umur belum pernah ada namja yang memanggilnya dengan sebutan
itu setelah 5tahun yang lalu Kyuhyun yang memanggilnya seperti itu namun hanya
dibalas cuek oleh Hyerin
“Ne oppa.. annyeong” Hyerin pun
cepat-cepat segera masuk kedalam rumahnya
Lagi-lagi ia melihat motor Sungmin yang
bertengger didepan pintu rumahnya, membuat nya sedikit bergidik
“Aish! Mau sampai kapan mereka seperti
itu eoh?” Hyerin bahkan sudah bosan dengan ciuman-ciuman yang Kyuhyun sering
berikan untuk Sungmin meskipun didepan Hyerin secara langsung
Tadinya Hyerin sakit hati dan mengeluarkan
air matanya, namun karena itu sudah sangat sering Kyuhyun lakukan, membuat
Hyerin sedikit kebal dengan semua itu
“Aku pulang…” Ucap Hyerin dengan malas
dan beranjak ke dapur untuk membuat makanan karena dia merasa lapar malam ini
“Hyerin-ah!!! Kemarilah!!!” Hyerin
mendengar suara Kyu memanggil namanya
Dengan cepat Hyerin berlari menuju kamar
kyu yang berantakan sangat berantakan malah, dan mendapati Kyu dan Sungmin yang
telanjang dada saling melihat tubuh mereka masing-masing membuat Hyerin sedikit
geli namun juga sakit hati
“Ada apa Kyuhyun-ah?” ucap Hyerin
hati-hati, ia sering kali mendapat berbagai macam cacian yang Kyu berikan pada
Hyerin dikarenakan Hyerin tak pernah becus mengurusi nya dan juga Sungmin
“Kau itu kemana saja?! Lama sekali huh?
Cepat buatkan aku segelas kopi ingat tak usah pakai garam! Kau selalu salah
dalam mencampurkan gulanya! Dan buatkan segelas susu cokelat untuk Minnie, dia
tak suka susu yang hambar! Jadi buatlah dengan sangat manis tapi jangan terlalu
manis! Arraseoyo? Jika kau salah membuatkannya, aku pastikan malam ini aku tak
akan pulang!!” Hyerin sangat takut dengan ancaman Kyu yang menyebutkan ia tak
akan pulang, karena Hyerin takut Eomma Kyu mengetahui semua ini
“Arraseo..” Hyerin segera menuju dapur
untuk membuatkan permintaan Kyuhyun. Setelah selesai ia cepat-cepat menuju
kamarnya, menutup pintu kamarnya dengan keras hingga membuat Kyuhyun menjerit
“Ya Tuhaaan, aku mohon aku tak tahan
dengan semua ini.. hiks haruskah aku pergi meninggalkannya? Toh juga aku sudah
tak mempunyai siapapun didunia ini?” ucapannya sambil menangis sesenggukan
meratapi malangnya nasib yang menimpa dirinya
Hyerin berniat untuk membersihkan
badannya mala mini sebelum tidur, belum sempat ia masuk kedalam kamar mandi,
sebuah suara menyuruhnya untuk menghentikan aktivitasnya itu dan segera menuju
ke sumber suara
“Neo!! Aish! Jika aku sudah memanggil
namamu, tak bisakah kau langsung saja menuju ke arahku??!! Apa aku harus
berteriak-teriak agar kau cepat kemari??!!” Bentak Kyu dengan sangat keras, air
mata Hyerin terus berjatuhan sedari tadi.. Ia ini istri sah Kyuhyun bukan
Pembantu Kyuhyun
“Kyuhyun-ah, sudahlah kau tak perlu
seperti itu padanya…” tiba-tiba suara Sungmin menghentikan celotehan Kyu pada
Hyerin
“Op..oppa?” ucap Hyerin ragu memanggil
Sungmin
“Lagi pula aku kemari ingin menjelaskan
sesuatu padamu Kyuhyun-ah…” dengan cepat Kyu memandang Sungmin sembari
menggenggam tangannya didepan Hyerin, istri sah nya
“Apa yang ingin kau bicarakan
Minnie-ya?” ucap Kyu dengan takut-takut
“Kyu… Mianhae, jeongmal mianhae…
sepertinya kau memang harus menyukai wanita…” ucap Sungmin sembari menunduk
“Mwo?! Apa maksudtmu Minnie-ya!
Bagaimana dengan dirimu??”
“Kyu, kita tak mungkin seperti ini
terus.. Aku sadar Kyu, aku mulai merasakan cinta yang sesungguhnya beberapa hari
ini, aku mulai jatuh cinta pada Park Seo Min yeoja yang selama ini memendam
perasaannya padaku.. Bahkan kau sendiri kini sudah menjadi seorang suami, tak
mungkin kau akan hidup seperti ini selama masih ada istrimu disampingmu.. Jebal
Kyuhyun-ah, aku akan tetap menganggapmu sebagai Dongsaeng aku akan selalu
perhatian padamu, namun hanya sebagai Dongsaeng.. Kita tak mungkin bisa
melanjutkan semua ini, aku harus membahagiakan eomma ku dengan menikahi seorang
yeoja.. bukan namja sepertimu.. Mianhae selama ini aku tak pernah sadar bahwa
aku menyakiti hatimu Hyerin-ah.. Jeongmal mianhae..” Ucap sungmin panjang lebar
sembari meneteskan air matanya *(wah Uming oppa udah dewasa eoh? XD hehe)
“Sungmin oppa? Benarkah semua ini?” ucap
Hyerin senang sambil menangis dan beranjak untuk memeluk Sungmin. Kyu hanya
terdiam dan beranjak dari duduknya lalu merenung mencerna semua kejadian malam
ini
***
1 tahun kemudian
Cho Kyu Hyun POV
Sudah semenjak 1 tahun yang lalu setelah
selama ini aku menutup hatiku untuk mencintai yeoja yang sebenarnya sangat
kucintai.. mungkin aku trauma dengan kehadiran dirinya, aku tak ingin terlalu
berlarut-larut dalam mencintainya, namun aku juga tak ingin berpisah dengannya
Aku tak pernah menganggapnya ada selama
ini, aku selalu memandangnya sebelah mata. Hyerin yang selalu menyiapkan
sarapan untukku sebelum aku berangkat kerja, Ia yang selalu menelponku dan
menanyakan keadaanku, ia yang selalu melayaniku disaat aku sedang kalut, kini
rasanya terasa hambar disaat raganya sudah tak bersamaku lagi. Disaat raganya
sudah tak menemaniku, membangunkanku setiap pagi, menyiapkan sarapan untukku,
sejak 8 bulan yang lalu ia memutuskan untuk meninggalkanku
Tadinya aku senang akan dirinya yang
sudah tak bisa kulihat kala aku bangun dari tidurku, namun lama kelamaan
rasanya seperti aku merindukan akan hadirnya lagi
Entah apa yang aku rasakan sekarang,
hatiku sangat sakit mengingat semua sifat kejamku padanya dulu. Ia yang
harusnya kujaga sepenuhnya malah ku sia-siakan, sungguh Demi Tuhan tak
seharusnya aku berbuat seperti itu pada istri yang sebenarnya sangat kucintai
itu
This song is dedicated to the world
biggest fansclub the ELF my girls my angel… *(bunyi dering HP Kyu)
“Yeoboseyo?”
“Kyu, Eomma ingin bertemu denganmu!
Pulanglah ke rumah sekarang! Eomma ingin memarahimu! Kajja palliwa!”
“waeyo eomm--?” belum sempat aku
melanjutkan perkataanku eomma sudah menutup teleponnya
Cepat-cepat aku segera keluar rumah,
menaiki mobil audyku dan segera meluncur ke rumah eomma
-skip-
“Annyeong hashimnika eomma… Pogosipda~
eomma” ucapku sembari memeluk eommaku rindu
“Hyerin eodiya?!” tiba-tiba eomma
melepas pekukanku dan memandangku dengan tatapan mengerikan
“mw..mwoya? ke..kenapa eomma tanyakan
padaku? Aku saja tak mengetahui kemana ia pergi?”
“Eomma kecewa padamu Kyu! Selama ini kau
tak pernah cerita pada eomm—“ aku takut jika eomma mengetahui aku yang dulu
berpacaran dengan Sungmin dan menyia-nyiakan Hyerin, lantas aku langsung
memotong perkataan eommaku dan mendapat jitakan darinya
“apa yang Hyerin katakan tentangku?!”
“Huft! Kau jangan mendahuluiku jika aku
sedang berbicara! Arraseoyo?!” aku pun hanya menunduk dan kembali mendengarkan
eomma berbicara
“Hyerin untuk sementara waktu akan
tinggal di rumah yang dulu Halmeonim nya pernah tinggal, yaitu
Venezuella,Italy. Ia akan membangun sebuah toko roti disana untuk bekerja sama
dengan Hyundai’s Bakery, yang kini ditangani oleh Choi Siwon. Kau tau siapa
Choi Siwon itu?”
Aku terkejut tentang apa yang dikatakan
eomma barusan. Mwo? Venezuella? Sementara waktu? Siwon? Siapa namja itu? Dan
kenapa eomma beritahukan ini kepadaku? Huft
“Choi Siwon? Nuguya eomma? Aku tak tau
siapa dia…” tanyaku penasaran pada eomma
“yang pasti dia lebih tampan darimu…
wkwkwk” eomma bukannya menjelaskan malah terkekeh menertawakanku dan bilang
bahwa si Siwon Siwon itu lebih tampan dariku –“ huft
“Baik! Aku akan menyusul Hyerin ke Italy
eomma!” aku segera menelpon sekretarisku dan memintanya memesan tiket pesawat
untuk mala mini juga
`OoOoOoOoOo`
“Jadi sekarang Hyerin sedang berada di
Italy eoh? Lalu bagaimana dengan nomornya? Apa bisa dihubungi Kyunnie-ya?” Aku
kini sedang berada di apartemen Sungmin hyung untuk sedikit bercerita tentang
kekalutanku yang merindukan Sedikit perhatian dari Hyerin u,u
“lagian kau sih oppa! Wanita itu sangat
sensitive, jika kau menyentuh sedikiiit saja ke sensitifan(?)nya, maka jangan
harap kau akan mendapat yang lebih baik dari yang semula… kau tau kan maksudtku
oppa?” tiba-tiba Park Seo Min datang dari dapur dan membawakan 3 gelas wine
Anggur
“Nde Seomin-ah aku mengerti…” kataku
pasrah, aku benar-benar sedang kalut saat ini. Memikirkan bagaimana keadaan
Istriku di tempat yang sangat jauh dari tempat yang kini kusinggahi dan hanya
bersama seorang pria. Mwo? Apa kataku tadi? Istri? Ckck sejak kapan Kyu, kau
menganggap Hyerin sebagai Istrimu? Ya Tuhan aku mohon aku menyerah dengan semua
ini ya Tuhan… aku..aku ingin Hyerin cepat kembali bersamaku, aku merindukan
semua yang ia miliki ya Tuhan :’( hiks
“Kyu? Uljimayo… kau pulanglah cepat ke
rumah, dan kemasi semua barang-barangmu… cepatlah kau pergi ke Italy dan susul
Hyerin disana… aku akan mencoba mencegahnya untuk kembali ke Korea…”
“Mwo? Hyung? Jadi kau selama ini bisa
menelpon Hyerin?” ucapku terkejut mendengar perkataan Sungmin hyung barusan
“Eh? Aish sinca… eumm, ne Kyunnie-ya,
keunde aku tak boleh memberitahukannya padamu u,u jeongmal…” tanpa berpikir
panjang aku langsung mengirim pesan singkat pada Hyerin dan segera berpamitan
pada Sungmin Hyung. Aku beranjak dari dudukku, mengambil kunci mobilku, dan
segera pulang mengemasi barang-barangku
Song Hye Rin POV
This song is dedicated to the world
biggest fansclub, the ELF my girls.. *(bunyi dering sms nya Hyerin)
“Hey yeoja pabbo! Jangan pergi-pergi
ataupun mempunyai pikiran untuk kembali ke Korea! Karena aku sangat membencimu!
Nan neo saranghae! –ChoKyuHyun-“ – my pabboya sarang
Mwo? Dia mengirim sebuah pesan padaku?
Dan..darimana dia tahu nomor ponselku eoh? Apa aku tak salah lihat? Ini adalah
massage pertama yang Kyuhyun kirim kan kepadaku semenjak aku sah menjadi
istrinya selama ini u,u
Selama ini juga ia tak pernah tau nomor
telepon ku, karena hanya Sungmin oppa yang tau dengan nomorku, eomma pun tak
mengetahui bahwa aku memiliki ponsel XD
Mwo? Sungmin?
“yeoboseyo? Sungmin oppa! Apa yang kau
lakukan hingga Kyu mengirimiku sebuah pesan singkat barusan? Aish kau tau? Aku
baru pertama ini mendapatkan sebuah massage darinya oppa… jinjjayo u,u” aku
berbicara panjang lebar dengan Sungmin oppa hingga sebuah suara memintaku untuk
menghentikan percakapan ini
“Hyerin-ah… kita harus segera menuju
kebun strawberry yang ada disekitar sini… kau bilang kau ingin membuat beberapa
cake Strawberry eoh?” ahh itu suara Siwon oppa.. hmm baiklah, strawberry I’m
coming! :)
“Sungmin oppa, nanti ku telpon lagi…
Siwon oppa mengingatkanku untuk menuju kebun strawberry sekarang.. eum jika
nanti aku sudah sampai di Korea, aku akan buatkan banyak Cake strawberry
untukmu dan juga..Kyuhyun.. Annyeong”
-piiip- sambungan telepon pun ku tutup
Dan aku segera mengikuti Siwon oppa
untuk segera sampai di Kebun Strawberry Venezuella place
@Strawberry Garden
“Oppa! Apa 3 ton strawberry asli
Venezuella ini akan kau bawa ke Korea eoh?” tanyaku pada Siwon oppa saat aku
tengah melemparnya dengan sebutir buah strawberry yang ada disampingku
“Aish! Kau ini! Rasakan ini!” siwon oppa
pun juga melempariku dengan sebutir strawberry dan happ, tepat masuk di mulutku
hmm~ rasanya sungguh lezat, ada banyak rasa asam di buah ini, namun aku sangat
suka buahnya
Lagi-lagi aku teringat tentang Kyuhyun
saat itu
Flashback ON
“Kyuhyun-ah… kau tak suka buah ini?”
tanyaku pelan-pelan sembari duduk disebelahnya yang sedang memainkan PSPnya itu
“Jangan dekat-dekat dengan PSP ku! Nanti
kau jatuhkan lagi!” sakit ketika mendengar Kyuhyun berbicara seperti itu
didepanku
“Kyu.. aku taruh disini ne strawberry
nya? Eomma mu bilang, kau dan kakakmu sangat suka buah ini.. jadi aku pergi ke
lereng gunung bersama temanku untuk membelikan beberapa strawberry untukmu…
baiklah aku pergi dulu” belum sempat aku melangkahkan kakiku untuk keluar pintu,
tiba-tiba satu bungkus yang berisi 20 strawberry itu terbang mengenaiku dan
jatuh hancur berkeping-keping(?)
Brakk…
“Ambil saja!! Aku tak butuh belas
kasihanmu itu!!” Kyuhyun dengan cepat keluar dari kamarnya dan menutup pintu
kamarnya dengan keras membuatku mengeluarkan banyak air mata
“hiks… kau tega sekali Kyu?” aku
perlahan memunguti buah yang berserakan di lantai dan membawa nya kedapur, ku
bersihkan buahnya. Aku mencoba membuat cake strawberry dan.. setelah 2 jam aku
susah payah membuatnya, hasilnya pun Taraaaa… aku bisa membuatnya. Aku membawa
kue itu ke meja makan dimana taka da seorang pun disana
Aku bergegas meninggalkan rumah Eomma
Cho, namun aku penasaran bagaimana rasa dari Cake Strawberry ku itu, aku pun
menunggui hingga ada yang memakan Cake ku itu dan mengatkan rasanya enak
Hal yang membuatku terkejut ketika,
sosok yang sangat ku kenal mengambil beberapa iris Cake itu dan memasukkannya
kedalam mulutnya
“Heummm… Neomu mashitta!” tanpa sadar
aku mendengarnya melantunkan sebuah lagu
“Yeogi ggajin geot gatasseo naui gieoki…
Dasin mot bol eolguldeuman seuchyeoga… Amugeotdo hal su eobseotdeon ggeute
seoseo… Duson moa gidoman haesseo… Ajik motdahan nae maeumeul jeonhal su ittge?
Oooh~ Dasi irreona nal gidaryeojun geudael bogosipeo~ Dasi doraga hago sipeun
mal saranghamnida… Meomcheobeorin geotman gatasseo sesangi da, Haengbokhaetdeon
sigandeul—“ *(kalo gak ada yg tau lagu ini, kasian deh Xp *author gila –“)
belum selesai ia bernyanyi aku sudah memotongnya dan ikut bernyanyi dengannya
“Sigandeulman seujyohga… Naegen eobseul
geotman gattaetdeon ggeute seoseo… Geureohke—“ aku lantas terkejut dengan Kyu
yang tiba-tiba menghampiriku dan melemparkan sepotong Cake ke arahku u,u
“Kalau kau mau, lanjutkanlah sendiri
syairnya! Ini Cake mu! Aku menyesal telah memakannya…” hupp sangat sakit
melihatnya seperti itu… namun aku senang, ternyata orang pertama yang mencoba
Cake Strawberry ku adalah Kyuhyun, dan tanpa sadar ia bilang jika Cake ku ini
sangat enak O:)
Dengan buliran(?) air mata yang masih
tersisa di pipiku, aku segera pulang untuk membersihkan tubuhku yang terkena
lemparan olehnya tadi
-Flashback Off-
Naegesuh uhnjebutuhji chingulgga…
When did you start becoming
waery of me
Nan naege moouhseul himdeulge
han guhlgga…
What burdens did I give you…
Duh isang amuruhn maldo duhaji anhneun nuhege Ijeneun
mureulsoodo uhbneun naega dwae buhringuhl…
To you, no longer say anything, I’ve become unable to
ask now
Without the usual grumbling, still smile that possible
smile
Losing the sadness that passed by your eyes, I’m sorry
it was absentminded stupidity on my part
Heunhan tujuhngodo han buhn uhbshi geuhjuh nuhn
chakanmisoro woosuhjuneun…
Mushimhaedduhn miryuhnhamingul mianhae nae saranghada…
- Cho Kyu Hyun
“Uuugh sepertinya aku terlalu banyak
makan strawberry oppa… perutku sangat sakit…” siwon oppa dengan cepat berlari
kearahku dengan wajah yang sangat khawatir akan keadaanku
“Kau sudah sarapan pagi ini Hyerin-ah?”
Tanya Siwon oppa padaku
“Belum oppa…” jawabku mulai melemas
“Kau ini! Seharusnya kau bilang pada
oppa! Kau tahu? Tubuhmu ini pucat sekali… Hyerin-ah? Kau bisa medengar oppa?
Hyerin-ah?”
“Aniyo oppa… aku tak apa…” aku pun
segera berdiri karena tak mau merepotkan siwon oppa lagi
Tiba-tiba
“Neo gwaenchanayo Hyerin-ah?” aku pun
merasa bahwa tubuhku lemas seketika, aku tak sadar apa yang dikatakan Siwon
oppa barusan
Brukk…
Tubuhku terjatuh, aku merasakan semuanya
yang telah menjadi gelap. Perlahan hanya wajah Kyu yang terbayang didalam
ingatanku… setelah itu aku tak mengetahui apa-apa lagi
Cho Kyu Hyun POV
Huaaaah~ Venezuella! Neomu daebak
juseyo? Pagi ini aku telah sampai di Venezuella, Italy. Aku segera menuju
tempat yang diberitahukan Sungmin Hyung tadi. Saking tak sabarnya aku ingin
bertemu Hyerin, bahkan aku lupa membawa barangku yang masih tertinggal dari
taksi tadi
“Sir, you forget your bag!” Tuan itu
menunjukan isi tas plastic yang berisi gaun dan pakaian dalam wanita yang
sengaja aku bawa sebagai permintaan maafku pada Hyerin
“Mwo? Eh, salah. Nde? Eh, kenapa nde?
Asih, yes? Oh thank you sir…” sepertinya sepulang dari Venezuella aku harus
belajar bahasa inggris lebih banyak eoh? –“ jika bahasa France, aku sudah pasti
bisa bzZzZz . . . .
“Ckck, are you crazy? Ckck, very unique
boy…” Tuan itu memandangiku dari bawah ke atas dan kembali berulang
memandangiku lagi dari atas ke bawah. Apa ada yang salah dengan diriku eoh?
Huft
“mi..mianhae! ini bukan punyaku! Aish…
eh? Salah. Ahh dia pasti tak mengerti, bhs inggrisnya? Apa ya? Huft. That’s not
mine! You know?! Its nae yeoja have!” aish sungguh aku malu jika tak bisa
berbahasa Inggris di Negara orang lain u,u
“what? Your name is Yeoja? Wow… its nice
name…” Tuan itu mengedipkan sebelah matanya, cepat-cepat aku menutup pintunya
sebelum dia berbuat yang macam-macam lagi padaku
Aish aku ini sudah Normal pabbo!!
Lihatlah, aku sudah mencintai seseorang yang seharusnya kucintai! Aish jinjja~
*(emangnya tadinya lu gak normal ya bang? XD waks)
-skip-
Inikah Romaniac’s Hotel? Aku pun segera
masuk ke hotel yang dikasih tau oleh Sungmin hyung kemarin, menuju kamar no.132
dan membuka pintunya perlahan tanpa basa-basi
“Mwoya?!!” aku terkejut dan membatin
ucapanku barusan
Aku melihat seorang pria sedang berada
di kamar yang sama dengan Song Hyerin, yeoja yang telah sah secara hukum
menjadi istriku. Sakit nya bukan main hati ini kala melihat pria itu mengusap
kening istriku dengan sayang, menyuapkan sebutir obat mungkin? Dan menegukkan
segelas air untuk istriku… harus nya aku yang menggantikan posisinya. Harusnya
aku yang berada disana, dan menyuapkan istriku makan siang. Harusnya aku yang
mengusap kening nya dan duduk di samping nya. Harusnya… harusnya itu aku yang
melakukannya. Aku pun frustasi, menutup pintunya kembali dan mencoba menunggu
pria itu hingga keluar, akan kuberi dia pelajaran yang tepat agar tak mengganggu
istri orang sembarangan! Huft
1jam…
2jam…
3jam…
Kurasa pria itu tak keluar-keluar, aku
sangat geram dengan kelakuannya. Perlahan aku membuka pintunya lagi, aku lelah
menunggu pria itu keluar dari kamar istriku
Hupp~ bagaikan ditusuk oleh ribuan jarum
yang sudah tumpul, sakit sangat sakit ketika melihat pria yang dimaksudt eomma
itu terbangun dari tidurnya, menanyai apakah yeoja ku baik-baik saja, dan satu
hal yang membuat hatiku panas…
Pria itu perlahan mendekatkan wajahnya
ke wajah yeoja ku, yeojaku terpaku atas perilaku pria itu, tiba-tiba chuuu~
pria itu mencium pipi yeojaku sekilas. Jujur aku memang pernah mencium bibir
Hyerin kala masih senior High School dulu, namun sikap yang Hyerin berikan
kepadaku itu tak sebanding dengan sikap yang Hyerin berikan kepada Siwon u,u
Ia lebih tenang bila siwon yang mencium
pipinya dibandingkan aku yang mencium bibirnya sekilas
Aku sudah tak sanggup lagi, tas yang
daritadi ku bawa pun jatuh berserakan didepan pintu. Membuat mereka berdua
menoleh kearahku
“Ky..Kyuhyun-ah??!” Hyerin terkejut
melihatku yang sedari tadi didepan pintu menyaksikan setiap gerak-gerik mereka
berdua u,u
Aku lantas meninggalkan mereka berdua
dan berlari sambil menahan air mataku yang hampir tumpah, aku berlari ke
belakang taman yang ada di hotel itu *(bang kyupel cengeng XD waks)
“Cinta butuh waktu untuk bisa kita
rasakan~~Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku… ”
Author POV
Dalam keadaan Hyerin yang masih lemas,
ia berlari mengejar Kyuhyun. Entah apa yang ia rasakan ketika melihat Kyuhyun
menungguinya sedari tadi. Terharu? Tersentuh? Tak percaya? Kini kyuhyun
benar-benar mencintainya seperti ia yang selalu menunggu Kyuhyun untuk kembali
*(uuugh so sweet :’( Seluruh nafas ini tenan kui!)
“Hyerin-ah! Kau masih sakit!” cegah
Siwon, yang hanya ditepis oleh Hyerin
“Kyu…Kyuhyun-aaaah!!! Jebaal jangan
tinggalkan aku lagi seperti dulu!! Hiks” Hyerin berlari tak memperdulikan
sakitnya, ia berlari sekuat tenaga mengejar Kyuhyun
@Taman Belakang Romaniac’s Hotel
“Apa maksudtmu? Apa kau ingin membuat ku
mati perlahan?!! Dulu kau membuangku disaat aku sangat sangat mencintaimu!
Hingga aku mengorbankan batinku dan menjadi Namja yang tidak normal! Kini??
Disaat aku mulai mencintaimu kembali, namun apa pedulimu?! Kau kembali
membuangku begitu? Jika memang namja itu yang kau cintai dan bisa membuatmu
terbebas dari perasaan Terbelenggu selama bertahun-tahun, baiklah! Besok kita
sama-sama kembali ke Korea untuk mengurus surat perceraian ku denganmu!!”
Syuut… dengan cepat Hyerin memeluk Kyuhyun dari belakang dan meminta maaf,
menyesal atas perlakuan Siwon padanya tadi
“Mian..Mianhae Kyu… aku salah, aku dulu
tak menyadari perasaanku yang sesungguhnya padamu! Jebalyo Kyu, kembalilah
kepadaku! Kembalilah mencintaiku! Kembalillah untuk selalu ada di sisiku meski
aku tak pernah menghiraukanmu! Kyu! Kau ingat ketika kau akan pergi ke Paris
kala itu? Aku mengejarmu, meneriaki namamu, namun apa kau mendengarku? Kau tak
menghiraukanku bahkan kau tak mau melihatku … hiks, hatiku sangat sakit Kyu…
aku tak pernah bisa mencintai namja lain! Saat menikah denganmu aku selalu
berfikir, aku akan menjadi seorang gadis selamanya, itu tak masalah buatku!
Meski aku akan melayani mu sebagai pembantu setiap hari, meski kau selalu
bersikap dingin padaku, aku akan menunggumu untuk kau kembali kepadaku. Walau
terkadang aku takut, jika kau menyukaiku lagi disaat aku sudah tak ada
disampingmu.. jika aku sudah---“ tiba – tiba Kyuhyun membalikkan badannya dan
menghadap Hyerin
“sstt… kau tak boleh berbicara seperti
itu! Kau tahu? Aku tak bisa hidup bila tanpa dirimu… jebal, janganlah lagi
pergi dari ku… kau adalah tulang rusukku yang selama ini hilang, Hyerin-ah… Nan
jeongmal Saranghaeyo!” chuuu~ Kyuhyun perlahan mendekatkan wajahnya dan mencium
bibir Hyerin dengan lembut. Melumatnya dengan perlahan, menikmati setiap detik
dan menit yang Tuhan ciptakan untuk mereka berdua. Perlahan tapi pasti, ciuman
Kyu berubah menjadi lumatan yang amat kasar dan menuntut *(Yadong euh! XD) Hyerin
melingkarkan tangannya di leher Kyu. Kyuhyun pun semakin mengeratkan jarak
diantara mereka.
10menit…
15menit…
Sreek… Sepertinya Siwon melihat
percakapan mereka sedari tadi, itu membuat mereka berdua terkejut dan
menghentikan aktivitasnya
“Siwon oppa…?” ucap Hyerin sangat ragu
“Aku kira kau masih sendiri Hyerin-ah,
ta…tapi ternyata aku salah. Pantas saja saat aku mengantarkanmu pulang saat itu
kau melarangku untuk masuk kerumahmu. Ternyata kau sudah bersuami… mianhae
selama ini mengganggu hubungan kalian…” Ucap siwon seraya menunduk dan
membungkukkan badan. Ia pun pergi meninggalkan Kyuhyun dan Hyerin yang
terbengong-bengong(?) atas sikap Siwon secara tiba-tiba
“Oppa!” Panggil Hyerin yang sukses
membuat Siwon berbalik
“Nde Hyerin-ah?”
“Oppa!!” Hyerin berlari kearah Siwon dan
happ! Ia memeluk Siwon dengan erat yang hanya dibalas ragu oleh siwon
“Gomawo-yo, karna kau selalu ada untukku
oppa! Gomawo karna kau telah memberiku kepercayaan untuk perusahaanmu, gomawo
karena kau yang menjagaku di Negara asing ini dan gomawo karena kau yang
merawatku saat aku sakit tadi! Aku sayang padamu Oppa… kau bagaikan Eomma dan
Appaku, aku akan tetap menganggapmu Oppa meski kau sudah tak peduli lagi padaku
setelah ini…” setelah cukup lama berpelukan, Hyerin kembali berdiri di samping
Kyuhyun. Menyaksikan Siwon yang tersenyum miris pada Hyerin dan Kyu kemudian
pergi meninggalkan mereka berdua
“Jadi? Kita memulai semua dari awal
Kyuhyun-ah?” ucap Hyerin dengan girang. Sembari menggenggam tangan Kyuhyun dan
mengayunkannya kebelakang-kedepan.
“Aniyo!” ucap Kyuhyun ketus…
“Mwoya?! Bagaimana bisa begitu huh?”
ucap Hyerin terkejut dan hampir mengeluarkan air matanya
“ckck! Dasar yeoja cengeng!” Hyerin
kesal dan memalingkan wajahnya dari tatapan Kyuhyun
“yaaak yeoja pabbo! Tatap aku!” Kyuhyun
memaksa Hyerin untuk menatapnya
“Aku tak akan memulai semua dari awal,
sebelum kau memanggilku dengan sebutan Oppa… hehehe” kata-kata Kyuhyun itu
sukses membuat pipi hyerin mengeluarkan semburat merah seperti tomat
“Dasar Eviiiil!”
***
“Jadi bagaimana dengan bulan madumu di
Venezuella, Hyerin-ah?”
“Eumm, Hyerin tak mau makan eomma… ia
selalu mual jika aku menyuapinya dengan Cake Strawberry…”
“mwo jinjjayo? Kau mengandung cucuku
Hyerin-ah?” sontak Hyerin merebut laptop Kyuhyun dan dihadapkannya pada
wajahnya
“Aniyo eomma! Jelas saja aku mual! Itu
Cake buatan Kyuhyun eomma… Eomma tau? Bukannya Gula yang dimasukkan, tapi Garam
yang Kyu masukkan! Jelas saja aku memuntahkan Cake yang sangat tidak pantas
dimakan itu huh?”
“kkkkk~” Eomma Kyu pun hanya terkekeh
mendengar kekesalan Hyerin
Hyerin dengan cepat memukul kepala
Kyuhyun dengan bantal yang ada di kasur dimana mereka berada sekarang
“Hyerin pabbo! Kepalaku itu sangat
berharga!! Jangan pukul lagi!” Kyuhyun dengan gemas menarik Hyerin kedalam
pelukannya dan memamerkan kemesraan mereka di depan eommanya
“Eomma sudah dulu ne? aku akan memberimu
Little Cho! Bye~” Kyuhyun dengan segera menutup laptopnya dan melanjutkan
dekapannya pada Hyerin, membuat Hyerin teriak kesal
“Cho Kyuhyuuuun! Kau ini bauuuu bodoh!!”
“Aish kalau begitu mandikan aku
chagiya~~ jebalyo?” tantang Kyu sambil mengedipkan sebelah matanya
“Aaaaaaaaaaaaaaa!!” Hyerin pun menutupi
wajahnya dengan sebuah bantal
Bugg…
=================END======================
Fuaaaah *ngelap keringet XD
Akhirnyaaaa selesai juga XD hahahaha :D
Benerkan Endingnya Happy tapi GaJe
benerrr~ :P
Aku gak pinter bikin FF dengan Happy End
:(( aku lebih nyaman dengan FF yang endingnya gantung,bikin chingudeul
penasaran,sad ending,misterius,bikin chingudeul sebel,etc- XD
Tapi sebelum dan setelahnya, Gomawo atas
kesanggupan kalian untuk meluangkan waktu membaca FF abal-abal milik istrinya
Dongek ini XD *waksss
Sekali lagi Gomapseumnida *bow
Dimohon kritik,saran dan comment yang
bermanfaat untuk kedepannya
Semua kritikan diterima kok :* Terimakasih,
Xie-Xie, Arigato, ThanKYU, Thank You, Ghamsahamnida, Matursuwun, Gracias, Syakarallah,
Danke, ขอบคุณ
(khobkhun), Dank Jee :D
ของ(IKA)
Lee
Eun Sup a.k.a Cho Han Rin
ELFishywak KetekJewels Spark
Tidak ada komentar:
Posting Komentar