Why I can’t say I
Love you?
Cast : Song Ji
Eun (bayangin itu you)
Choi Siwon
Lee Sungmin
Other..
Genre : Romance,
Sad, Broken heart, -etc-
Song : Lee
Seung Gi _ Let’s Break Up
Cho Kyuhyun _ The way to break up
Super Junior _ My love my kiss my heart
Haii jumpa lagi dengan FF ku yang nggak karuan kali ini
xD *Tebar kiss Ddangko&Bada
Hehehe mianhae saya masih belajar pakai cast nya seorang
Choi Siwon setelah banyak menghabiskan kertas(?) dengan cast seorang Fishy
-___-“
Ini FF juga hasil inspirasi dari saya
Jadi jika ada kesamaan alur cerita atau percakapan mohon
dimaafkan karena ini REAL dari hasil pemikiran saya
FF ini masih banyak sekali typo nya dan FF ini masih
Jelek , Gak patut dibaca dan lain-lain u,u
Mohon sesudah membaca comment untuk kritik&Saran
sangat diperlukan untuk membangun FF saya menjadi lebih baik lagi ^_^
Gomapseumnida..
Karena castnya seorang Choi Siwon dan Song Ji Eun
(personil secret yang nyanyi Soundtrack dr dramkor Yes, Captain! Itu looo xD)
jadi saya mohon jangan ada yang Bashing u,u saya tidak bermaksudt meng
cople-coplekan u,u
-Chekidot-
`Happy Reading`
Someday, can I say for you if I’m falling in love with
you?
Why not? Can I shout your name?
Dapatkah aku meneriaki namamu?
Mungkinkah jika kau tak mendengarku? Aku mencintaimu
melebihi apapun
Bahkan jika kau bersedia, aku akan mengorbankan seluruh
yang kupunya untukmu..
Termasuk, Hati ini ^_^
Tuhan itu adil..
Ia tak pernah memberi cobaan diluar batas kemampuan
umat-Nya..
Jodoh pun telah ada ditangan Tuhan..
Tak ada manusia yang bisa mengelak dari Takdir Tuhan :)
Begitupun kalian bukan?
Apapun yang terbaik, di kehidupan ini harus senantiasa
kita jalankan dengan hati yang tulus..
Termasuk, sebuah persahabatan..
Seoul’s Garden
Song Ji Eun POV
Aku terduduk seorang diri tak ditemani oleh siapapun
Udara pagi ini sungguh menggugah hatiku untuk terus
melihat kebawah.. Lihatlah danau itu sungguh membuat semua orang ingin
mengunjunginya..
Termasuk, Hatiku..
Hati ini.. Mengingatkan aku sesuatu di masa lalu..
Sungguh membuat hatiku sangat sakit..
-FlashBack On-
Seoul, 2010 April 7
“Saengil chukha hamnidaaa~
Saranghaneun Siwon Mungchi, saengil chukha hamnidaa..”
Teriakku sekeras-kerasnya untuk merayakan ulang tahun Siwonyang
ke-24
Sungguh diluar dugaan.. ternyata ia sangat menerima
hadiah dariku..
Karena ia suka menunggang kuda, jadi aku belikan dia Kuda
Jantan Putih dengan nama Mungchi..
“Wooaaah~ ini kau yang membelikanku Ji Eun-ah?”
“Ye.. kau suka? Namanya sama sepertimu..” Ia selalu
menunjukan senyuman manis khasnya itu dan memandangku lekat
“Gomawo Ji Eun-ah..” woaah setiap yeoja pasti akan selalu
terhipnotis oleh tatapan mata dan senyumannya itu.. haha dia ini memang yang
ter keren
“Nde Mungchi-ya hahaha”
“Baiklah Jieun-ah naik ke punggung kuda ini.. kita akan
jalan-jalan disekitar bukit.. eum, Mungchi-ya jangan nakal ne? Kami berdua kaan
naik ke punggung mu..”
Dengan senyuman khas nya ia merayu seekor kuda.. ada-ada
saja ia seekor kuda pun bisa ia rayu apalagi ber ekor-ekor yeoja? Hihi XD
Aku pun menaiki punggung Mungchi ini..
Aku takut sekali dengan kuda karena aku mempunyai memory
buruk tentang kuda..
Tapi berkat Siwon kini, aku tak pernah takut dengan kuda
lagi..
Bahkan aku sangat bersahabat dengan kuda..
Sungguh hal yang menyenangkan bisa bersahabat dengan
seekor kuda..
-skip-
“huwaa lelah sekali Siwon-ah.. ini kopi untukmu..” aku
menyodorkan sebuah kopi untuknya
Kini kami berada di sekitar taman Seoul setelah kami
mengembalikan Mungchi tadi
“Geure.. eum, kau tak merasa lelah kan?”
“Aniyo.. waeyo siwon-ah? Kau mau apa?” sepertinya ia
sudah belajar merayu orang dengan puppy eyes nya itu dapat dari mana dia?
Hehehe
“Arraseo.. bagaimana kalau kita ke Mobit Caffee.. aku
ingin makan banyak Kimchi dan minum Soju disana.. kau mau? Aku yang traktir
kali ini..”
“Woaah! Jinjjayo? Kau serius dengan itu? Hemm Geure..
Kajja!!” aku menarik tangannya dan kami pun segera menyegat Bus yang ada
@Mobit Caffee
“Yak! Kalian! Sedang apa kemari?” ah itu dia Lee Sungmin
“Ah Minnie kami sedang pesan Kimchi dan soju.. apa kau
mau ikut? Kali ini aku yang traktir.. eotteohke?” ucap siwon dengan ceria
“Keunde, apa aku mengganggu kalian?”
“Aaah tentu saja tidak.. Kajja biar aku yang memesan..”
aku segera menghampiri pelayan untuk memesan
Beberapa menit kemudian meja ini telah dipenuhi dengan
Kimchi, Bibimbap, 2 botol Soju dan satu mangkok Jjangmyeon
“Selamat makan semuanyaa...” ucap siwon sebelum menyantap
makanan nya
“Minnie-ya apa kau mau sesuatu? Biar aku yang ambilkan!”
“Ach tak usah noona.. Aku bisa mengambilnya sendiiri :D”
Lee Sungmin memang namja yang sangat mandiri.. meskipun
lebih muda dariku namun dia yang sangat dewasa dan bisa menjagaku jika Siwon
tidak ada
`OoOoOoOoOo`
Choi Siwon POV
“Minnie-ya bisakah kau memfotokan kami?” ucapku
menyodorkan sebuah kamera pada sepupuku, Sungmin
“Ah Arraseo.. buat senyum kalian selebar mungkin Otte?!
Hana Dul Set.. Klikk”
“Baiklah kita foto di danau itu saja.. Kajja JiEun-ah!”
Hana, dul, set –klik-
“Gomawoyo Minnie-ya..” aku tersenyum pada Sungmin yang
menurutku sangat Aegyo itu
“Nde cheonma hyung.. baiklah aku ada kelas sore ini..
Annyeong..” ia melambaikan tangannya padaku dan juga ji Eun
Aku berjalan-jalan sekitar danau ini
Sungguh indah dikala sore hari
Banyak sekali sepasang kekasih yang berkunjung kesini..
Ya sepasang kekasih.. Namun apa kalian berfikir bahwa aku
dan Ji Eun adalah kekasih?
Aniyo.. Aku dan Ji Eun telah bersahabat dari kami kecil
hingga kini
Sungguh sangat sangat lama
Tapi diantara kami tak pernah mempunyai seseorang yang dicintai misalnya
Kekasih
Aku sendiri tak pernah merasakan bagaimana rasanya
mempunyai seorang kekasih
Mungkin Ji Eun juga seperti itu
Aku tak tau apa yang sedang kami rasakan masing-masing
Menurut kami, kami hanya bersahabat kami saling
menyayangi dan juga... Mencintai...
Seluruh waktu kami hanya habiskan berdua kadang dengan
Sungmin sepupuku
Setelah itu aku tak pernah bersama yeoja lain kecuali itu
tuntutan pekerjaan..
Aku selalu menemani nya dirumah dan dimana saja setelah
4tahun yang lalu ia kehilangan kedua orangtua nya
Ia hanya bersama seorang bibi yang sudah dianggap seperti
ahjumma nya sendiri.. sungguh aku merasa kasihan dengan dirinya
Eomma ku selalu memberi perhatian lebih padanya karena
merasa empati kepadanya
Aku pernah berjanji kala aku masih duduk di bangku
Sekolah Dasar pada eomma Ji Eun jika aku sudah dewasa nanti aku akan
menikahinya
Omo?! Apa yang ku katakan waktuitu? Sungguh
mempermalukanku sepertinya ckck
“Apa yang sedang kau lamunkan Siwon-ah?”
Aku agak tekejut karenanya
“aaah aniyo Ji Eun-ah..
danau ini sangat indah.. se indah dirimu..” aku memandang matanya yang
berbinar ketika melihatku tersenyum
Apa kah aku semempesona ini? Hihi
“kau juga indah Siwon-ah.. eh? Ah aniyo..”
“kau tadi bicara apa? Coba ulangi!”
“Aish.. shireo!” seketika pipnya memerah dengan perkataanku
barusan..
Ya seperti dugaanku selama ini jika kami saling
mencintai. Kami terlalu nyaman denganposisi kami masing-masing yang sebagai
sahabat
Kami tak pernah mau jika harus melanjutkan ke hubungan
yang lebih serius dengannya
Tapi kami ingin suatu saat nanti kami bisa bersama..bukan
untuk sementara.. tapi untuk selamanya..
***
Changwon’s Hill
Karena hari ini aku tak ada pekerjaan, aku ingin melukis
bukit Changwon
Sudah sangat lama aku tak melukis..
Aku tertarik dengan seorang yeoja berbaju Biru Sapphire
dengan syal dilehernya yang sedang membelakangikuitu
Rambutnya sungguh indah..
Tanpa sadar aku ikut melukisnya bersama dengan bukit dan
rerumputan di sampingnya
Lama sekali dia bermain dengan dua ekor kelinci itu? Apa
dia termasuk penyayang
binatang sama sepertiku?
Cha! Akhirnya ia menoleh.. aku terus penasaran dengannya
Ia tersenyum dan. Omo?! Bukankah itu Song Ji Eun
Aish sedang apa dia disini?
“Ji Eun-ah!” aku meneriaki namanya
“Mwoya! Siwon-ah sedang apa kau disini?!” ia berjalan
menghampiriku
“Woaaah itu aku! Kau melukisku.. kau mencoba membuntutiku
ne? Jinjja? Kau mulai menyukaiku ne? Hihihi”
“Aku yang harus nya bertanya.. yang benar saja! Sedang apa kau disini?”
“Nugu? Nan? Aku sedang bermain dengan kelinci-kelinci itu
apa ada yang salah?”
“Ah aniyo.. siapa namja itu?” tunjukku pada namja tinggi
dan gagah yang berada jauh di belakangnya itu..
“Nuguya? Dia? Dia namja aneh yang mengatakan aku cantik..
Neo yeppeuda yeoja.. haish kau tau siwon-ah ia selalu mengikutiku saat aku
sedang mengejar kelinci-kelinci itu..”
“MWO?! Ia berkata seperti itu?! Andwae! Kau hanya
milikku..”
“Yak! Neo! Ne neo! Kemarilah..” aku meneriaki namja itu
untuk datang kearahku
“apa kau memanggilku hyung?” tanya namja aneh itu
“ne.. apa kau menyukai nya?” tanyaku sungguh konyol
Ji Eun hanya terkekeh di belakangku melihat tingkah ku
yang menurutku aneh ini
“Ne.. Ia sangat cantik.. apa dia yeoja mu hyung?”
sepertinya ia lebih muda dariku yang benar saja..
“Ye dia yeojaku jadi jangan menyukai nya lagi ne?” aku
lega setelah berbicara sepertiitu padanya
“Ah begitu kah? Arraseo aku akan pergi..” namjaitu sedikit menunduk dan menangis hehehe
sepertinya aku jahat sekali pada seseorang
“seharusnya kau biarkan saja dia menyukaiku Siwon-ah..
hahahahaha” dia tertawa terbahak-bahak mengejekku
“Ani! Tak ada yang boleh menyukaimu..” aku berjalan
menjauhinya
Tiba-tiba ia sudah berdiri didepanku lagi dan.. chuuu~
Ia mencium bibirku sekilas “kau tak boleh pergi begitu
saja eoh! U,u”
“bailklah.. apa kau percaya jika aku berkata aku
mencintaimu?”
Kulihat ia sedikit memundurkan langkahnya “apa yang kau
katakan Siwon-ah? Kita ini kan bersahabat!” aku tau kau pasti shock mendengar
ini..
Ia mengeluarkan air mata nya perlahan
“Apa kau masih tak sadar juga? Kita ini saling menyukai..
kau merasa membutuhkanku dan aku juga membutuhkanmu.. kau merasa tak bisa jauh
dariku dan aku juga merasa seperti itu.. kau bahkan tak pernah melihatku
bersama yeoja lain kan? Dan kau tahu sendiri banyak yeoja yang tertarik padaku
tapi aku tak pernah menganggapnya! Irreona Ji Eun-ah.. apa kau masih tak sadar
juga dan menganggap kita ini hanya mempunyai perasaan layaknya seorang sahabat
dan sahabatnya saja?”
Aku pergi meninggalkannya sendiri disitu
Ku tinggalkan lukisanku disitu terakhir aku melukis mu Ji
Eun-ah aku tak akan melukismu lagi..
Kau cukup membuatku merasa kan patah hati yang sangat
mendalam
........................................................................... ******========================================================
Da jinan gieog-eul
gyesog hemaeida bam gip-i chwihae galsulog
Gwaensili jogeum na
seulpeo jine
Niga phogosipeo
jimyeon..
Niga deo geulliwo
jimyeon meonghani nuwo meonghani nuwo
Kkeutnae jamdeulji
moshago
Niga bhogosipeo
jyeodo ..
Niga deo saeng-gag
nado naneun gwaenchanh-a naneun gwaenchanh-a
Niga haengbokha
damyeon-nan
Neowa hamkke
yeoss-eul ttae
Neol tteona bonaegi
jeon-e on him-eul dahae neol saranghaessgie
Nalago
mid-eossneunde..
--Ketika aku sangat
merindukanmu berbaring tanpa berpikir
Aku tak bisa
tertidur
Bahkan ketika aku
merindukanmu..
Aku terlalu
berpikir tentangmuaku baik-baik saja selama kau bahagia
Ini serasa seperti
aku mengambang disebuah ruangan
Seperti mimpi
semalam, ketika aku bangun semuanya kacau
Ketika kau mencoba
untuk bergerak lebih dekat
Kau selalu menjauh
Aku mencintaimu
dengan semua yang aku punya
Aku tak menyesal
karena aku percaya kau adalah untukku
Yang aku yakin
ternyata bukanitu..—
13harikemudian,
2010 May 5
Aku berbaring diatas kasurku ini
Aku melihat disekeliling kamarku yang biasa ia gunakan
untuk bermain laptop disini
Semua lukisan-lukisan itu selalu terpampang fotoku bersamanya
Apakah dia takpernah sadar jika dia jugamencintaiku?
Neoraggo..Neoraggo..(bunyi nada dering sms)
“jebal.. datanglah aku ingin bertemu denganmu.. aku
tunggu kau di taman dekat danau seperti biasa.. aku akan membawa kan kimchi
untukmu, dan sebuah boneka untuk Mungchi.. Jebal datanglah aku sangat
merindukanmu.. Nan jeongmal phogosipeoyo.. –Neo Jiun-“
Aku tersenyum membaca pesannya..
Aku pun segera mempersiapkan semuanya.. aku tau kau
membutuhkanku, sangat membutuhkanku malah..
@Seoul’s Garden
“mianhae aku terlambat Jiun-ah..”
“Ne gwaenchanayo Siwon-ah.. ini Mungchi untukmu..”
Syuut.. dia memelukku dengan cepat
“Kau kemana saja akhir-akhir ini? Kau tak pernah pergi
dengan mungchi lagi.. aku merindukanmu.. Mengapa kau tak menelponku? Disaat aku
berkunjung kerumah mu, aku tak pernah melihatmu.. Eommamu berkata kau sangat
sibuk tapi aku takpercaya..”
Akumelepaspelukannyadanmemegangwajahnyadengankeduatanganku..lembut..
Tes..apa ini? Apa aku menangis? Ah aniyo.. sepertinya Ji
Eun yang menangis kali ini..
Chuuu~ aku menciumnya dalam sangat dalam.. menghapus air
mata yang menggenangi pipinya..
Menggigit bibir bawahnya dan –skip-
Aku kembali memeluknya sengat erat tak lama kemudianaku melepasnya
“aku juga merindukanmu Ji Eun-ah.. Saranghae..”
“.....” ia hanya tersenyum penuh arti padaku
Mengapa aku tak boleh berkata saranghae padamu Jiun-ah?
–batinku
“Siwon-ah kajja kita naik Mungchi bersama!”
“Ne..” aku hanya mengikutinya mungkin ia tak ingin aku
menyuruhnya menjadi yeojaku
***
2010,
May 7
Song Ji Eun POV
I’m
walkin to the day..I’mwalkin to the day.. (bunyitelepon)
“Mwo? Apa yang terjadi pada Siwon, Minnie-ya???!” aku
panik dan melemas mendengar telepon dari Sungmin
“Ne! Aku akan segera kesana..hiks..”
“tenanglah noona uljimayo..” tenang sungmin padaku
Siwon-ah jebal jangan tinggalkan aku..
Aku sangat.. Aaargh kenapa aku tak tau apa yang sedang
kurasakan padanya selama ini?
Ini bukan cinta! Aku benci kata-kata Saranghae!
Aku berlari secepat mungkin tak peduli tangan ku yang
mengeluarkan darah akibat terjatuh dari bus tadi
@Seoul International Hospital
“Ji Eun-nui.. kemarilah kau sudah ditunggu hyung dan
ahjumma daritadi..”
Aku menangis memandanginya kini
“apa yang terjadi padanya, eomma?”
“ini.. ia menyelamatkan lukisan ini didekat danau tempat
biasa ia melukis bersamamu...” ucap Eomma siwon dengan tersenyum kearahku
Senyum yang sangat dipaksakan
“Mwo?! Siwon-ah!! Ada apa dengannya eomma?! Kenapa kau
berdiri didepan ruangan ini??!” rontaanku membuat Eomma siwon dan Sungmin
memelukku erat
Apa yang sebenarnya terjadi??
“Hyung tertabrak sebuah mobil yang melaju dengan sangat
kencang malamitu noona.. ia berniat membawa lukisan ini padamu.. namun setelah
ia menelponku bahwa aku harus menemanimu, aku menuju kerumahmu dan tak tau
keadaan hyung lagi.. paginya aku telah diantar kerumah sakit dan melihat
keadaan hyung yang sudah...tiada...”
Aku terjatuh dan melemah
Andwae! Maldo Andwae! Kemarin baru saja aku bersama nya
.. baru saja aku berbicara padanya.. baru saja aku memeluknya.. Siwon-aaaah
malhajima! Jebaaal..
Aku sudah tak lagi mencintaimu Siwon-aah aku sangat
sangat menyayangimu melebihi apapun didunia ini.. aku membutuhkanmu Siwon-ah
malhajimaaaa jebaal :’( hiks
-Falshback Off-
Tes.. Air mata ini menetes lagi.. yang kesekian kalinya
kala aku memandang danau itu
Kenangan yang tak akan pernah hilang dari ingatanku..
Mungchi-ya apakau rindu majikanmu? Aku sama sepertimu.. malah sangat sangat
rindu dia..
“Siwon-ah!! Jangan lupa makan Kimchimu!! Jaga kesehatanmu
disana!! Tunggu aku ne?! Kita akan bermain bersama lagi disana!! Hiks.. hiks..”
aku berteriak memandang langit biru yang cerah hari ini
“Noona! Pulanglah! Eomma membuatkan mu Kimchi dan
Jjangmyeon! Kajja..” Sungmin memang dongsaeng yang bisa menjagaku setelah Siwon
tak ada lagi
“Ndee! Aku baru saja bertemu Hyungmu tadi.. lihatlah...”
tunjukku pada sungmin
Kau memang tak boleh mengatakan I Love You padaku
Karena perasaanku kepadamu lebih dari sekedar kata “I
Love You”
Aku harap kau mengerti sekarang.. aku selaluberharap
dapat bersamamu suatu saat nanti..
Kau adalah belahan jiwaku.. kau pertama dan terakhir
untukku..
Terimakasih.. –Song Ji Eun
Lihatlah dari dalam hatimu.. aku hadir disitu..
Kau selalu merasa dingin bukan? Aku yang membuatmu
dingin.. aku ingin kau cepat menyusulku agar kita bisa bermain bersama lagi..
aku rindu suaramu Jiun-ah..
Ada atau tidaknya diriku dihadapanmu, aku selalu
menemanimu
Selalu menjagamu meskikau tak pernah melihatku..Neomu
Saranghaesseo..-Choi Siwon
Bukan hanya sekedar kata ‘Saranghaesseo’ tapi inilebih
dari kata itu..
Rasa ini melebihi itu.. sungguh kau adalah belahan jiwaku
Yang pertama dan juga yang terakhir..
(Last Song : Eric Nam _ Oraejeon Annyeong)
Hahahahaha FF ini sungguh-sungguh GAJE+JELEK
Karena saya bingung mau alur yang seperti apa
Akhirnya saya coba ngarang-ngarang Gak Jelas begitu dan
Jadilah seperti ini XD
Mohon dimaafkan ne?
Jeongseonghamnidaaaaa #bow
Sekian FF saya ini
Mohon Kritik dan Saran yang membangun dari Readers
sekalian yaa
Lain kali saya harus bikin FF yang Genre nya apa? Hehe
Dari dulu(?) saya mencoba bikin yang Horror tapi Cuma
setengah jadi soalnya Takut dan gak punya gambaran sama sekali soal Hantu XD
Kkkk~
Sekiaan.. Semoga nggak bikin Readers chingudeul semua
bosenyaa :)
Annyeong hI Gyeseyo..
-Lee.Eun Sup a.k.a
Cho Han Rin-
Ika FaFajrin
*6 Mei 2013*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar