10.23.2013

Why I Can't Say I Love You? | Twoshoot in one Part

Why I can’t say I Love you?
Cast       : Song Ji Eun (bayangin itu you)
                  Choi Siwon
                  Lee Sungmin
                  Other..
Genre   : Romance, Sad, Broken heart, -etc-
Song      : Lee Seung Gi _ Let’s Break Up
                  Cho Kyuhyun _ The way to break up
                  Super Junior _ My love my kiss my heart

Haii jumpa lagi dengan FF ku yang nggak karuan kali ini xD *Tebar kiss Ddangko&Bada
Hehehe mianhae saya masih belajar pakai cast nya seorang Choi Siwon setelah banyak menghabiskan kertas(?) dengan cast seorang Fishy -___-“
Ini FF juga hasil inspirasi dari saya
Jadi jika ada kesamaan alur cerita atau percakapan mohon dimaafkan karena ini REAL dari hasil pemikiran saya
FF ini masih banyak sekali typo nya dan FF ini masih Jelek , Gak patut dibaca dan lain-lain u,u
Mohon sesudah membaca comment untuk kritik&Saran sangat diperlukan untuk membangun FF saya menjadi lebih baik lagi ^_^ Gomapseumnida..

Karena castnya seorang Choi Siwon dan Song Ji Eun (personil secret yang nyanyi Soundtrack dr dramkor Yes, Captain! Itu looo xD) jadi saya mohon jangan ada yang Bashing u,u saya tidak bermaksudt meng cople-coplekan u,u

-Chekidot-

`Happy Reading`

Someday, can I say for you if I’m falling in love with you?
Why not? Can I shout your name?
Dapatkah aku meneriaki namamu?
Mungkinkah jika kau tak mendengarku? Aku mencintaimu melebihi apapun
Bahkan jika kau bersedia, aku akan mengorbankan seluruh yang kupunya untukmu..
Termasuk, Hati ini ^_^
Tuhan itu adil..
Ia tak pernah memberi cobaan diluar batas kemampuan umat-Nya..
Jodoh pun telah ada ditangan Tuhan..
Tak ada manusia yang bisa mengelak dari Takdir Tuhan :)
Begitupun kalian bukan?
Apapun yang terbaik, di kehidupan ini harus senantiasa kita jalankan dengan hati yang tulus..
Termasuk, sebuah persahabatan..

Seoul’s Garden
Song Ji Eun POV

Aku terduduk seorang diri tak ditemani oleh siapapun
Udara pagi ini sungguh menggugah hatiku untuk terus melihat kebawah.. Lihatlah danau itu sungguh membuat semua orang ingin mengunjunginya..
Termasuk, Hatiku..
Hati ini.. Mengingatkan aku sesuatu di masa lalu.. Sungguh membuat hatiku sangat sakit..
-FlashBack On-

Seoul, 2010 April 7

“Saengil chukha hamnidaaa~
Saranghaneun Siwon Mungchi, saengil chukha hamnidaa..”
Teriakku sekeras-kerasnya untuk merayakan ulang tahun Siwonyang ke-24
Sungguh diluar dugaan.. ternyata ia sangat menerima hadiah dariku..
Karena ia suka menunggang kuda, jadi aku belikan dia Kuda Jantan Putih dengan nama Mungchi..
“Wooaaah~ ini kau yang membelikanku Ji Eun-ah?”
“Ye.. kau suka? Namanya sama sepertimu..” Ia selalu menunjukan senyuman manis khasnya itu dan memandangku lekat
“Gomawo Ji Eun-ah..” woaah setiap yeoja pasti akan selalu terhipnotis oleh tatapan mata dan senyumannya itu.. haha dia ini memang yang ter keren
“Nde Mungchi-ya hahaha”
“Baiklah Jieun-ah naik ke punggung kuda ini.. kita akan jalan-jalan disekitar bukit.. eum, Mungchi-ya jangan nakal ne? Kami berdua kaan naik ke punggung mu..”
Dengan senyuman khas nya ia merayu seekor kuda.. ada-ada saja ia seekor kuda pun bisa ia rayu apalagi ber ekor-ekor yeoja? Hihi XD

Aku pun menaiki punggung Mungchi ini..
Aku takut sekali dengan kuda karena aku mempunyai memory buruk tentang kuda..
Tapi berkat Siwon kini, aku tak pernah takut dengan kuda lagi..
Bahkan aku sangat bersahabat dengan kuda..
Sungguh hal yang menyenangkan bisa bersahabat dengan seekor kuda..

-skip-

“huwaa lelah sekali Siwon-ah.. ini kopi untukmu..” aku menyodorkan sebuah kopi untuknya
Kini kami berada di sekitar taman Seoul setelah kami mengembalikan Mungchi tadi
“Geure.. eum, kau tak merasa lelah kan?”
“Aniyo.. waeyo siwon-ah? Kau mau apa?” sepertinya ia sudah belajar merayu orang dengan puppy eyes nya itu dapat dari mana dia? Hehehe
“Arraseo.. bagaimana kalau kita ke Mobit Caffee.. aku ingin makan banyak Kimchi dan minum Soju disana.. kau mau? Aku yang traktir kali ini..”
“Woaah! Jinjjayo? Kau serius dengan itu? Hemm Geure.. Kajja!!” aku menarik tangannya dan kami pun segera menyegat Bus yang ada

@Mobit Caffee

“Yak! Kalian! Sedang apa kemari?” ah itu dia Lee Sungmin
“Ah Minnie kami sedang pesan Kimchi dan soju.. apa kau mau ikut? Kali ini aku yang traktir.. eotteohke?” ucap siwon dengan ceria
“Keunde, apa aku mengganggu kalian?”
“Aaah tentu saja tidak.. Kajja biar aku yang memesan..” aku segera menghampiri pelayan untuk memesan

Beberapa menit kemudian meja ini telah dipenuhi dengan Kimchi, Bibimbap, 2 botol Soju dan satu mangkok Jjangmyeon
“Selamat makan semuanyaa...” ucap siwon sebelum menyantap makanan nya
“Minnie-ya apa kau mau sesuatu? Biar aku yang ambilkan!”
“Ach tak usah noona.. Aku bisa mengambilnya sendiiri :D”
Lee Sungmin memang namja yang sangat mandiri.. meskipun lebih muda dariku namun dia yang sangat dewasa dan bisa menjagaku jika Siwon tidak ada

`OoOoOoOoOo`

Choi Siwon POV

“Minnie-ya bisakah kau memfotokan kami?” ucapku menyodorkan sebuah kamera pada sepupuku, Sungmin
“Ah Arraseo.. buat senyum kalian selebar mungkin Otte?! Hana Dul Set.. Klikk”
“Baiklah kita foto di danau itu saja.. Kajja JiEun-ah!”
Hana, dul, set –klik-
“Gomawoyo Minnie-ya..” aku tersenyum pada Sungmin yang menurutku sangat Aegyo itu
“Nde cheonma hyung.. baiklah aku ada kelas sore ini.. Annyeong..” ia melambaikan tangannya padaku dan juga ji Eun
Aku berjalan-jalan sekitar danau ini
Sungguh indah dikala sore hari
Banyak sekali sepasang kekasih yang berkunjung kesini..
Ya sepasang kekasih.. Namun apa kalian berfikir bahwa aku dan Ji Eun adalah kekasih?
Aniyo.. Aku dan Ji Eun telah bersahabat dari kami kecil hingga kini
Sungguh sangat sangat lama
Tapi diantara kami tak pernah mempunyai seseorang yang dicintai misalnya Kekasih
Aku sendiri tak pernah merasakan bagaimana rasanya mempunyai seorang kekasih
Mungkin Ji Eun juga seperti itu
Aku tak tau apa yang sedang kami rasakan masing-masing
Menurut kami, kami hanya bersahabat kami saling menyayangi dan juga... Mencintai...
Seluruh waktu kami hanya habiskan berdua kadang dengan Sungmin sepupuku
Setelah itu aku tak pernah bersama yeoja lain kecuali itu tuntutan pekerjaan..
Aku selalu menemani nya dirumah dan dimana saja setelah 4tahun yang lalu ia kehilangan kedua orangtua nya
Ia hanya bersama seorang bibi yang sudah dianggap seperti ahjumma nya sendiri.. sungguh aku merasa kasihan dengan dirinya
Eomma ku selalu memberi perhatian lebih padanya karena merasa empati kepadanya
Aku pernah berjanji kala aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar pada eomma Ji Eun jika aku sudah dewasa nanti aku akan menikahinya
Omo?! Apa yang ku katakan waktuitu? Sungguh mempermalukanku sepertinya ckck

“Apa yang sedang kau lamunkan Siwon-ah?”
Aku agak tekejut karenanya
“aaah aniyo Ji Eun-ah..  danau ini sangat indah.. se indah dirimu..” aku memandang matanya yang berbinar ketika melihatku tersenyum
Apa kah aku semempesona ini? Hihi
“kau juga indah Siwon-ah.. eh? Ah aniyo..”
“kau tadi bicara apa? Coba ulangi!”
“Aish.. shireo!” seketika pipnya memerah dengan perkataanku barusan..
Ya seperti dugaanku selama ini jika kami saling mencintai. Kami terlalu nyaman denganposisi kami masing-masing yang sebagai sahabat
Kami tak pernah mau jika harus melanjutkan ke hubungan yang lebih serius dengannya
Tapi kami ingin suatu saat nanti kami bisa bersama..bukan untuk sementara.. tapi untuk selamanya..

***

Changwon’s Hill

Karena hari ini aku tak ada pekerjaan, aku ingin melukis bukit Changwon
Sudah sangat lama aku tak melukis..
Aku tertarik dengan seorang yeoja berbaju Biru Sapphire dengan syal dilehernya yang sedang membelakangikuitu
Rambutnya sungguh indah..
Tanpa sadar aku ikut melukisnya bersama dengan bukit dan rerumputan di sampingnya
Lama sekali dia bermain dengan dua ekor kelinci itu? Apa dia termasuk penyayang binatang sama sepertiku?
Cha! Akhirnya ia menoleh.. aku terus penasaran dengannya
Ia tersenyum dan. Omo?! Bukankah itu Song Ji Eun
Aish sedang apa dia disini?

“Ji Eun-ah!” aku meneriaki namanya
“Mwoya! Siwon-ah sedang apa kau disini?!” ia berjalan menghampiriku
“Woaaah itu aku! Kau melukisku.. kau mencoba membuntutiku ne? Jinjja? Kau mulai menyukaiku ne? Hihihi”
“Aku yang harus nya bertanya..  yang benar saja! Sedang apa kau disini?”
“Nugu? Nan? Aku sedang bermain dengan kelinci-kelinci itu apa ada yang salah?”
“Ah aniyo.. siapa namja itu?” tunjukku pada namja tinggi dan gagah yang berada jauh di belakangnya itu..
“Nuguya? Dia? Dia namja aneh yang mengatakan aku cantik.. Neo yeppeuda yeoja.. haish kau tau siwon-ah ia selalu mengikutiku saat aku sedang mengejar kelinci-kelinci itu..”
“MWO?! Ia berkata seperti itu?! Andwae! Kau hanya milikku..”
“Yak! Neo! Ne neo! Kemarilah..” aku meneriaki namja itu untuk datang kearahku
“apa kau memanggilku hyung?” tanya namja aneh itu
“ne.. apa kau menyukai nya?” tanyaku sungguh konyol
Ji Eun hanya terkekeh di belakangku melihat tingkah ku yang menurutku aneh ini
“Ne.. Ia sangat cantik.. apa dia yeoja mu hyung?” sepertinya ia lebih muda dariku yang benar saja..
“Ye dia yeojaku jadi jangan menyukai nya lagi ne?” aku lega setelah berbicara sepertiitu padanya
“Ah begitu kah? Arraseo aku akan pergi..” namjaitu sedikit menunduk dan menangis hehehe sepertinya aku jahat sekali pada seseorang

“seharusnya kau biarkan saja dia menyukaiku Siwon-ah.. hahahahaha” dia tertawa terbahak-bahak mengejekku
“Ani! Tak ada yang boleh menyukaimu..” aku berjalan menjauhinya
Tiba-tiba ia sudah berdiri didepanku lagi dan.. chuuu~
Ia mencium bibirku sekilas “kau tak boleh pergi begitu saja eoh! U,u”
“bailklah.. apa kau percaya jika aku berkata aku mencintaimu?”
Kulihat ia sedikit memundurkan langkahnya “apa yang kau katakan Siwon-ah? Kita ini kan bersahabat!” aku tau kau pasti shock mendengar ini..
Ia mengeluarkan air mata nya perlahan
“Apa kau masih tak sadar juga? Kita ini saling menyukai.. kau merasa membutuhkanku dan aku juga membutuhkanmu.. kau merasa tak bisa jauh dariku dan aku juga merasa seperti itu.. kau bahkan tak pernah melihatku bersama yeoja lain kan? Dan kau tahu sendiri banyak yeoja yang tertarik padaku tapi aku tak pernah menganggapnya! Irreona Ji Eun-ah.. apa kau masih tak sadar juga dan menganggap kita ini hanya mempunyai perasaan layaknya seorang sahabat dan sahabatnya saja?”
Aku pergi meninggalkannya sendiri disitu
Ku tinggalkan lukisanku disitu terakhir aku melukis mu Ji Eun-ah aku tak akan melukismu lagi..
Kau cukup membuatku merasa kan patah hati yang sangat mendalam

........................................................................... ******========================================================

Da jinan gieog-eul gyesog hemaeida bam gip-i chwihae galsulog
Gwaensili jogeum na seulpeo jine
Niga phogosipeo jimyeon..
Niga deo geulliwo jimyeon meonghani nuwo meonghani nuwo
Kkeutnae jamdeulji moshago
Niga bhogosipeo jyeodo ..
Niga deo saeng-gag nado naneun gwaenchanh-a naneun gwaenchanh-a
Niga haengbokha damyeon-nan
Neowa hamkke yeoss-eul ttae
Neol tteona bonaegi jeon-e on him-eul dahae neol saranghaessgie
Nalago mid-eossneunde..

--Ketika aku sangat merindukanmu berbaring tanpa berpikir
Aku tak bisa tertidur
Bahkan ketika aku merindukanmu..
Aku terlalu berpikir tentangmuaku baik-baik saja selama kau bahagia
Ini serasa seperti aku mengambang disebuah ruangan
Seperti mimpi semalam, ketika aku bangun semuanya kacau
Ketika kau mencoba untuk bergerak lebih dekat
Kau selalu menjauh
Aku mencintaimu dengan semua yang aku punya
Aku tak menyesal karena aku percaya kau adalah untukku
Yang aku yakin ternyata bukanitu..—

13harikemudian, 2010 May 5
Aku berbaring diatas kasurku ini
Aku melihat disekeliling kamarku yang biasa ia gunakan untuk bermain laptop disini
Semua lukisan-lukisan itu selalu terpampang fotoku bersamanya
Apakah dia takpernah sadar jika dia jugamencintaiku?
Neoraggo..Neoraggo..(bunyi nada dering sms)

“jebal.. datanglah aku ingin bertemu denganmu.. aku tunggu kau di taman dekat danau seperti biasa.. aku akan membawa kan kimchi untukmu, dan sebuah boneka untuk Mungchi.. Jebal datanglah aku sangat merindukanmu.. Nan jeongmal phogosipeoyo.. –Neo Jiun-“

Aku tersenyum membaca pesannya..
Aku pun segera mempersiapkan semuanya.. aku tau kau membutuhkanku, sangat membutuhkanku malah..

@Seoul’s Garden

“mianhae aku terlambat Jiun-ah..”
“Ne gwaenchanayo Siwon-ah.. ini Mungchi untukmu..”
Syuut.. dia memelukku dengan cepat
“Kau kemana saja akhir-akhir ini? Kau tak pernah pergi dengan mungchi lagi.. aku merindukanmu.. Mengapa kau tak menelponku? Disaat aku berkunjung kerumah mu, aku tak pernah melihatmu.. Eommamu berkata kau sangat sibuk tapi aku takpercaya..”
Akumelepaspelukannyadanmemegangwajahnyadengankeduatanganku..lembut..
Tes..apa ini? Apa aku menangis? Ah aniyo.. sepertinya Ji Eun yang menangis kali ini..
Chuuu~ aku menciumnya dalam sangat dalam.. menghapus air mata yang menggenangi pipinya..
Menggigit bibir bawahnya dan –skip-
Aku kembali memeluknya sengat erat tak lama kemudianaku melepasnya
“aku juga merindukanmu Ji Eun-ah.. Saranghae..”
“.....” ia hanya tersenyum penuh arti padaku
Mengapa aku tak boleh berkata saranghae padamu Jiun-ah? –batinku
“Siwon-ah kajja kita naik Mungchi bersama!”
“Ne..” aku hanya mengikutinya mungkin ia tak ingin aku menyuruhnya menjadi yeojaku

***
2010, May 7
Song Ji Eun POV

I’m walkin to the day..I’mwalkin to the day.. (bunyitelepon)
“Mwo? Apa yang terjadi pada Siwon, Minnie-ya???!” aku panik dan melemas mendengar telepon dari Sungmin
“Ne! Aku akan segera kesana..hiks..”
“tenanglah noona uljimayo..” tenang sungmin padaku
Siwon-ah jebal jangan tinggalkan aku..
Aku sangat.. Aaargh kenapa aku tak tau apa yang sedang kurasakan padanya selama ini?
Ini bukan cinta! Aku benci kata-kata Saranghae!
Aku berlari secepat mungkin tak peduli tangan ku yang mengeluarkan darah akibat terjatuh dari bus tadi

@Seoul International Hospital

“Ji Eun-nui.. kemarilah kau sudah ditunggu hyung dan ahjumma daritadi..”
Aku menangis memandanginya kini
“apa yang terjadi padanya, eomma?”
“ini.. ia menyelamatkan lukisan ini didekat danau tempat biasa ia melukis bersamamu...” ucap Eomma siwon dengan tersenyum kearahku
Senyum yang sangat dipaksakan
“Mwo?! Siwon-ah!! Ada apa dengannya eomma?! Kenapa kau berdiri didepan ruangan ini??!” rontaanku membuat Eomma siwon dan Sungmin memelukku erat
Apa yang sebenarnya terjadi??
“Hyung tertabrak sebuah mobil yang melaju dengan sangat kencang malamitu noona.. ia berniat membawa lukisan ini padamu.. namun setelah ia menelponku bahwa aku harus menemanimu, aku menuju kerumahmu dan tak tau keadaan hyung lagi.. paginya aku telah diantar kerumah sakit dan melihat keadaan hyung yang sudah...tiada...”
Aku terjatuh dan melemah
Andwae! Maldo Andwae! Kemarin baru saja aku bersama nya .. baru saja aku berbicara padanya.. baru saja aku memeluknya.. Siwon-aaaah malhajima! Jebaaal..
Aku sudah tak lagi mencintaimu Siwon-aah aku sangat sangat menyayangimu melebihi apapun didunia ini.. aku membutuhkanmu Siwon-ah malhajimaaaa jebaal :’( hiks

-Falshback Off-

Tes.. Air mata ini menetes lagi.. yang kesekian kalinya kala aku memandang danau itu
Kenangan yang tak akan pernah hilang dari ingatanku.. Mungchi-ya apakau rindu majikanmu? Aku sama sepertimu.. malah sangat sangat rindu dia..
“Siwon-ah!! Jangan lupa makan Kimchimu!! Jaga kesehatanmu disana!! Tunggu aku ne?! Kita akan bermain bersama lagi disana!! Hiks.. hiks..” aku berteriak memandang langit biru yang cerah hari ini
“Noona! Pulanglah! Eomma membuatkan mu Kimchi dan Jjangmyeon! Kajja..” Sungmin memang dongsaeng yang bisa menjagaku setelah Siwon tak ada lagi
“Ndee! Aku baru saja bertemu Hyungmu tadi.. lihatlah...” tunjukku pada sungmin

Kau memang tak boleh mengatakan I Love You padaku
Karena perasaanku kepadamu lebih dari sekedar kata “I Love You”
Aku harap kau mengerti sekarang.. aku selaluberharap dapat bersamamu suatu saat nanti..
Kau adalah belahan jiwaku.. kau pertama dan terakhir untukku..
Terimakasih.. –Song Ji Eun
Lihatlah dari dalam hatimu.. aku hadir disitu..
Kau selalu merasa dingin bukan? Aku yang membuatmu dingin.. aku ingin kau cepat menyusulku agar kita bisa bermain bersama lagi.. aku rindu suaramu Jiun-ah..
Ada atau tidaknya diriku dihadapanmu, aku selalu menemanimu
Selalu menjagamu meskikau tak pernah melihatku..Neomu Saranghaesseo..-Choi Siwon

Bukan hanya sekedar kata ‘Saranghaesseo’ tapi inilebih dari kata itu..
Rasa ini melebihi itu.. sungguh kau adalah belahan jiwaku
Yang pertama dan juga yang terakhir..

==========ENDing==========

(Last Song : Eric Nam _ Oraejeon Annyeong)

Hahahahaha FF ini sungguh-sungguh GAJE+JELEK
Karena saya bingung mau alur yang seperti apa
Akhirnya saya coba ngarang-ngarang Gak Jelas begitu dan Jadilah seperti ini XD
Mohon dimaafkan ne?
Jeongseonghamnidaaaaa #bow
Sekian FF saya ini
Mohon Kritik dan Saran yang membangun dari Readers sekalian yaa
Lain kali saya harus bikin FF yang Genre nya apa? Hehe
Dari dulu(?) saya mencoba bikin yang Horror tapi Cuma setengah jadi soalnya Takut dan gak punya gambaran sama sekali soal Hantu XD
Kkkk~
Sekiaan.. Semoga nggak bikin Readers chingudeul semua bosenyaa :)

Annyeong hI Gyeseyo..

-Lee.Eun Sup a.k.a Cho Han Rin-
Ika FaFajrin

*6 Mei 2013*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar