Rainbow
Cast : Park Hyu Rin
Lee Dong Hae
Kim Ki Bum
Genre : Sad, Romance,
Song : Crazy In love _ Brilliant Legacy Ost
Ailee _ Love Note
Supe Junior _ My All is in you
Annyeong haseyoooo *tebartulang-belulangDongeeekk*
Haii perkenalkan saya istri Dongek *dibelehFishy sama Marensa* -___-“ saya datang lagi neeeh bawa FF baru bergenre yang heboooh :/ hehehe
Saya dipesen sama sobat saya Marensa *dia juga istri Dongek sama seperti saya –“
Dia pengen kisahnya dibuat FF sama Dongek u,u ini FF hasil inspirasi dia dan saya Cuma meneruskan doang XD
Yesungminlah hangeng udah ngeluarin anginapecto kibumnya tuh(?) eeh salah maksudtnya angina pectorisnya tuh XD *gak mudeng kan?? Kkkk lupakan! :P oKyu chingudeul langsung saja koment pake kritik dan saran yaaaa kalo koment pake makanannya shindong gak ku trima! oKyu? XD kkkk
Chekidot---
`Happy Reading`
Kita tak pernah tahu kapan cinta itu akan berhenti bersinggah…
Kita juga tak akan pernah tahu kapan cinta itu menumbuhkan sayapnya…
Yang kita tahu hanyalah, kita sedang jatuh cinta… kita memikirkan orang yang kita sukai terus-menerus…
Kita tak bisa hidup tanpanya, seakan Dunia terasa hampa bila tak ada dia di samping kita… - Lee Dong Hae
Aku tak pernah bisa menafsirkan cinta, karena cinta itu tersirat bukan tersurat…
Aku tak bisa mengarang tentang adanya cinta… Jika bibirku terus berkata aku tidak mencintainya, namun hatiku melakukan yang berbeda dengan apa yang ku katakan… Mungkin karena dirinya yang memberikanku kekuatan untuk bisa hadir di tengah-tengah rasa cinta yang membuat kita Sedih,senang bahkan mengeluarkan air mata… - Park Hyu Rin
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------.
Daegu-do, South Korea
15th October 2013
Park Hyu Rin POV
Aku terdiam seorang diri di tengah udara dingin yang terus-menerus berteriak ingin memasuki tubuhku
Dedaunan yang menari-nari didepan mataku saat ini, sama sekali tak ku hiraukan
Seseorang yang sedang terbayang di pikiranku, aku mulai mengingatnya lagi
Memang, hari ini tepat hari Selasa aku ada di pantai ini. Duduk seorang diri disebuah kursi panjang
Menangis..
Hanya itu yang bisa kulakukan sekarang. Aku menunggu kedatangan sesuatu yang pernah membuat hidupku berubah
Sesuatu yang pernah memberi kan arti indahnya hidup di mataku
3 jam sudah aku menunggu hadirnya, namun ia lagi-lagi tak kunjung datang
“Apakah kau akan terus bersembunyi dibalik indahnya langit itu?” gumamku terus-menerus sembari meneteskan bermili-mili air mataku
“Tidak..” tiba-tiba seseorang menyambar pertanyaanku hingga membuatku terkejut dan menoleh kearahnya..
Omo?!!
Bu..bukankah??
-Flashback On-
3 years ago
Daegu-do, Beach
Aku berjalan seorang diri berniat untuk pulang sore ini, pantai Daegu yang sangat indah menambah kesan estetika pada Kota ini. Rumahku memang tak jauh dari pantai yang dari kecil selalu menjadi tempat bermainku ini.
Plugg..
Sebuah lemparan batu yang menembus tipisnya air laut saat ini, membuatku merasa penasaran akan siapa yang sedang melempar batu tersebut
“Nu..gusseo?” Ucapku terbata
Tubuh yang begitu gagah memunggungi ku saat ini. Ia duduk dengan kedua lutut ditekuk kedepan, rambut tebal hitam nya membuatku semakin yakin bahwa namja ini sangatlah tampan
Aku pun memutuskan untuk mendekatinya dan duduk disampingnya
“Nuguya?” Ucapku lagi berniat membuyarkan kegiatan nya saat ini. Namun ia tetap tak berubah, masih saja fokus pada air laut dan beberapa batu disampingnya
“Yak? Mwo hago isseyo?” Ucapku lagi-lagi hanya dibalas dengan diam oleh namja ini
Tak kusadari ternyata namja ini sangatlah tampan
Pantas saja jantungku sedaritadi merasa berdegup kencang kala melihat wajah namja ini
“Rainbow..” Hanya kata itu yang terlontar dari mulutnya
Mwo? Kenapa dengan pelangi? Apa yang sedang ia pikirkan? Hahaha lucu sekali
“hahahahahaha..” aku pun tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban darinya
Saat itu pun ia menoleh kehadapanku dengan tatapan tajam dan sangat datar, aku fikir ia akan marah padaku. Ternyata dugaanku salah, ia bahkan kembali fokus pada air laut yang tenang dihadapannya itu
“Yak, namja aneh! Apa yang kau lakukan disini? Dan ada apa dengan pelangi?” ucapku menahan tawa yang rasa-rasanya ingin meledak kala mengingat jawabannya tadi
“..............” diam. Sangat hening dan damai keadaan pantai ini. Padahal ada aku dan dia disini, akhirnya kuputuskan untuk menemaninya hingga petang tiba meskipun tanpa sepatah kata pun.
-skip-
“Aku pulang..” Aku membuka pintu rumahku dan segera membereskan sepatuku untuk masuk kedalam rumah
“Waeyo? Baru pulang sekarang?” Eomma ku tiba-tiba datang menceramahiku
“Nde? Aah eomma.. sejak kapan eomma ada disana? Hehe” ucapku kikuk menjawab pertanyaan eomma, aku tak mungkin jika berkata aku habis menemani seseorang yang tak kukenal saat dipantai kan? Eotteohke-yo?
“cuci tangan dan kakimu, kita makan malam..” Ucap eommaku singkat dan segera kukerjakan
***
Hari ini aku sedang tidak ada jadwal untuk membantu eommaku di tokonya, aku pun memutuskan untuk segera pulang karena terlalu lelah sekolah seharian. Eomma ku memang pribadi yang sangat keras, ia menginginkan aku masuk di Universitas terkenal di Korea dengan prestasi belajarku. Meskipun aku termasuk anak yang kurang mampu dikalangan teman-temanku, Cheonan-do High School.
Kakiku terus saja membujukku untuk berjalan-jalan disekitar pantai ini
Seperti biasa, aku bertemu lagi dengan namja aneh dan batu-batunya itu
Aku penasaran dengan namanya, sebenarnya dia itu siapa sih?
Aku pun berjalan mendekatinya dan duduk disebelahnya dengan 2 kaleng Ice Tea ditanganku
“Ige..” Aku menyodorkan sekaleng Ice Tea padanya
“..............” Ia menoleh kearahku, mengambil kaleng itu kemudian melihatnya dan menaruhnya disampingnya. Mwo? Kenapa hanya dilihat saja?!
“Neo.. Neo nuguya?” Ucapku padanya, ia kembali menoleh kearahku dengan tatapan sangat aneh
Aku hanya menghela nafas panjangku dan meminum Ice Tea ku sampai habis, kemudian membuangnya di dekatku begitu saja
“Mwo?” Aku terkejut dengan aksi namja ini, dia beranjak mengambil kaleng kosongku. Meremasnya dan membuangnya ke tong sampah
“Itu..itu sudah biasa ku buang disitu..Kau jangan salah paham” ucapku sedikit aneh saat mengatakan kalimat itu
Tiba-tiba seorang namja yang jika kuperhatikan seumuran denganku menghampiriku sambil berlari. Aku tak mengerti karena aku tak mengenal namja dengan postur lebih kecil dari namja aneh disampingku, ia mengenakan seragam sekolah High School sama sepertiku. Rambutnya sangat berbeda dengan namja aneh ini, lebih terkesan nakal dan berandalan namun dia sangatlah tampan lebih tampan dari namja rainbow
“Hyung! Kau itu bandel sekali eoh?!” Namja nakal itu menyeret namja aneh yang saat ini berada disampingku dan mengomel tak jelas padanya
Aku tak habis fikir dibuatnya, ada apa dengan mereka berdua? Aish sudahlah, sepertinya aku harus mnengambil Ice Tea yang tak diminum namja aneh tadi dan beranjak pulang kerumah
***
Sudah 3 hari berlalu, sepertinya aku selalu mengingat namja aneh dengan kata-kata rainbow dimulutnya. Apakah aku menyukainya? Sikap aneh dan dinginnya padaku, membuatku semakin penasaran.. Aish Park Hyu Rin! Kau tak boleh menyukai orang yang sama sekali belum kau kenal >_<
“Hyu Rin-ah? Mwo hago isseyo?” sebuah suara mengagetkanku, dan menghentikan aktivitasku yang sedang memikirkan namja Rainbow itu
“Nde? Aaah aniyo Han Rin-ah.. ada apa memanggilku?” aah ternyata temanku Han Rin yang memanggilku
“Gwaenchana-yo?” Ucapannya membuat ku geli dan akhirnya..Tertawa
“Wae? Kau mentertawakanku?” Ia mengerucutkan bibirnya, neomu kyeopta
“Ne.. Gwaenchana..” Jawabku sambil masih menahan tawaku
“Kau pasti sedang memikirkan sesuatu?” Ucapnya mengintrograsi ku
“Geudae-ya, aku sedang memikirkan Namja aneh dengan kata-kata Pelangi dibibirnya”
Sejenak ia yang gantian mentertawaiku, aku pun diam. Ternyata begini rasanya ditertawakan oleh orang lain, sangat tidak enak
“ye..ye.. Kau pasti tak percaya..” Ucapku dan pergi meninggalkannya,
“Aku bisa membaca pikiranmu.. Ia akan datang terus kepantai hingga hari yang ditunggunya tiba..” Tiba-tiba Han Rin berkata seperti itu membuat bulu kuduk ku merinding ketakutan, dan aku menoleh kebelakang untuk memastikan sesuatu. Kyaa. Han Rin sudah pergi -__-“
-skip-
Apa maksudtnya?
“Aku bisa membaca pikiranmu.. Ia akan datang terus kepantai hingga hari yang ditunggunya tiba? Apa maksudtnya itu?” ucapku terus-terusan hingga tanpa sadar aku berada dipantai lagi
“Jinjja-yo? Namja itu lagi?” aku setengah berlari menghampirinya
“Yak.. Siapa namamu?” aku memberanikan diri bertanya namanya
“Geure.. Jika kau tak memberitahu namamu padaku.. Aku akan memanggilmu Namja Rainbow, eotteohke? Bagus tidak sebutan itu? Hahaha” aku mencoba mencairkan suasana
Sepertinya ia memang namja yang dingin dan tertutup, aku lelah berbicara dengannya huh
Akupun beranjak untuk pergi meninggalkannya
Tiba-tiba, srekk..
Ia berdiri dan hendak mengejarku,
“Wae? Wae? Neo nuguya?” mwo? Apa aku tak salah dengar? Namja ini balik bertanya siapa aku?
“Aku.. Park Hyu Rin, yeoja yang tinggalnya disekitar pantai ini. Jadi wajar saja jika aku sering mampir dan menemanimu disini, karena dari dulu pantai ini adalah tempat bermainku.. Kau sendiri siapa?” Ucapku dengan senang, dan berbalik menatapnya
Akhirnya namja Rainbow ini tak dingin lagi padaku ;D
“Keunde, kenapa kau terus mendekatiku?” itu bukan suatu jawaban yang ingin kudengar. Sepertinya memang benar namja ini benar-benar dingin
“Aigo, kau ini aku bertanya apa kau menjawab apa.. Dasar memang aneh..” Ucapku membalas pertanyaan yang menurutku aneh itu
“Hyung! Kajja eomma menunggumu..” lagi-lagi namja nakal itu datang, dan merusak semua suasana yang tercipta diantara aku dan namja rainbow ini
Tepat 5 menit setelah namja-namja itu pergi, aku melihat hal yang paling indah. Hal yang belum pernah kurasakan sebelumnya
Pelangi nan indah itu menghiasi langit diatas laut yang tenang ini, dengan 7 warnanya yang sangat terpadu. Tuhan, aku sangat bangga dengan ciptaan-Mu ini
“sayang sekali, namja Rainbow tak bisa menikmati ini.. Pasti dia akan senang..”
Aku segera mengabadikannya di ponselku, dan berniat mencetaknya besok untuk kuberikan pada Namja Rainbow tadi
-skip-
“Aku pulang...” Ucapku dengan agak riang, baru kali ini namja tadi mau menatapku dan berbicara empat mata denganku. Biasanya ia akan diam membisu dan tanpa berkata sepatah katapun padaku. Senangnyaaa
“Lagi-lagi kau pulang terlambat! Sebenarnya kau ini kemana saja eoh??!”
Plakk..
Satu pukulan tepat di kaki bawahku dengan sebuah tongkat panjang
Awww sangat sakit, eomma memang kejam terhadapku
“Cepat ganti bajumu dan bantu eomma menyiapkan makan untukmu dan ayahmu!”
Eomma segera meninggalkanku yang masih kesakitan memegangi kakiku
“Arraseo eomma..” ucapku pelan dan segera beranjak mengerjakan apa yang diperintahkan eomma kepadaku,
Selesai membantu eomma ku dan makan malam bersama eomma-appaku aku pun segera masuk kedalam kamar dan beranjak tidur tanpa belajar dulu
“Sebenarnya, siapa namja rainbow itu? Dan mengapa ia selalu datang kepantai pada sore hari sebelum matahari terbenam? Namun ia tak pernah melihat matahari terbenam dan sebuah pelangi yang ada saat matahari terbenam? Ini adalah teka-teki.. Aish~” Aku yang merasakan lelah kemudian memejamkan mataku
Zzzz..
***
Seperti biasa aku datang lagi ke pantai ini setiap seusai sekolah dan seusai membantu eommaku di toko ikannya. Namja itu sudah ada, namun ada yang berbeda kali ini..
Ia menggunakan topi yang menutupi rambutnya *(kupluk itu hloooo XD wkwk)
Kenapa dengannya? Padahal aku suka wajahnya ketika rambutnya dibiarkan terbuka..
Heum aneh.. Teka-teki
“Rainbow.. Lihatlah..” Katanya berteriak padaku, aku pun segera menghampirinya
Iya benar, ada pelangi saat ini. Apakah tadi habis terjadi hujan eoh?
“Neomu yeppeuda..” Ucapnya sambil menyunggingkan sebuah senyuman
Glekk..
Ia tersenyum. Omo! Ia tersenyum?!! Sangat tampan dimataku ketika senyuman itu terpancar dari wajahnya
“Neomu johahae..” ucapku tanpa sadar. Ia menoleh kearahku dan menatap mataku dalam
Perlahan tapi pasti, ia mulai mendekatkan wajahnya ke arahku, dan ..
Chuupp~
Ia mencium sekilas bibirku, meninggalkan berjuta hantaman sengatan listrik dalam diriku
Darahku berdesir sangat deras, ya Tuhaaaan rasanya aku ingin meledak sekarang juga!
Seakan mengerti ia pun memelukku
Aku terpaku akan perlakuannya padaku saat ini, sungguh ini diluar dugaanku
“Wa..wae? apa ada yang salah dengan dirimu?” tanyaku tak mengerti padanya, ketika kami tengah duduk santai di pinggir pantai
“Aniyo.. Pelanginya sangat indah..” Ucapnya sambil tersenyum dan menatap lurus kedepan
“Ke..napa kau memakai sarung kepala itu?” ucapku penasaran, ini adalah pertanyaan yang ingin kulontarkan padanya sedari tadi
“Aku tak punya rambut..” Ucapnya yang membuatku semakin tak mengerti
Ia membuka sarung kepalanya itu, betapa terkejutnya aku
Rambutnya rontok sangat banyak, padahal kemarin aku melihat rambutnya yang sangat tebal hingga membuat wajahnya semakin tampan
“Apa kau sakit?” Tanyaku sembari memandangi matanya yang sangat teduh
Ia hanya membalas pertanyaanku dengan tersenyum, lagi-lagi tersenyum. Bibir pucat itu sangat indah, ia telah merebut ciuman pertamaku..
Hari semakin gelap, seperti biasa adiknya menghampiri kami dan mengajaknya masuk kedalam mobil
Saat aku hendak meneruskan perjalananku menuju rumah, sebuah suara menghentikanku
“Neo nuguya?”
Aku berbalik dan menatapnya, ternyata namja nakal yang selalu memanggil namja rainbow dengan sebutan ‘Hyung’
“Park Hyu Rin.. Kau sendiri siapa?” ucapku tak kalah kerasnya dengan dia
“sepertinya kakakku menyukaimu.. Ceritakan padaku semua tentangmu..” Ucapnya dengan angkuh
“Nde?! Bagaimana bisa aku menceritakannya padamu? Aish kau ini sangat aneh! Pabbo!” ucapku kemudian meninggalkannya
Ia terus mengikutiku hingga sampai didepan rumahku “Katakanlah, siapa kau sebenarnya?!” Ucapku kesal padanya
“Aku adik sepupu namja yang selalu bersamamu setiap sore..” jawabnya sembari menahan tanganku
“Lalu?” balasku tak mengerti
“Kakakku menitipkan ini untukmu..” suaranya melemah, ia menyerahkan sebuah kartu ucapan padaku
Warnanya Sapphire Blue, warna favoritku kenapa namja rainbow bisa tahu warna kesukaanku? Ah mungkin hanya kebetulan saja
Saat aku hendak membukanya, namja nakal itu telah pergi. Yah tau lah, mungkin ia sudah pulang
***
Malam ini aku memakan menu makan malamku dengan sangat tak bernafsu, sepertinya sehari takdi saat bertemu dengan namja rainbow dan adiknya itu tadi membuatku gila!
Aku terus-terusan memikirkannya sedari tadi Ya Tuhan, ada apa dengan namja rainbow?
Aku beranjak kekamar dan tak memakan makananku, membuat eomma dan appaku memarahiku namun tak ku perdulikan itu semua
-Hyurin’s room-
Mwo? Ada dua surat? Siapa saja yang menuliskannya untukku?
Dear Park Hyu Rin
Hai my rainbow.. saat kau membaca surat ini kau pasti bertanya-tanya kenapa aku mengirimi mu surat bukan?
Ye.. Aku menyukai mu semenjak kita pertama kali bertemu di pantai itu..
Matamu bagaikan pelangi yang mempunyai sebuah harapan sangat tinggi
Tak seperti diriku, yang selama hampir 3 tahun ini diam tanpa harapan yang menuntutku..
Sejak divonis oleh Uisa bahwa aku menderita Kelainan Jantung, aku sadar hidupku tak akan lama lagi..
Aku berharap dapat bertemu dengan mu lagi suatu saat nanti..
Sejak bertemu di pantai itu dan melihat indahnya pelangi denganmu, aku merasa hidupku kembali ada..
Hyurin-ah..
Jeongmal Gomawo-yo, telah hadir dalam kehidupanku..
Meskipun itu hanya sebentar, tak genap 1 bulan aku mengenalmu..
Namun aku sudah menyukaimu..
Saranghasseo..
ikmubmik^^
Tes.. Air mata membasahi surat ini terus-menerus.. Tak kusangka ternyata namja rainbow itu mempunyai perjalanan hidup yang sungguh memilukan..
Aku benar-benar beruntung bisa bertemu dengannya, namja yang sangat tampan yang pernah kutemui..
Dear yeoja Pabbo!
Yak.. aku hanya ingin mengucapkan Jeongmal Gomawo..
Kau telah membuat hidup kakak sepupuku kini lebih berarti..
Kau tahu? Jika melihat kakakku tersenyum, hatiku terasa lebih lega dari sebelumnya
Meskipun sebenarnya aku telah menyukaimu sejak dulu..
Kau yeoja berambut ikal sebahu dengan pita biru diatas kepalamu, menggunakan jaket Sapphire dan sepeda namja yang berwarna serupa saat kau masih SMP dulu..
Aku sudah mengetahuimu sejak lama..
Meskipun sakit, namun aku tetap harus bahagia melihat kakakku jatuh cinta padamu..
Gomawo my blue^^
Kau juga membuat hidupku semakin berarti..
Semoga suatu saat kita dapat bertemu lagi..
Lee Donghae^^
Jinjja? Namja nakal ini ternyata menyukaiku dan telah mengenalku sejak dulu?
Namja yang selalu memakai kacamata hitam dan berkepribadian angkuh. Sebenarnya ia sangat baik..
Tuhan, ada apa denganku akhir-akhir ini?
***
Sejak mendapat dua buah surat sekaligus dari namja-namja itu, aku jadi senang berkunjung ke pantai setiap harinya..
Namun aku tak pernah bertemu dengan mereka lagi kini..
Aku rindu namja rainbow..
Aku berharap dapat bertemu dengan mereka lagi suatu saat..
-Flashback Off-
“Apakah kau akan terus bersembunyi dibalik indahnya langit itu?” gumamku terus-menerus sembari meneteskan bermili-mili air mataku
“Tidak..” tiba-tiba seseorang menyambar pertanyaanku hingga membuatku terkejut dan menoleh kearahnya..
Omo?!!
Bu..bukankah??
“Ini benarkah kau?” Ucap namja tinggi nan gagah dengan kacamata hitamnya dan syal yang menutupi lehernya itu
Sangat tampan.. Aku bahkan terpana dengan tatapannya, ketika ia melepas kacamatanya dan menatapku dalam
“Neomu yeppeuda.. Kau masih cantik seperti 3 tahun yang lalu..” Ia mendekat kearahku dan memeluk tubuhku
Aku sontak terkejut, jantungku berdegup kencang pertanda aku menerima kehadirannya
“Dimana Kakakmu?” Ucapku ketika ia melepaskan pelukannya
“Kibum hyung maksudtmu?” aku mengangguk.
Aku tersenyum penuh arti padanya, aku sudah mengetahui jawaban apa yang akan ia berikan padaku
“Ne arraseo..” Jawabku sebelum ia sempat menjawabnya..
“Kibum hyung berharap, aku bisa menjagamu seutuhnya.. my pabboya yeoja.. Saranghaeyo..” Ucap namja didepanku ini, dan.. Chuupp~ ia menciumku sekilas
“Jika ini permintaan terakhir kakakmu. Na do saranghae, Donghae-ya..”
Lagi-lagi ia tersenyum sangat tulus dan kembali memelukku
“Ternyata perasaanmu padaku tak pernah berubah heum? Saengil chukha hamnida..” Ucapku padanya yang hanya dibalas eratan pelukan yang lebih kuat lagi dari sebelumnya
Pelangi, warna-warnanya sangat indah
Menghantarkan aku kepada indahnya dunia yang sesungguhnya..
Meskipun aku tak sempat memilikimu, namun yakinlah..
Aku telah percaya bahwa ada orang yang lebih baik dariku untuk menjagamu.. – Kim Ki Bum
Pelangi, ia tak akan pernah ada ujungnya
Karena aku percaya bentuk nya bulat dan menembus air..
Sama seperti rasa cintaku padamu, yang sampai sekarang tak akan pernah ada ujungnya..
Naega neol saranghaeyo.. – Lee Dong Hae
Pelangi, kau yang selalu hadir kala aku menunggumu selama 3 jam di pantai
Aku ingin melihatmu setelah hujan turun, dan mengabadikanmu di ponselku
Kau yang membuat aku mengerti akan arti kehidupan sesungguhnya
Kau juga yang membuatku mencintai 1 orang namja yang telah kutentukan siapa yang hatiku pilih..
Gomawo-yo, berkat Tuhan menciptakanmu..
Aku sangat senang bila hujan turun pada siang hari.. – Park Hyu Rin
-----------ENDING-------------
Huaaaaaaahh, akhirnya selesai juga Epep kku yang abal-abalan ini XD
*ngelap keringet ma iler
Hahaha nggak pada mudeng ya maksudt ceritanya?
Wkwk
Aku aja juga nggak mudeng >_<
Gara-gara lagu Crazy In Love dan habis nonton Brilliant Legacy sih jadi kepikiran cerita ini XD wkwk
Ini FF requestan nya Marensa Magdalena yang dari 5 bulan yang lalu *waktu aku PKL* dia udah request terusssss
Tapi kan aku nggak sempet buat yaaa, maaf dong –“
Sebenernya, yang pengen aku jadiin Rainbow boy nya itu Dongek, cuman aku mikir keras(?) lg ntar ending nya nggak happy dong kalo dongek nya mati?
Masak marensa mau gitu sama Kibum? :P wkwkwk
Lagian aku ambil cast Kibum gegara liat SJFH yang special pada ngerjain Hangeng, trs si kibum ngebelain Hangeng
Trs waktu di SS2 Seoul, Kibum kan dance pake kupluk wuah ganteng bener..
Yaudah aku lihat Killer smile tuh cocok kalo akting sakit gara” pake kupluk XD *digorokSnower o.O
Terimakasih atas perhatian chingudeul semuaaaa
Harap Kritik Komen dan Sarang eh salah saran maksudtnye;)
Saranghae :*
Lee Eun Sup a.k.a Cho Han Rin
Ika FaFajrin
ELFishy Jewels Sparkyupel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar