10.23.2013

Loveless Boy | Oneshoot


Loveless Boy
Cast       : -Cho Kyu Hyun
                  -Song Hye Rin
                  -Lee Sung Min
Genre   : Sad story, Fallin in love, yadong!! *warning
Age        : diatas 14th (minimal kls 1 SMA xD hehe)
Song      : Yesung _ Love Really Hurt
                Super Junior _ Hate U Love U
                  Davichi _ Because its you

Annyeong haseyo ini FF pesenan chingu saya~ dia pengen saya buat FF dengan sedikit(?) Yaoi didalamnya XD
Tapi insyaallah ending nya mengharukan kok XD
Jangan pada nge-bash ne? butuh berhari-hari(?) menyelesaikan FF ini XD susah banget sumpah~ aku sama sekali nggak ada gambaran buat bikin my kyupil jadi Yaoi XD
Lucu banget ya to? Aku malah mikirnya kalo ini Eunhae kkkk cocok kalik ya? XD *gue fishy bos, jangan! -__-“
Okedeh dimohon Read habis itu Like abis itu Comment kritik dan saran nya yaaa~ *maksa XD
Mohon dimaafkan jika FF nya memang kebiasaan Jelek+GaJe XD haha maklum yang buat juga GaJe kok orangnya XD *plakk
oKyu sekian cuap-cuapnya, Chekidot—“

`Happy Reading`

Tak pernah terpikir olehku, apa yang aku rasakan pada dirimu kini?
Apa kah ini yang dinamakan Rasa Cinta sesungguhnya?
Aku terlalu rapuh bila mengingat-ngingat cerita cinta yang menyakitkan sepanjang hidupku, namun aku tak bisa untuk tak mengingatnya.. Kau tau? Aku sangat trauma dengan cinta, aku tak mau lagi berurusan dengan cinta. Itu akan semakin membuatku terbunuh :’( - Cho Kyuhyun

Kau tau? Aku mencintaimu bukan karena kelebihanmu.. bahkan kekuranganmu itu yang banyak memenuhi kehidupanku, sehingga aku bisa menerimamu melalui hatiku sepenuhnya..
Aku tak pernah menyangka jika harus merasakan cinta yang sesakit ini..
Yang aku takutkan hanyalah, melihatmu mencintaiku disaat aku sudah tak mencintaimu lagi..
Mungkin itu akan menjadi penyesalan terbesar dalam hidupku, kenapa aku tak menunggumu saja?
Tuhan, apa yang akan Kau rencanakan pada kisah cintaku kali ini?
Sesakit inikah Tuhan? :’) – Song Hye Rin

Seoul, 2012 February 27
Hyundai’s Bakery

Author POV

Udara yang begitu dingin mulai terasa di pagi hari ini… secangkir cokelat panas pun menjadi santapan utama para pelanggan yang sedang berjalan menuju sebuah Toko Roti terkenal di kota Seoul, Korea Selatan ini… Hyundai’s Bakery *(sejak kapan bapakne siwon punya toko roti jal?? XD waks)
Kicauan burung pagi ini semakin membuat suasana bertambah beribu kali lipat lebih indah dari pagi-pagi biasa.. ditambah lagi antrian yang mulai membeludak sangat berbeda dari hari biasanya..
Seorang yeoja tengah sibuk melayani seluruh pelanggan yang sangat ganas demi menunggu pesanannya tiba.. Yeoja itu berlari kesana-kemari demi mengantar sebuah pesanan untuk diberikan kepada pelanggan yang dianggapnya sebagai Raja itu
Hingga siang hari tiba, ia harus cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya itu demi mengikuti kelas sore untuk matapelajaran kuliahnya

Song Hye Rin, adalah seorang gadis yang hanya hidup sebatang kara(?) *(kayak Hacthi yg lebah madu ituhh XD waks)
Sudah 3tahun yang lalu semenjak lulus dari Backelle College High School, Eommanya tiada karena suatu penyakit serius yang dideritanya.Ayahnya sudah lama meninggalkannya akibat kecelakaan pesawat saat ingin kembali ke Korea setelah berada di USA selama hampir 1tahun. Kini pun ia harus hidup seorang diri, ia tak punya kakak ataupun adik, yang ia punya hanyalah sahabat Eommanya yang sangat perhatian pada dirinya. Bahkan sahabat eommanya yang sering ia sebut sebagai ‘ahjumma’ itu selalu ingin menjodohkan Hye Rin dengan seorang anak lelakinya yang sebentar lagi akan menginjakkan kaki di Korea
Hye Rin yang masih cukup muda dengan umurnya yang baru saja menginjak 20tahun itu, terlihat semakin cantik dan tumbuh menjadi yeoja yang lebih dewasa… namun siapa sangka, Yeoja cantik dan manis ini hingga sekarang sama sekali tak mempunyai namjachingu. Ia terlalu sibuk dengan cita-citanya yang ingin menjadi seorang Chef dan mendirikan sebuah toko roti terkenal yang akan ia tangani dan ia jalankan di Venezuella, Italy.

“Hye Rin-ssi, tidakkah kau harus menyelesaikan pekerjaanmu dulu?” ucap Siwon Sajangnim selaku pimpinannya di Hyundai’s Bakery tempat dimana ia harus bekerja mencari uang untuk biaya kuliahnya
“Geude sajangnim… Tapi saya ada kelas sore ini, tidak bisakah kau mengijinkan saya untuk pergi? Jebalyo?” Ia memohon dengan sangat hati-hati pada pimpinannya yang mempunyai aksen wajah sangat tampan ini
“Eumm… Arraseo kau boleh menghentikan pekerjaanmu hari ini.. keunde, dilain waktu kau harus cepat menyelesaikan pekerjaanmu agar kau tak banyak membuang waktu dan dapat segera pergi ke kampusmu.. Arraseoyo?” ucap Siwon dengan bijak
“Nde~ arraseo sajangnim.. Gomapseumnida..” setelah itu Hye RIn pun segera menuju loker dan mengambil pakaiannya untuk mengganti seragam yang sedang di pakainya saat ini
Setelah semua rapih, ia segera membereskan buku-buku dan memasukkannya kedalam tas sembari keluar Toko untuk mecari sebuah bus.
Siang ini terasa dingin karena musim gugur akan segera berakhir, ia bahkan lupa membawa jaket tebalnya. Terpaksa ia harus menahan rasa ngilu pada tulang punggungnya demi sampai ke kampus siang ini juga..

Ia berjalan agak cepat menuju halte karena tak tahan dengan dingin yang begitu menusuk punggungnya itu. Ia merutukki dirinya sendiri yang ceroboh dengan meninggalkan jaket tebalnya di rumah
Tiin…
“Hye Rin-ah! Kau mau ke kampus eoh?” tiba-tiba seorang namja dengan motor spot birunya mendekati Hye Rin yang sedang berjalan
“Nde? Lee Sungmin? Ahh~ ye.. aku sedang menunggu bus lewat..kau sendiri?” Hye Rin menyapanya dengan ramah, ia kagum pada namja manis ini.. Namja ini mempunyai hati yang lembut dan bisa diajak berbagi cerita. Tak seperti namja kebanyakan yang cuek dan angkuh
“kenapa tak bersamaku saja? Kajja naiklah~” Hye Rin pun mengikuti perkataan Sungmin dan segera naik motor spot sungmin

@Myongji University

“aku dengar ada anak baru yang akan pindah ke kampus ini? Ia baru saja pindah dari France University… kira-kira ia aka nada di jurusan apa ya?” Tanya Hye Rin dengan menerawang seakan-akan mencoba menerawang mahasiswa baru yang akan satu kampus dengannya
“itu Cho Kyuhyun.. Ia akan satu jurusan denganku.. wae? Kau mengetahuinya?” jawab sungmin dengan cepat seakan sudah lama mengenal namja itu
“mwo? Sepertinya aku pernah mendengar nama itu.. hmm sepertinya juga aku kenal dengan nama itu.. eh? Bagaimana kau bisa tahu? Kau bahkan belum bertemu dengannya?” Tanya Hye Rin penasaran
“ne… dia teman semasa SMA dulu.. namun aku tak satu sekolah dengannya, hanya sering bertemu saat ia menukarkan dvd game nya..”
“Omo.. berarti dia suka bermain music sama sepertimu!”
“kurasa begitu… hehe” setelah cukup lama berbincang, mereka segera masuk ke kelas masing-masing dan berpamitan
“Besok lagi jika kau sedang menunggu bus sendirian, telponlah aku!” Hyerin yang agak bertanya-tanya dengan perhatian Sungmin pada dirinya pun hanya mengangguk membalas ajakan Sungmin padanya.
Hyerin pun mulai berjalan menjauh berlawanan dengan Sungmin

Saat ia berjalan melewati beberapa kerumunan yeoja, ia mendengar sesuatu yang sangat tidak enak untuk didengar
“Heum!! Menurutku, itu sungguh berlebihan! Aku bahkan tak menyukai namja dengan tipe seperti Sungmin oppa! Aish kau tau? Dia itu penyuka sesama jenis!” kata yeoja dengan rambut pendek sebahu yang berbicara pada teman dihadapannya itu
“Aku tak percaya! Sungmin oppa tak seperti itu… aku bahkan tadi melihat ia berangkat bersama Song Hye Rin, yeoja yang terkenal pintar memasak makanan enak itu~! Aish membuatku cemburu saja!” ucap yeoja yang memelintir rambut panjang bergelombangnya dengan jari
“Keunde Seomin-ah!! Aku melihatnya sendiri ia berpelukan dengan namja di dekat sungai han kemarin. Tapi ia tak terlihat normal, kau tahu itu?!” ucap yeoja yang berdiri disebelahnya
“Nde! Aku setuju padamu Young-ah! Aku pernah memergokinya telpon-telponan dengan namja dan memanggilnya dengan sebutan CHAGIYA! Aish sudahlah, namja masih banyak selain dia!”
“Maldo Andwae! Sungmin bukanlah namja seperti itu! Kalian tak tau siapa dia! Jadi janganlah menggunjing(?) nya sembarangan! Arraseoyo?!” Hye Rin tiba-tiba datang dengan menahan sedikit amarah yang ingin ia lontarkan pada 4yeoja didepannya saat ini
“mi..mianhae..” ke-empat yeoja itu pun dengan segera pergi meninggalkan Hye Rin yang masih penasaran tentang kebenaran perkataan yeoja-yeoja itu

-skip-

Selesai menyelesaikan mata kuliah hari ini, Hye Rin berniat untuk berkunjung ke rumah ahjumma yang telah merawat dan membesarkannya setelah Eomma nya meninggal
Tak lupa ia membawakan 3 bungkus Jjangmyeon, makanan kesukaan ahjummanya itu. Entah apa yang sedang dipikirkannya, karena biasannya ia hanya membeli 1 atau 2 bungkus Jjangmyeon, namun hari ini ia bahkan membeli 3 bungkus Jjangmyeon sekaligus

Tok..tok..tok
“Sillyehamnida ahjumma?” ucap Hye Rin dengan lantang
Ceklek..
Deg.. betapa terkejutnya Hye Rin saat mengetahui siapa yang membukakan pintunya saat ini
“N..Neo?” ucap Hye Rin dengan sedikit terbata, ada sedikit rasa sakit yang menjalar didalam hatinya ketika melihat kembali orang yang selama ini sangat dirindukannya
“Kau mencari siapa?” ucap namja yang kini berada didepannya itu
“……..” Hye Rin masih terdiam memandang lekat mata namja itu
“Aghassi?!” Namja itu menyibak-nyibakkan tangannya didepan wajah Hye Rin, sontak membuat Hye Rin setengah terkejut
“mi..mianhae.. Apa kau tak mengingatku?” ucap Hye Rin sedikit ragu
“Nuguya?” balas namja didepannya denga santai
“Cho Kyu Hyun! Kau kah itu? Kau sama sekali tak ingat padaku??” Hye Rin sedikit menahan air matanya agar tak mengalir
“Neo nuguya??! Mianhae jika kau tidak ada kepentingan lain pergilah!” ucapan Kyuhyun yang sukses meloloskan air mata yeoja cantik itu
“Song Hye Rin… kau mengenal nama itu?” ucapan Hye Rin mulai bergetar
“Aishhh~ apa kepentinganmu datang kemari, aghassi?” ekspresi Kyuhyun yang masih datar memandangi Hye Rin, membuat Hye Rin semakin terisak
“be..berikan makanan ini pada ahjumma Cho, katakan padanya aku langsung pulang..ka..karena tugasku menumpuk..gomawoyo..” dengan cepat hyerin mengatakannya dan buru-buru ia pergi menjauh dari hadapan Kyuhyun, tak mau Kyu melihatnya menangis didepannya

-Flashback ON-

“Heum… aku juga suka Jjangmyeon, eommaku yang mengajariku untuk menyukai makanan itu..” ucap Kyuhyun dengan raut wajah yang begitu ceria
“kyuhyun-ah, aku bosan aku ingin pergi dari kantin ini!” Hye Rin pun beranjak dan meninggalkan Kyuhyun
“Hyerin-ah! Chankamanyo?!” Kyu pun mengejar Hyerin dan menarik pergelangan tangannya
“Saengil chukha hamnida.. Saranghaneun nae Hyerin-ah, Saengil chukha hamnida..”
Chuuu~ dengan cepat Kyu mencium bibir Hyerin singkat yang sukses membuat Hyerin menampar pipi Kyuhyun
Plakk..
“apa yang kau lakukan Kyu?! Aku sama sekali tak tertarik padamu! Hentikan lelucon mu itu!” Hyerin saat itu malu karena Kyu adalah namja penggila game namun penampilannya sama sekali tak menarik membuat Hyerin di gunjingkan satu sekolah karena mendapat ciuman tiba-tiba dari Kyu


“Apa yang kau lakukan disini?! Pergilaaaah! Kau tak lihat teman-temanku terganggu dengan suara berisik dari PSP mu itu?!!”
“aku hanya ingin memastikan keadaanmu baik-baik saja, Hyerin-ah?” ucap Kyu dengan santai dan kembali duduk di sebelah Hyerin
“Hahaha sepertinya kau punya bodyguard baru disini~ siap menjagamu kapanpun.. hahahaha” teman-teman Hyerin pun tertawa lepas
“Shireo! Pergilah sana kyu! Kau menggangguku! Aku malu bila kau selalu mengikutiku! Aishhh!” Hyerin dengan cepat mendorong tubuh Kyu hingga Kyu kehilangan keseimbangan dan..terjatuh
Prang.. PSP Kyu pun terlepas dari batere nya membuat Kyu sangat marah
“Yeoja tak tau diri!! Kau ! beraninya kau merusakkannya!! Kau Yeoja pabbo yang pernah kutemui!! Aku tak akan pernah bertemu denganmu lagi!! Mengikutimu kemana pun kau pergi!! Bahkan aku tak akan lagi menyatakan cinta ku padamu!! Cukup sudah aku akan berhenti menyukaimu!!” Kyu pun dengan segera pergi meninggalkan Hyerin yang terkejut akan sikap Kyu yang berubah padanya


“team basket kita menang kau tau Hyerin-ah? Semua itu berkat sang kapten, Cho Kyuhyun.. aaah aku sangat menyukainya!” ucap salah satu teman Hyerin, sontak membuat Hyerin membelalakkan matanya
“kau tak boleh menyukainya! Ia hanya menyukaiku!” ucap Hyerin tanpa sadar dengan menahan air matanya
“mwo? Menyukaimu? Itu tidak lagi Hyerin-ah… kau sendiri yang dulu menolaknya! Sekarang kau menyesal kan? Ahahaha Ia bahkan sangat tampan sekarang.. banyak sekali yeoja yang ingin menjadi kekasihnya.. tapi kau? Malah menyesal saat ia berubah sekarang.. dasar!” temannya pun pergi meninggalkan Hyerin sendiri
Hyerin yang saat ini satu kelas dengan Kyuhyun hanya bisa pasrah, ia baru sadar jika sebenarnya ia menyimpan lebih perasaan cinta kepada Kyu. Namun ia yang tak pernah bisa merasakan yang sebenarnya, membuat nya selalu dikelilingi perasaan menyesal
Brukk..
Hyerin menjatuhkan bukunya tanpa sengaja saat berpapasan dengan Kyu
“Kyu..mianhae..” Hyerin menunduk menyembunyikan air matanya dari Kyu
“Lain kali berhati-hatilah jika sedang membawa buku..” ucap Kyu datar sembari membereskan buku-buku Hyerin yang jatuh dan segera pergi meninggalkan Hyerin
“Kyu.. Kau salah.. Kau pergi disaat aku mulai menemukan perasaan ku sesungguhnya padamu.. Jebal Kyu, kembalilah menyukaiku.. Aku tak akan pernah menyia-nyiakanmu lagi.. aku mohon..” Hyerin menangis dan memohon saat Kyu sudah mulai beranjak menjauhinya. Kyu hanya bisa mendengar sedikit perkataan Hyerin dan tak meresponnya


“sudahlah.. Uljimayo? Jangan menangis seperti itu..” Kyu menenangkan Hyerin dan duduk disebelah nya menghadap makam Eomma Hyerin yang masih banyak dengan tumpukkan bunga disitu
“Keunde Kyu.. aku tak bisa……” Hyerin semakin mengeraskan tangisannya dan menyandarkan kepalanya pada bahu Kyuhyun
“Kyu.. Temanmu sudah menunggumu daritadi disana.. kau tak menemuinya?” eomma Kyu mengingatkan anaknya
“Ahh… Minnie-ya! Kajja kemarilah.. aku hanya berduka atas kematian eomma temanku, Hyerin..” teman Kyu pun ikut duduk berdampingan dengan Kyu dan mengucapkan belasungkawa pada Hyerin, namun Hyerin yang terlalu sibuk menangis sampai tak mengetahui kehadiran teman Kyu sedari tadi
“baiklah Hyerin-ah… aku pergi dulu ne? kau jangan sedih lagi~” ucap Kyu sembari menepuk bahu Hyerin dan pergi meninggalkannya
“Kyu.. Gomawo-yo..” Kyu pun hanya mengangguk dan berdehem lalu beranjak meninggalkan Hyerin
“Eomma… aku pergi dulu dengan Minnie.. annyeong”
“annyeong ahjumma” ucap teman Kyuhyun dengan ramah


“Mwo? Kapan kau akan berangkat ke Paris Kyuhyun-ah??” ucap Hyerin terkejut mendengar ucapan teman yang disukai dan dicintainya itu
“Besok pagi aku sudah harus berada di bandara.. mianhae terlambat memberitahumu..”
Tuut—tuut—tuut
“Jaga dirimu baik-baik disana!” Ucap eomma Kyu saat berada di bandara sebelum melepas putranya untuk melanjutkan study di Perancis
“aku akan sering-sering menelponmu, Kyu…” ucap Sungmin, teman Kyu sembari menggenggam tangan kanan Kyuhyun
Setelah selesai berpamitan, Sungmin segera pergi karena tak kuat melihat Kyu yang akan pergi ke Paris untuk waktu yang cukup lama
Saat Kyuhyun berjalan memasuki ruang check in, Hyerin datang dengan tergesa dan air mata yang sudah tergenang(?) ia meneriaki nama Kyuhyun, namun Kyuhyun tak mendengarnya karena keadaan Bandara sangat ramai
“Kyuhyuuuuuuuuunnn!!! Aku mencintaimuuuu!! Hiks..hiks..”
Tak berapa lama pesawat pun mulai terbang, eomma Kyu yang tak sengaja melihat Hyerin menangis melepas kepergian Kyu, lalu memeluknya dengan hangat
“Kenapa kau menangis chagiya?”
“….”

-flashback Off-

Song Hye Rin POV

Aku tak menyangka Kyu kau melupakanku setelah 4tahun lamanya kita tak bertemu, hiks..
Apa sebegitu menyakitkan kah diriku untukmu Kyu? Bahkan namaku saja kau lupa?
Aku pun segera cepat-cepat menuju halte untuk segera pulang karena tak kuat menahan air mata ini..
Rasa nya ingin segera mengeluarkan air mata ini secepatnya
Tiin..
“Kau tak mendengarkanku tadi! Aku bilang jika kau butuh tumpangan, telepon lah aku..” Tiba-tiba aku mendengar Sungmin berteriak sambil mengikutiku
Aku pun menurutinya dan naik di motornya
Lama aku bercerita tentang perasaanku pada Kyu tanpa memberitahukan nama Kyu sesungguhnya, aku tak mau banyak orang yang mengetahui perasaanku pada Kyu sesungguhnya
Sangat aneh ketika melihat Sungmin yang sama sekali tak merespon semua curhatanku padanya
“aku tak mengerti tentang cinta dan kekasih… kau tak usah tanyakan itu padaku… ahh sepertinya didepan sana sudah rumahmu, kau bisa turun sekarang… mianhae, lain kali kau boleh cerita lagi padaku.. setidaknya membuat perasaanmu sedikit lega bukan?”
Aku pun hanya mengangguk dan memendam beribu pertanyaan yang ingin ku tanyakan pada Sungmin
Namun ku tahan semua pertanyaan itu
“Nde baiklah Sungmin-ah… aku pulang dulu… annyeong hi jumuseyo!” ucapku terlihat ceria didepannya

-skip-

Aku mengerjap-ngerjapkan mataku menyambut dinginnya pagi ini, aku segera turun dari kasurku dan membuka jendela kamarku.. menyapa burung-burung yang sedang menemaniku untuk melihat indah nya kota Seoul saat pagi hari. Dan bernyanyi sebuah lagu yang sebenarnya, ku tujukan untuk Kyuhyun

                Neoraseo… Irreohke saranghaneun neoraseo…
                Myeot beondo chameul su itseo… cheoeumbuteo,
                Neo hanabakke nan mollaseunikka…
                Da neoraseo… irreohke bhogosipeun neoraseo, saranghae!
                Neomu apeujiman, neomu himdeuljiman neoraseo? Nan gwaenchana…

                “Karenamu… Karenamu aku begini…
                Karena kau yang kucintai berkali-kalipun aku tak bisa… Bertahan,
                Karena sejak pertama aku hanya tahu tentangmu…
                Semua Karenamu… Karenamu yang kurindukan, aku mencintaimu!
                Meskipun sakit,meskipun sulit, haruskah karenamu? aku baik-baik saja…”

Danhanboman.. Nado shiganeul jwoyo.. Geuraeneun, irreohke hanajyo ubsuh.. *(suara dering hape Hyerin)

“Yeoboseyo?”
“Nde yeoboseyo ahjumma?”
“Bisakah kau datang kerumah ahjumma pagi ini? Ada hal penting yang akan ahjumma katakan padamu…”
“Ahh ne aku akan segera kesana ahjumma… hari ini aku tak ada jadwal bekerja… geurae arraseo…”
“cepatlah…”
Tuuut—tuut—tuuut
Belum sempat aku melanjutkan ucapanku, ahjumma sudah lebih dulu menutup teleponnya
Membuatku penasaran hal apa yang ingin ahjumma bicarakan padaku, cepat-cepat aku mandi dan segera menuju rumah ahjumma

`OoOoOoOo`

“jadi begini, ahjumma ingin kalian bersatu… Kalian kan sudah saling mengenal bukan?”
Betapa terkejutnya diriku saat mengetahui maksudt ahjumma menyuruhku kemari, aku senang sangat senang malah namun aku juga sangat sakit melihat respon Kyuhyun yang berbeda dengan perasaanku
“Mwoya?! Shireo! Aku lupa dengannya! Bukankah lupa itu wajar eomma?! Jebal jangan paksa aku! Aku belum siap~” Setelah memohon pada eommanya, Kyu berbalik menatapku dengan tatapan yang sangat sulit diartikan. Seperti tatapan kebencian mungkin? Itu mungkin…
“Eomma tak mau tahu, ini amanat dari eommamu Hyerin-ah… Eomma ingin 3hari lagi pernikahan kalian akan dilaksanakan.. Arraseoyo? Baiklah eomma akan mengurus semuanya mulai sekarang…” ahjumma beranjak meninggalkan kami berdua di ruang makan. Kyuhyun memandangku dengan sinis, ia lantas mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang diseberang sana
“Yeoboseyo? Minnie-ya… bisakah kau temui aku di sungai han seperti biasa? Ada sesuatu yang ingin ku katakana padamu chagi… aku tunggu ne?”
Piip… mwoya?? Kyu sudah punya kekasih?? Sangat sakit ketika harus menerima kenyataan bahwa Kyu ternyata sudah mempunyai pujaan hati, pantas saja ia melupakanku begitu saja…

Aku mengikuti Kyuhyun secara diam-diam karena aku sangat penasaran akan keberadaan Yeoja itu… aku akan meminta maaf pada yeoja itu dan meminta ahjumma untuk menghentikan pernikahan ini…
Betapa terkejutnya aku ketika melihat siapa kekasih yang dimaksudt Kyuhyun saat di telpon tadi
Huppp~ bagaikan dihunjam oleh ribuan pisau tajam, dadaku sangat sesak ketika melihat siapa orang itu
Hati ku sakit, hancur, aku merasa memendam perasaan selama ini untuk Kyu hanyalah sia-sia bila menerima kenyataan pahit yang sekarang ini sedang kujalani
Lee Sungmin, namja yang sangat dekat denganku, namja yang selalu memberi perhatian padaku, ternyata adalah seseorang yang dimaksudt kekasih Kyuhyun
Tadinya aku tak percaya dengan semua ini, namun setelah aku memastikannya, aku merasa sesak di dada mengingat peristiwa ini adalah nyata
“Mwo? Jinjjayo kyu? Lantas bagaimana denganku eoh?” Sungmin berbicara sangat serius dengan Kyu. Kyu pun memegang kedua tangan Sungmin dan menatap mata sungmin dalam, aku sangat sakit hati bila melihat pemandangan seperti ini
“Minnie-ya jeongmal mianhae… jebal jangan putuskan aku… aku sangat mencintaimu~ *(waks XD mianhae Uming&Kyu mianmianmian pumkins&sparkyu :’( huhu)” syuut… aku melihat dengan mata kepalaku sendiri saat Kyu menarik kepala Sungmin untuk bersandar pada bahu Kyu
Sebenarnya itu lucu menurutku, namun itu juga menyakitkan
“Mengapa harus Hyerin yang menikah denganmu Kyu? Aku sangat dekat dengannya, aku menganggapnya teman selama ini, kau tau kan Kyu? Sudah sejak 4 tahun yang lalu kita menjalin hubungan ini?” Sungmin dengan sigap memeluk tubuh tinggi Kyuhyun dan hanya dibalas pelukan lagi oleh Kyuhyun. Ya Tuhan aku mohon hentikan mereka, aku sangat sakit melihat ini semua
“Kau tau yeoja yang kehilangan Eomma nya saat aku menyuruhmu duduk disebelahku 4tahun yang lalu? Itulah dia chagiya..”
“mwo? Keunde Kyu, saat itu kita sudah berpacaran Kyu?” sungmin mengeratkan pelukannya, aku hanya bisa meremas ujung bajuku untuk menahan derasnya air mata yang daritadi keluar dari mataku. Ternyata saat itu teman yang dimaksudt Kyuhyun adalah Sungmin? Dan mereka? Mereka sudah berpacaran? Apa yang kau rencanakan Tuhan? Kenapa aku harus menerima kenyataan pahit seperti ini? Sampai kapan aku menahannya ya Tuhan? Hiks..
Aku tak kuat melihat mereka semakin lama semakin romantic(?) itu, aku berlari menjauhi mereka
Brukk… tanpa sengaja aku menyenggol sebuah pot bunga yang terdapat disebelah kiriku. Dan membuat mereka menoleh kearahku
“Hyerin-ah?” ucap Sungmin dengan lemah dan menatap ke arah ku
“Jangan kau beritahu apapun pada eomma tentang ini!!” Kyu menghampiri ku dan memandangku dengan sinis, kemudian ia pergi lagi dan menarik pergelangan Sungmin untuk ikut dengannya
Aku hanya kembali melanjtkan jalanku untuk pulang kerumah, melampiaskan seluruh isi hatiku yang sakit ini, aku ingin memeluk foto Eomma dan Appa, rasanya ingin sekali aku cepat-cepat menyusul mereka

Saat dalam perjalanan pulang, tanpa sengaja aku menabrak seseorang dan membuat orang itu meminta maaf padaku mungkin ia melihatku yang sedang kalut
“anak muda lain kali jangan menangis di tengah jalan…” ibu itu menuntunku berdiri dan menegakkan posisiku
“Aigooo! Hyerin-ah! Sedang apa kau disini? Dan kenapa kau menangis chagiya?” ternyata itu adalah ahjumma, aku yang tak kuat menahan air mataku lantas memeluknya dengan erat. Tanpa sadar aku menyebut-nyebut nama Kyuhyun yang membuat ahjumma cepat-cepat menelpon Kyuhyun
“Kyu…hiks…Kyu..Kyuhyun…”

---------------------------------------------------------------------------   OoOoOoOoOo ==================================================================================

Author POV

Sebulan telah berlalu, kini Hyerin resmi menjadi istri seorang Cho Kyuhyun. Hyerin yang bekerja sebagai Chef disalah satu restoran terkenal se-Korea, sedangkan Kyuhyun menjadi manager di perusahaan ayahnya. Hingga sekarang Hyerin masih belum lulus Kuliah karena ia harus mengambil pangkat profesi sebagai Chef dan harus diwisuda…
Hampir setiap hari ia bertemu dengan Lee Sungmin, namja yang dulu menjadi teman dekatnya. Lee Sungmin sering kali mengerjai Hyerin bila Hyerin masih dalam ruangan nya. Ia kesal karena Hyerin telah resmi menikah dengan Kyuhyun beberapa minggu yang lalu
Sedangkan selama Kyuhyun menikah dengan Hyerin, Hyerin masih harus memendam tekanan batin melihat tingkah suami nya yang sering kali membawa Sungmin masuk ke dalam kamarnya. Kamar Hyerin dan Kyuhyun adalah berbeda, Kyu sama sekali tak mau satu kamar dengan Hyerin karena Kyu sangat trauma bila berada dekat dengan seorang yeoja seperti Hyerin
Karena setelah menikah, Hyerin sendiri yang meminta untuk tinggal di rumahnya dengan alasan ia tak mau meninggalkan kenangan bersama orangtuanya, dan disetujui oleh Eomma Kyuhyun
Hyerin bahkan sering melihat Kyuhyun yang selalu mesra-mesra an bersama Sungmin bila Hyerin barusaja pulang kerja ataupun pulang kuliah. Entah apa yang selalu Hyerin rasakan, ia selalu berfikiran ingin kabur dari kenyataan pahit yang sedang ia jalani, ia selalu merasa ingin sekali cepat-cepat mengakhiri hidupnya. Namun lagi-lagi cintanya kepada Kyuhyun yang amat besar yang membuat nya kuat untuk bertahan menghadapi sikap dan sifat Kyuhyun padanya selama ini.
Eomma Kyuhyun sama sekali tak mengetahui semua ini, ia menutupnya rapat-rapat dari Eomma Kyuhyun dan menyembunyikannya dari teman-teman yang mengetahui pernikahan Hyerin dengan Kyuhyun

Malam ini Hyerin telah selesai melakukan pekerjaannya, ia berniat untuk pulang. Namun sebuah suara menghentikan langkahnya yang akan meninggalkan ruangan dimana ia sibuk memasak
“Hyerin-ssi?” ternyata itu adalah suara Choi Siwon, pimpinannya yang diam-diam menaruh hati pada Hyerin
“Nde sajangnim?” ucap Hyerin ramah sambil berjalan perlahan menuju Siwon berada
“maukah kau pulang bersamaku? Lihatlah ini sudah malam, tak baik jika seorang gadis pulang sendiri di malam hari… eotteohkeyo?” Siwon yang belum mengetahui akan status Hyerin sebagai istri Cho Kyuhyun, sangat ingin mendapatkan hati Hyerin agar suatu saat Siwon yang akan melamar Hyerin
“Geurae arraseo sajangnim…” balas Hyerin dengan ramah
“Mulai sekarang jangan panggil aku dengan sebutan sajangnim, arra? Panggil saja aku oppa…”
“mwoya? Nde sajangnim.. eh mianhae oppa.. hehe aku belum terbiasa untuk memanggilmu dengan sebutan oppa, itu terlihat sangat canggung..”

-Skip-

“Hyerin-ah? Bolehkah aku ikut masuk ke rumahmu? Aku hanya ingin berkunjung ke dalam rumahmu saja…”
Deg.. apa yang harus Hyerin katakan? Hyerin tak ingin orang lain mengetahui bahwa suami nya adalah namja yang Gay
“Mi..Mianhae, mungkin lain kali saja.. aku sudah mengantuk Siwon oppa..” Siwon pun hanya menuruti perkataan Hyerin dan segera pamit untuk pulang
“Aaah, baiklah kalau begitu.. Have a nice dream yeppeuda yeoja… annyeong” Hyerin terpaku dengan perkataan Siwon barusan, seumur-umur belum pernah ada namja yang memanggilnya dengan sebutan itu setelah 5tahun yang lalu Kyuhyun yang memanggilnya seperti itu namun hanya dibalas cuek oleh Hyerin
“Ne oppa.. annyeong” Hyerin pun cepat-cepat segera masuk kedalam rumahnya
Lagi-lagi ia melihat motor Sungmin yang bertengger didepan pintu rumahnya, membuat nya sedikit bergidik
“Aish! Mau sampai kapan mereka seperti itu eoh?” Hyerin bahkan sudah bosan dengan ciuman-ciuman yang Kyuhyun sering berikan untuk Sungmin meskipun didepan Hyerin secara langsung
Tadinya Hyerin sakit hati dan mengeluarkan air matanya, namun karena itu sudah sangat sering Kyuhyun lakukan, membuat Hyerin sedikit kebal dengan semua itu

“Aku pulang…” Ucap Hyerin dengan malas dan beranjak ke dapur untuk membuat makanan karena dia merasa lapar malam ini
“Hyerin-ah!!! Kemarilah!!!” Hyerin mendengar suara Kyu memanggil namanya
Dengan cepat Hyerin berlari menuju kamar kyu yang berantakan sangat berantakan malah, dan mendapati Kyu dan Sungmin yang telanjang dada saling melihat tubuh mereka masing-masing membuat Hyerin sedikit geli namun juga sakit hati
“Ada apa Kyuhyun-ah?” ucap Hyerin hati-hati, ia sering kali mendapat berbagai macam cacian yang Kyu berikan pada Hyerin dikarenakan Hyerin tak pernah becus mengurusi nya dan juga Sungmin
“Kau itu kemana saja?! Lama sekali huh? Cepat buatkan aku segelas kopi ingat tak usah pakai garam! Kau selalu salah dalam mencampurkan gulanya! Dan buatkan segelas susu cokelat untuk Minnie, dia tak suka susu yang hambar! Jadi buatlah dengan sangat manis tapi jangan terlalu manis! Arraseoyo? Jika kau salah membuatkannya, aku pastikan malam ini aku tak akan pulang!!” Hyerin sangat takut dengan ancaman Kyu yang menyebutkan ia tak akan pulang, karena Hyerin takut Eomma Kyu mengetahui semua ini
“Arraseo..” Hyerin segera menuju dapur untuk membuatkan permintaan Kyuhyun. Setelah selesai ia cepat-cepat menuju kamarnya, menutup pintu kamarnya dengan keras hingga membuat Kyuhyun menjerit
“Ya Tuhaaan, aku mohon aku tak tahan dengan semua ini.. hiks haruskah aku pergi meninggalkannya? Toh juga aku sudah tak mempunyai siapapun didunia ini?” ucapannya sambil menangis sesenggukan meratapi malangnya nasib yang menimpa dirinya
Hyerin berniat untuk membersihkan badannya mala mini sebelum tidur, belum sempat ia masuk kedalam kamar mandi, sebuah suara menyuruhnya untuk menghentikan aktivitasnya itu dan segera menuju ke sumber suara
“Neo!! Aish! Jika aku sudah memanggil namamu, tak bisakah kau langsung saja menuju ke arahku??!! Apa aku harus berteriak-teriak agar kau cepat kemari??!!” Bentak Kyu dengan sangat keras, air mata Hyerin terus berjatuhan sedari tadi.. Ia ini istri sah Kyuhyun bukan Pembantu Kyuhyun
“Kyuhyun-ah, sudahlah kau tak perlu seperti itu padanya…” tiba-tiba suara Sungmin menghentikan celotehan Kyu pada Hyerin
“Op..oppa?” ucap Hyerin ragu memanggil Sungmin
“Lagi pula aku kemari ingin menjelaskan sesuatu padamu Kyuhyun-ah…” dengan cepat Kyu memandang Sungmin sembari menggenggam tangannya didepan Hyerin, istri sah nya
“Apa yang ingin kau bicarakan Minnie-ya?” ucap Kyu dengan takut-takut
“Kyu… Mianhae, jeongmal mianhae… sepertinya kau memang harus menyukai wanita…” ucap Sungmin sembari menunduk
“Mwo?! Apa maksudtmu Minnie-ya! Bagaimana dengan dirimu??”
“Kyu, kita tak mungkin seperti ini terus.. Aku sadar Kyu, aku mulai merasakan cinta yang sesungguhnya beberapa hari ini, aku mulai jatuh cinta pada Park Seo Min yeoja yang selama ini memendam perasaannya padaku.. Bahkan kau sendiri kini sudah menjadi seorang suami, tak mungkin kau akan hidup seperti ini selama masih ada istrimu disampingmu.. Jebal Kyuhyun-ah, aku akan tetap menganggapmu sebagai Dongsaeng aku akan selalu perhatian padamu, namun hanya sebagai Dongsaeng.. Kita tak mungkin bisa melanjutkan semua ini, aku harus membahagiakan eomma ku dengan menikahi seorang yeoja.. bukan namja sepertimu.. Mianhae selama ini aku tak pernah sadar bahwa aku menyakiti hatimu Hyerin-ah.. Jeongmal mianhae..” Ucap sungmin panjang lebar sembari meneteskan air matanya *(wah Uming oppa udah dewasa eoh? XD hehe)
“Sungmin oppa? Benarkah semua ini?” ucap Hyerin senang sambil menangis dan beranjak untuk memeluk Sungmin. Kyu hanya terdiam dan beranjak dari duduknya lalu merenung mencerna semua kejadian malam ini

***

1 tahun kemudian

Cho Kyu Hyun POV

Sudah semenjak 1 tahun yang lalu setelah selama ini aku menutup hatiku untuk mencintai yeoja yang sebenarnya sangat kucintai.. mungkin aku trauma dengan kehadiran dirinya, aku tak ingin terlalu berlarut-larut dalam mencintainya, namun aku juga tak ingin berpisah dengannya
Aku tak pernah menganggapnya ada selama ini, aku selalu memandangnya sebelah mata. Hyerin yang selalu menyiapkan sarapan untukku sebelum aku berangkat kerja, Ia yang selalu menelponku dan menanyakan keadaanku, ia yang selalu melayaniku disaat aku sedang kalut, kini rasanya terasa hambar disaat raganya sudah tak bersamaku lagi. Disaat raganya sudah tak menemaniku, membangunkanku setiap pagi, menyiapkan sarapan untukku, sejak 8 bulan yang lalu ia memutuskan untuk meninggalkanku
Tadinya aku senang akan dirinya yang sudah tak bisa kulihat kala aku bangun dari tidurku, namun lama kelamaan rasanya seperti aku merindukan akan hadirnya lagi
Entah apa yang aku rasakan sekarang, hatiku sangat sakit mengingat semua sifat kejamku padanya dulu. Ia yang harusnya kujaga sepenuhnya malah ku sia-siakan, sungguh Demi Tuhan tak seharusnya aku berbuat seperti itu pada istri yang sebenarnya sangat kucintai itu

This song is dedicated to the world biggest fansclub the ELF my girls my angel… *(bunyi dering HP Kyu)

“Yeoboseyo?”
“Kyu, Eomma ingin bertemu denganmu! Pulanglah ke rumah sekarang! Eomma ingin memarahimu! Kajja palliwa!”
“waeyo eomm--?” belum sempat aku melanjutkan perkataanku eomma sudah menutup teleponnya
Cepat-cepat aku segera keluar rumah, menaiki mobil audyku dan segera meluncur ke rumah eomma

-skip-

“Annyeong hashimnika eomma… Pogosipda~ eomma” ucapku sembari memeluk eommaku rindu
“Hyerin eodiya?!” tiba-tiba eomma melepas pekukanku dan memandangku dengan tatapan mengerikan
“mw..mwoya? ke..kenapa eomma tanyakan padaku? Aku saja tak mengetahui kemana ia pergi?”
“Eomma kecewa padamu Kyu! Selama ini kau tak pernah cerita pada eomm—“ aku takut jika eomma mengetahui aku yang dulu berpacaran dengan Sungmin dan menyia-nyiakan Hyerin, lantas aku langsung memotong perkataan eommaku dan mendapat jitakan darinya
“apa yang Hyerin katakan tentangku?!”
“Huft! Kau jangan mendahuluiku jika aku sedang berbicara! Arraseoyo?!” aku pun hanya menunduk dan kembali mendengarkan eomma berbicara
“Hyerin untuk sementara waktu akan tinggal di rumah yang dulu Halmeonim nya pernah tinggal, yaitu Venezuella,Italy. Ia akan membangun sebuah toko roti disana untuk bekerja sama dengan Hyundai’s Bakery, yang kini ditangani oleh Choi Siwon. Kau tau siapa Choi Siwon itu?”
Aku terkejut tentang apa yang dikatakan eomma barusan. Mwo? Venezuella? Sementara waktu? Siwon? Siapa namja itu? Dan kenapa eomma beritahukan ini kepadaku? Huft
“Choi Siwon? Nuguya eomma? Aku tak tau siapa dia…” tanyaku penasaran pada eomma
“yang pasti dia lebih tampan darimu… wkwkwk” eomma bukannya menjelaskan malah terkekeh menertawakanku dan bilang bahwa si Siwon Siwon itu lebih tampan dariku –“ huft
“Baik! Aku akan menyusul Hyerin ke Italy eomma!” aku segera menelpon sekretarisku dan memintanya memesan tiket pesawat untuk mala mini juga

`OoOoOoOoOo`

“Jadi sekarang Hyerin sedang berada di Italy eoh? Lalu bagaimana dengan nomornya? Apa bisa dihubungi Kyunnie-ya?” Aku kini sedang berada di apartemen Sungmin hyung untuk sedikit bercerita tentang kekalutanku yang merindukan Sedikit perhatian dari Hyerin u,u
“lagian kau sih oppa! Wanita itu sangat sensitive, jika kau menyentuh sedikiiit saja ke sensitifan(?)nya, maka jangan harap kau akan mendapat yang lebih baik dari yang semula… kau tau kan maksudtku oppa?” tiba-tiba Park Seo Min datang dari dapur dan membawakan 3 gelas wine Anggur
“Nde Seomin-ah aku mengerti…” kataku pasrah, aku benar-benar sedang kalut saat ini. Memikirkan bagaimana keadaan Istriku di tempat yang sangat jauh dari tempat yang kini kusinggahi dan hanya bersama seorang pria. Mwo? Apa kataku tadi? Istri? Ckck sejak kapan Kyu, kau menganggap Hyerin sebagai Istrimu? Ya Tuhan aku mohon aku menyerah dengan semua ini ya Tuhan… aku..aku ingin Hyerin cepat kembali bersamaku, aku merindukan semua yang ia miliki ya Tuhan :’( hiks
“Kyu? Uljimayo… kau pulanglah cepat ke rumah, dan kemasi semua barang-barangmu… cepatlah kau pergi ke Italy dan susul Hyerin disana… aku akan mencoba mencegahnya untuk kembali ke Korea…”
“Mwo? Hyung? Jadi kau selama ini bisa menelpon Hyerin?” ucapku terkejut mendengar perkataan Sungmin hyung barusan
“Eh? Aish sinca… eumm, ne Kyunnie-ya, keunde aku tak boleh memberitahukannya padamu u,u jeongmal…” tanpa berpikir panjang aku langsung mengirim pesan singkat pada Hyerin dan segera berpamitan pada Sungmin Hyung. Aku beranjak dari dudukku, mengambil kunci mobilku, dan segera pulang mengemasi barang-barangku

Song Hye Rin POV

This song is dedicated to the world biggest fansclub, the ELF my girls.. *(bunyi dering sms nya Hyerin)

“Hey yeoja pabbo! Jangan pergi-pergi ataupun mempunyai pikiran untuk kembali ke Korea! Karena aku sangat membencimu! Nan neo saranghae! –ChoKyuHyun-“ – my pabboya sarang
Mwo? Dia mengirim sebuah pesan padaku? Dan..darimana dia tahu nomor ponselku eoh? Apa aku tak salah lihat? Ini adalah massage pertama yang Kyuhyun kirim kan kepadaku semenjak aku sah menjadi istrinya selama ini u,u
Selama ini juga ia tak pernah tau nomor telepon ku, karena hanya Sungmin oppa yang tau dengan nomorku, eomma pun tak mengetahui bahwa aku memiliki ponsel XD
Mwo? Sungmin?

“yeoboseyo? Sungmin oppa! Apa yang kau lakukan hingga Kyu mengirimiku sebuah pesan singkat barusan? Aish kau tau? Aku baru pertama ini mendapatkan sebuah massage darinya oppa… jinjjayo u,u” aku berbicara panjang lebar dengan Sungmin oppa hingga sebuah suara memintaku untuk menghentikan percakapan ini
“Hyerin-ah… kita harus segera menuju kebun strawberry yang ada disekitar sini… kau bilang kau ingin membuat beberapa cake Strawberry eoh?” ahh itu suara Siwon oppa.. hmm baiklah, strawberry I’m coming! :)
“Sungmin oppa, nanti ku telpon lagi… Siwon oppa mengingatkanku untuk menuju kebun strawberry sekarang.. eum jika nanti aku sudah sampai di Korea, aku akan buatkan banyak Cake strawberry untukmu dan juga..Kyuhyun.. Annyeong”
-piiip- sambungan telepon pun ku tutup
Dan aku segera mengikuti Siwon oppa untuk segera sampai di Kebun Strawberry Venezuella place

@Strawberry Garden

“Oppa! Apa 3 ton strawberry asli Venezuella ini akan kau bawa ke Korea eoh?” tanyaku pada Siwon oppa saat aku tengah melemparnya dengan sebutir buah strawberry yang ada disampingku
“Aish! Kau ini! Rasakan ini!” siwon oppa pun juga melempariku dengan sebutir strawberry dan happ, tepat masuk di mulutku hmm~ rasanya sungguh lezat, ada banyak rasa asam di buah ini, namun aku sangat suka buahnya
Lagi-lagi aku teringat tentang Kyuhyun saat itu

Flashback ON

“Kyuhyun-ah… kau tak suka buah ini?” tanyaku pelan-pelan sembari duduk disebelahnya yang sedang memainkan PSPnya itu
“Jangan dekat-dekat dengan PSP ku! Nanti kau jatuhkan lagi!” sakit ketika mendengar Kyuhyun berbicara seperti itu didepanku
“Kyu.. aku taruh disini ne strawberry nya? Eomma mu bilang, kau dan kakakmu sangat suka buah ini.. jadi aku pergi ke lereng gunung bersama temanku untuk membelikan beberapa strawberry untukmu… baiklah aku pergi dulu” belum sempat aku melangkahkan kakiku untuk keluar pintu, tiba-tiba satu bungkus yang berisi 20 strawberry itu terbang mengenaiku dan jatuh hancur berkeping-keping(?)
Brakk…
“Ambil saja!! Aku tak butuh belas kasihanmu itu!!” Kyuhyun dengan cepat keluar dari kamarnya dan menutup pintu kamarnya dengan keras membuatku mengeluarkan banyak air mata
“hiks… kau tega sekali Kyu?” aku perlahan memunguti buah yang berserakan di lantai dan membawa nya kedapur, ku bersihkan buahnya. Aku mencoba membuat cake strawberry dan.. setelah 2 jam aku susah payah membuatnya, hasilnya pun Taraaaa… aku bisa membuatnya. Aku membawa kue itu ke meja makan dimana taka da seorang pun disana
Aku bergegas meninggalkan rumah Eomma Cho, namun aku penasaran bagaimana rasa dari Cake Strawberry ku itu, aku pun menunggui hingga ada yang memakan Cake ku itu dan mengatkan rasanya enak
Hal yang membuatku terkejut ketika, sosok yang sangat ku kenal mengambil beberapa iris Cake itu dan memasukkannya kedalam mulutnya

“Heummm… Neomu mashitta!” tanpa sadar aku mendengarnya melantunkan sebuah lagu
“Yeogi ggajin geot gatasseo naui gieoki… Dasin mot bol eolguldeuman seuchyeoga… Amugeotdo hal su eobseotdeon ggeute seoseo… Duson moa gidoman haesseo… Ajik motdahan nae maeumeul jeonhal su ittge? Oooh~ Dasi irreona nal gidaryeojun geudael bogosipeo~ Dasi doraga hago sipeun mal saranghamnida… Meomcheobeorin geotman gatasseo sesangi da, Haengbokhaetdeon sigandeul—“ *(kalo gak ada yg tau lagu ini, kasian deh Xp *author gila –“) belum selesai ia bernyanyi aku sudah memotongnya dan ikut bernyanyi dengannya
“Sigandeulman seujyohga… Naegen eobseul geotman gattaetdeon ggeute seoseo… Geureohke—“ aku lantas terkejut dengan Kyu yang tiba-tiba menghampiriku dan melemparkan sepotong Cake ke arahku u,u
“Kalau kau mau, lanjutkanlah sendiri syairnya! Ini Cake mu! Aku menyesal telah memakannya…” hupp sangat sakit melihatnya seperti itu… namun aku senang, ternyata orang pertama yang mencoba Cake Strawberry ku adalah Kyuhyun, dan tanpa sadar ia bilang jika Cake ku ini sangat enak O:)
Dengan buliran(?) air mata yang masih tersisa di pipiku, aku segera pulang untuk membersihkan tubuhku yang terkena lemparan olehnya tadi

-Flashback Off-

                Naegesuh uhnjebutuhji chingulgga…
                When did you start becoming waery of me
                Nan naege moouhseul himdeulge han guhlgga…
                What burdens did I give you…
Duh isang amuruhn maldo duhaji anhneun nuhege Ijeneun mureulsoodo uhbneun naega dwae buhringuhl…
To you, no longer say anything, I’ve become unable to ask now
Without the usual grumbling, still smile that possible smile
Losing the sadness that passed by your eyes, I’m sorry it was absentminded stupidity on my part
Heunhan tujuhngodo han buhn uhbshi geuhjuh nuhn chakanmisoro woosuhjuneun…
Mushimhaedduhn miryuhnhamingul mianhae nae saranghada… - Cho Kyu Hyun

“Uuugh sepertinya aku terlalu banyak makan strawberry oppa… perutku sangat sakit…” siwon oppa dengan cepat berlari kearahku dengan wajah yang sangat khawatir akan keadaanku
“Kau sudah sarapan pagi ini Hyerin-ah?” Tanya Siwon oppa padaku
“Belum oppa…” jawabku mulai melemas
“Kau ini! Seharusnya kau bilang pada oppa! Kau tahu? Tubuhmu ini pucat sekali… Hyerin-ah? Kau bisa medengar oppa? Hyerin-ah?”
“Aniyo oppa… aku tak apa…” aku pun segera berdiri karena tak mau merepotkan siwon oppa lagi
Tiba-tiba
“Neo gwaenchanayo Hyerin-ah?” aku pun merasa bahwa tubuhku lemas seketika, aku tak sadar apa yang dikatakan Siwon oppa barusan
Brukk…
Tubuhku terjatuh, aku merasakan semuanya yang telah menjadi gelap. Perlahan hanya wajah Kyu yang terbayang didalam ingatanku… setelah itu aku tak mengetahui apa-apa lagi

Cho Kyu Hyun POV

Huaaaah~ Venezuella! Neomu daebak juseyo? Pagi ini aku telah sampai di Venezuella, Italy. Aku segera menuju tempat yang diberitahukan Sungmin Hyung tadi. Saking tak sabarnya aku ingin bertemu Hyerin, bahkan aku lupa membawa barangku yang masih tertinggal dari taksi tadi
“Sir, you forget your bag!” Tuan itu menunjukan isi tas plastic yang berisi gaun dan pakaian dalam wanita yang sengaja aku bawa sebagai permintaan maafku pada Hyerin
“Mwo? Eh, salah. Nde? Eh, kenapa nde? Asih, yes? Oh thank you sir…” sepertinya sepulang dari Venezuella aku harus belajar bahasa inggris lebih banyak eoh? –“ jika bahasa France, aku sudah pasti bisa bzZzZz . . . .
“Ckck, are you crazy? Ckck, very unique boy…” Tuan itu memandangiku dari bawah ke atas dan kembali berulang memandangiku lagi dari atas ke bawah. Apa ada yang salah dengan diriku eoh? Huft
“mi..mianhae! ini bukan punyaku! Aish… eh? Salah. Ahh dia pasti tak mengerti, bhs inggrisnya? Apa ya? Huft. That’s not mine! You know?! Its nae yeoja have!” aish sungguh aku malu jika tak bisa berbahasa Inggris di Negara orang lain u,u
“what? Your name is Yeoja? Wow… its nice name…” Tuan itu mengedipkan sebelah matanya, cepat-cepat aku menutup pintunya sebelum dia berbuat yang macam-macam lagi padaku
Aish aku ini sudah Normal pabbo!! Lihatlah, aku sudah mencintai seseorang yang seharusnya kucintai! Aish jinjja~ *(emangnya tadinya lu gak normal ya bang? XD waks)

-skip-

Inikah Romaniac’s Hotel? Aku pun segera masuk ke hotel yang dikasih tau oleh Sungmin hyung kemarin, menuju kamar no.132 dan membuka pintunya perlahan tanpa basa-basi

“Mwoya?!!” aku terkejut dan membatin ucapanku barusan
Aku melihat seorang pria sedang berada di kamar yang sama dengan Song Hyerin, yeoja yang telah sah secara hukum menjadi istriku. Sakit nya bukan main hati ini kala melihat pria itu mengusap kening istriku dengan sayang, menyuapkan sebutir obat mungkin? Dan menegukkan segelas air untuk istriku… harus nya aku yang menggantikan posisinya. Harusnya aku yang berada disana, dan menyuapkan istriku makan siang. Harusnya aku yang mengusap kening nya dan duduk di samping nya. Harusnya… harusnya itu aku yang melakukannya. Aku pun frustasi, menutup pintunya kembali dan mencoba menunggu pria itu hingga keluar, akan kuberi dia pelajaran yang tepat agar tak mengganggu istri orang sembarangan! Huft
1jam…
2jam…
3jam…
Kurasa pria itu tak keluar-keluar, aku sangat geram dengan kelakuannya. Perlahan aku membuka pintunya lagi, aku lelah menunggu pria itu keluar dari kamar istriku
Hupp~ bagaikan ditusuk oleh ribuan jarum yang sudah tumpul, sakit sangat sakit ketika melihat pria yang dimaksudt eomma itu terbangun dari tidurnya, menanyai apakah yeoja ku baik-baik saja, dan satu hal yang membuat hatiku panas…
Pria itu perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah yeoja ku, yeojaku terpaku atas perilaku pria itu, tiba-tiba chuuu~ pria itu mencium pipi yeojaku sekilas. Jujur aku memang pernah mencium bibir Hyerin kala masih senior High School dulu, namun sikap yang Hyerin berikan kepadaku itu tak sebanding dengan sikap yang Hyerin berikan kepada Siwon u,u
Ia lebih tenang bila siwon yang mencium pipinya dibandingkan aku yang mencium bibirnya sekilas
Aku sudah tak sanggup lagi, tas yang daritadi ku bawa pun jatuh berserakan didepan pintu. Membuat mereka berdua menoleh kearahku

“Ky..Kyuhyun-ah??!” Hyerin terkejut melihatku yang sedari tadi didepan pintu menyaksikan setiap gerak-gerik mereka berdua u,u
Aku lantas meninggalkan mereka berdua dan berlari sambil menahan air mataku yang hampir tumpah, aku berlari ke belakang taman yang ada di hotel itu *(bang kyupel cengeng XD waks)

“Cinta butuh waktu untuk bisa kita rasakan~~Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku… ”

Author POV

Dalam keadaan Hyerin yang masih lemas, ia berlari mengejar Kyuhyun. Entah apa yang ia rasakan ketika melihat Kyuhyun menungguinya sedari tadi. Terharu? Tersentuh? Tak percaya? Kini kyuhyun benar-benar mencintainya seperti ia yang selalu menunggu Kyuhyun untuk kembali *(uuugh so sweet :’( Seluruh nafas ini tenan kui!)
“Hyerin-ah! Kau masih sakit!” cegah Siwon, yang hanya ditepis oleh Hyerin
“Kyu…Kyuhyun-aaaah!!! Jebaal jangan tinggalkan aku lagi seperti dulu!! Hiks” Hyerin berlari tak memperdulikan sakitnya, ia berlari sekuat tenaga mengejar Kyuhyun

@Taman Belakang Romaniac’s Hotel

“Apa maksudtmu? Apa kau ingin membuat ku mati perlahan?!! Dulu kau membuangku disaat aku sangat sangat mencintaimu! Hingga aku mengorbankan batinku dan menjadi Namja yang tidak normal! Kini?? Disaat aku mulai mencintaimu kembali, namun apa pedulimu?! Kau kembali membuangku begitu? Jika memang namja itu yang kau cintai dan bisa membuatmu terbebas dari perasaan Terbelenggu selama bertahun-tahun, baiklah! Besok kita sama-sama kembali ke Korea untuk mengurus surat perceraian ku denganmu!!” Syuut… dengan cepat Hyerin memeluk Kyuhyun dari belakang dan meminta maaf, menyesal atas perlakuan Siwon padanya tadi
“Mian..Mianhae Kyu… aku salah, aku dulu tak menyadari perasaanku yang sesungguhnya padamu! Jebalyo Kyu, kembalilah kepadaku! Kembalilah mencintaiku! Kembalillah untuk selalu ada di sisiku meski aku tak pernah menghiraukanmu! Kyu! Kau ingat ketika kau akan pergi ke Paris kala itu? Aku mengejarmu, meneriaki namamu, namun apa kau mendengarku? Kau tak menghiraukanku bahkan kau tak mau melihatku … hiks, hatiku sangat sakit Kyu… aku tak pernah bisa mencintai namja lain! Saat menikah denganmu aku selalu berfikir, aku akan menjadi seorang gadis selamanya, itu tak masalah buatku! Meski aku akan melayani mu sebagai pembantu setiap hari, meski kau selalu bersikap dingin padaku, aku akan menunggumu untuk kau kembali kepadaku. Walau terkadang aku takut, jika kau menyukaiku lagi disaat aku sudah tak ada disampingmu.. jika aku sudah---“ tiba – tiba Kyuhyun membalikkan badannya dan menghadap Hyerin
“sstt… kau tak boleh berbicara seperti itu! Kau tahu? Aku tak bisa hidup bila tanpa dirimu… jebal, janganlah lagi pergi dari ku… kau adalah tulang rusukku yang selama ini hilang, Hyerin-ah… Nan jeongmal Saranghaeyo!” chuuu~ Kyuhyun perlahan mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Hyerin dengan lembut. Melumatnya dengan perlahan, menikmati setiap detik dan menit yang Tuhan ciptakan untuk mereka berdua. Perlahan tapi pasti, ciuman Kyu berubah menjadi lumatan yang amat kasar dan menuntut *(Yadong euh! XD) Hyerin melingkarkan tangannya di leher Kyu. Kyuhyun pun semakin mengeratkan jarak diantara mereka.

10menit…
15menit…

Sreek… Sepertinya Siwon melihat percakapan mereka sedari tadi, itu membuat mereka berdua terkejut dan menghentikan aktivitasnya
“Siwon oppa…?” ucap Hyerin sangat ragu
“Aku kira kau masih sendiri Hyerin-ah, ta…tapi ternyata aku salah. Pantas saja saat aku mengantarkanmu pulang saat itu kau melarangku untuk masuk kerumahmu. Ternyata kau sudah bersuami… mianhae selama ini mengganggu hubungan kalian…” Ucap siwon seraya menunduk dan membungkukkan badan. Ia pun pergi meninggalkan Kyuhyun dan Hyerin yang terbengong-bengong(?) atas sikap Siwon secara tiba-tiba
“Oppa!” Panggil Hyerin yang sukses membuat Siwon berbalik
“Nde Hyerin-ah?”
“Oppa!!” Hyerin berlari kearah Siwon dan happ! Ia memeluk Siwon dengan erat yang hanya dibalas ragu oleh siwon
“Gomawo-yo, karna kau selalu ada untukku oppa! Gomawo karna kau telah memberiku kepercayaan untuk perusahaanmu, gomawo karena kau yang menjagaku di Negara asing ini dan gomawo karena kau yang merawatku saat aku sakit tadi! Aku sayang padamu Oppa… kau bagaikan Eomma dan Appaku, aku akan tetap menganggapmu Oppa meski kau sudah tak peduli lagi padaku setelah ini…” setelah cukup lama berpelukan, Hyerin kembali berdiri di samping Kyuhyun. Menyaksikan Siwon yang tersenyum miris pada Hyerin dan Kyu kemudian pergi meninggalkan mereka berdua
“Jadi? Kita memulai semua dari awal Kyuhyun-ah?” ucap Hyerin dengan girang. Sembari menggenggam tangan Kyuhyun dan mengayunkannya kebelakang-kedepan.
“Aniyo!” ucap Kyuhyun ketus…
“Mwoya?! Bagaimana bisa begitu huh?” ucap Hyerin terkejut dan hampir mengeluarkan air matanya
“ckck! Dasar yeoja cengeng!” Hyerin kesal dan memalingkan wajahnya dari tatapan Kyuhyun
“yaaak yeoja pabbo! Tatap aku!” Kyuhyun memaksa Hyerin untuk menatapnya
“Aku tak akan memulai semua dari awal, sebelum kau memanggilku dengan sebutan Oppa… hehehe” kata-kata Kyuhyun itu sukses membuat pipi hyerin mengeluarkan semburat merah seperti tomat
“Dasar Eviiiil!”

***

“Jadi bagaimana dengan bulan madumu di Venezuella, Hyerin-ah?”
“Eumm, Hyerin tak mau makan eomma… ia selalu mual jika aku menyuapinya dengan Cake Strawberry…”
“mwo jinjjayo? Kau mengandung cucuku Hyerin-ah?” sontak Hyerin merebut laptop Kyuhyun dan dihadapkannya pada wajahnya
“Aniyo eomma! Jelas saja aku mual! Itu Cake buatan Kyuhyun eomma… Eomma tau? Bukannya Gula yang dimasukkan, tapi Garam yang Kyu masukkan! Jelas saja aku memuntahkan Cake yang sangat tidak pantas dimakan itu huh?”
“kkkkk~” Eomma Kyu pun hanya terkekeh mendengar kekesalan Hyerin
Hyerin dengan cepat memukul kepala Kyuhyun dengan bantal yang ada di kasur dimana mereka berada sekarang
“Hyerin pabbo! Kepalaku itu sangat berharga!! Jangan pukul lagi!” Kyuhyun dengan gemas menarik Hyerin kedalam pelukannya dan memamerkan kemesraan mereka di depan eommanya
“Eomma sudah dulu ne? aku akan memberimu Little Cho! Bye~” Kyuhyun dengan segera menutup laptopnya dan melanjutkan dekapannya pada Hyerin, membuat Hyerin teriak kesal
“Cho Kyuhyuuuun! Kau ini bauuuu bodoh!!”
“Aish kalau begitu mandikan aku chagiya~~ jebalyo?” tantang Kyu sambil mengedipkan sebelah matanya
“Aaaaaaaaaaaaaaa!!” Hyerin pun menutupi wajahnya dengan sebuah bantal
Bugg…

=================END======================

Fuaaaah *ngelap keringet XD
Akhirnyaaaa selesai juga XD hahahaha :D
Benerkan Endingnya Happy tapi GaJe benerrr~ :P
Aku gak pinter bikin FF dengan Happy End :(( aku lebih nyaman dengan FF yang endingnya gantung,bikin chingudeul penasaran,sad ending,misterius,bikin chingudeul sebel,etc- XD
Tapi sebelum dan setelahnya, Gomawo atas kesanggupan kalian untuk meluangkan waktu membaca FF abal-abal milik istrinya Dongek ini XD *waksss

Sekali lagi Gomapseumnida *bow
Dimohon kritik,saran dan comment yang bermanfaat untuk kedepannya
Semua kritikan diterima kok :* Terimakasih, Xie-Xie, Arigato, ThanKYU, Thank You, Ghamsahamnida, Matursuwun, Gracias, Syakarallah, Danke, ขอบคุณ (khobkhun), Dank Jee :D

ของ(IKA)
Lee Eun Sup a.k.a Cho Han Rin
ELFishywak KetekJewels Spark

Tidak ada komentar:

Posting Komentar